Samsung akhirnya resmi meluncurkan pembaruan sistem operasi One UI 9 berbasis Android 17 untuk lini Galaxy S24, Galaxy Z Fold6, dan Galaxy Z Flip6. Peluncuran versi stabil ini dimulai dari wilayah Korea Selatan dan dijadwalkan segera menyusul ke berbagai negara lain dalam beberapa pekan ke depan. Pengguna HP flagship Samsung angkatan 2024 tersebut kini bisa menikmati jajaran fitur AI terbaru yang sebelumnya hadir di perangkat layar lipat generasi teranyar.
Pembaruan ini bagi para pemilik smartphone premium Samsung. Pengguna yang sudah lama menantikan peningkatan performa dan efisiensi sistem kini dapat mengunduhnya secara bertahap melalui menu pembaruan perangkat lunak.
Ukuran Berkas Pembaruan dan Detail Pemasangan
Proses pembaruan sistem operasi ini membutuhkan kapasitas penyimpanan yang lumayan besar. Pengguna lini Galaxy S24 yang beralih dari versi One UI 8.5 harus mengunduh berkas dengan ukuran sekitar 3,8 GB. Ukurannya terbilang lumayan besar. Sementara untuk pemilik Galaxy Z Fold6 dan Galaxy Z Flip6, berkas yang diunduh berukuran sekitar 3,5 GB.
Bagi para pengguna yang sebelumnya sudah berpartisipasi dalam program One UI 9 beta, ukuran berkas yang perlu diunduh jauh lebih kecil. Penguji beta Galaxy S24 hanya perlu mengunduh paket pembaruan sebesar 500 MB. Penguji beta di perangkat lipat Z Fold6 dan Z Flip6 cuma mengunduh sekitar 408 MB. Perbedaan ukuran ini terjadi karena sistem hanya menambal sisa komponen versi stabil yang belum terpasang pada versi pengujian sebelumnya.
Drama Penundaan Rilis setelah Bulan September
Perjalanan peluncuran One UI 9 sebenarnya tidak berjalan mulus sejak awal. Samsung sebelumnya sudah mulai menggulirkan versi stabil One UI 9 ke seri Galaxy S26 di Korea Selatan pada 16 September. Namun, jadwal peluncuran internasional mendadak berantakan. Ruang berita resmi Samsung di Thailand sempat mengumumkan bahwa jadwal rilis global diubah dari 21 September menjadi 28 September, sebelum akhirnya tanggal tersebut dihapus sepenuhnya dari pengumuman.
Pembaruan tersebut akhirnya baru mendarat di seri Galaxy S26 pada akhir bulan lalu. Samsung belum membeberkan alasannya. Pabrikan asal Korea Selatan tersebut memilih bungkam tanpa memberikan penjelasan resmi terkait penundaan tersebut. Jika ditarik mundur, sistem One UI 9 sebenarnya sudah debut pertama kali bersama peluncuran Galaxy Z Fold8, Galaxy Z Fold8 Ultra, dan Galaxy Z Flip8 pada bulan Juli. Butuh waktu sekitar tiga bulan bagi Samsung untuk membawa sistem operasi berbasis Android 17 ini ke jajaran HP flagship keluaran 2024 milik mereka.
Empat Fitur AI Anyar yang Diboyong ke Seri Galaxy S24
Meskipun sempat tertunda, pembaruan One UI 9 membawa serangkaian peningkatan kecerdasan buatan yang sangat berguna untuk pemakaian harian. Penguji versi beta pada Galaxy S24 sebelumnya sudah berkesempatan mencicipi empat fitur AI baru yang diturunkan dari Galaxy Z Fold8 dan Galaxy S26. Fitur-fitur ini dirancang untuk mempermudah produktivitas dan kreasi konten para pengguna.
• My FanCam: Fitur perekaman video cerdas yang secara otomatis menjaga objek pilihan tetap berada di tengah bingkai selama pengambilan gambar.
• Call Brief: Fitur informasi panggilan yang secara otomatis menampilkan rincian waktu lokal dan informasi negara asal saat menerima panggilan internasional.
• Now Nudge: Asisten pintar yang memberikan saran tindakan berdasarkan analisis rutinitas dan aktivitas harian pengguna.
• Now Brief: Dasbor ringkasan harian yang kini dilengkapi dengan kartu informasi yang bisa disesuaikan sesuai kebutuhan pengguna.
Kehadiran fitur-fitur ini memberikan nilai tambah yang signifikan bagi pemilik Galaxy S24 series, Z Fold6, dan Z Flip6. Kehadirannya sangat dinanti pengguna. Dengan mulai bergulirnya pembaruan stabil ini di negara asalnya, para pemilik HP flagship Samsung di Indonesia diperkirakan hanya perlu menunggu beberapa hari atau pekan lagi hingga notifikasi pembaruan OTA mendarat di perangkat masing-masing.



