Lini jam tangan tangguh Casio kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan pengagum horologi dan teknologi pakai. Berdasarkan bocoran dari situs spesialis Casioblog, pabrikan asal Jepang ini tengah menyiapkan model anyar bertajuk Casio G-Shock GBM-2100LXB-1A2. Perangkat ini dijadwalkan meluncur pada November mendatang dengan estimasi harga sekitar Rp5 jutaan ($280). Nilai tersebut tergolong menarik karena setara dengan varian standar GBM-2100-1A yang dipasarkan di kawasan Amerika Serikat.
Hal yang membuat bocoran ini begitu memikat adalah peningkatan fitur yang dibawanya. Dibandingkan dengan seri berlapis logam GM-2100LXB yang dibanderol Rp4,6 jutaan ($260), model baru ini hanya memiliki selisih harga sekitar Rp354 ribuan ($20). Namun, dengan tambahan biaya yang relatif kecil tersebut, pengguna langsung mendapatkan dua teknologi krusial: panel pengisi daya berbasis cahaya Tough Solar dan konektivitas pintar Bluetooth Mobile Link. Dua fitur utama ini sebelumnya absen di seluruh jajaran Luxe Black, termasuk varian resin GA-2100LXB yang dijual seharga Rp2,6 jutaan ($145).
Detail Desain Dial Geometris dan Sentuhan Aksen Biru
Sektor estetika pada Casio G-Shock GBM-2100LXB-1A2 mengalami perombakan visual yang signifikan dibanding pendahulunya. Jika empat model Luxe Black yang dirilis pada bulan Juli lalu memadukan warna hitam dengan aksen perak atau emas, seri anyar ini dikabarkan menghadirkan nuansa warna biru. Lingkaran biru yang diproses melalui metode vapour deposition tampak mengelilingi bagian tepi dial, memberikan kontras warna yang menawan.
Permukaan dial kini mengusung tekstur matte dengan karakter fine-grained. Desain ini sengaja dibuat untuk menyerap cahaya sehingga mampu meminimalisasi pantulan silau saat dilihat di bawah terik matahari. Penanda jam atau hour indexes dirancang lebih tipis tanpa tepi berundak seperti model konvensional. Desain ini tampil sangat tegas. Selain itu, pola dasar dial yang biasanya memakai tekstur batu bata kini digantikan oleh motif geometris kotak-kotak yang memancar dari titik tengah.
Material Tangguh dengan Konstruksi Glass-Fibre
Sebagai jam tangan yang menyasar ketahanan ekstrem, sektor sasis dan proteksi fisik menjadi perhatian utama. Bagian outer bezel terbuat dari bahan baja tahan karat yang diberi lapisan ion-plating untuk mencegah goresan halus akibat pemakaian harian. Finishing permukaan bezel memadukan teknik pemolesan matte serta guratan hairline brush yang presisi. Kombinasi ini memberikan karakter industri yang kokoh sekaligus elegan.
Kekuatan struktur dalamnya ditopang oleh rangka inner case berbahan glass-fibre reinforced resin. Konstruksi padat ini melindungi modul elektronik di dalamnya dari benturan keras maupun getaran tinggi. Sementara itu, tali jam tangan atau strap menggunakan material bio-based resin lingkungan yang mempertahankan tekstur kotak timbul khas lini GBM-2100. Ketahanannya tidak perlu diragukan.
Fitur Komplit dan Perbandingan Harga yang Rasional
Dari segi fungsionalitas komputasi waktu, Casio G-Shock GBM-2100LXB-1A2 mempertahankan seluruh spesifikasi superior dari platform jam oktagonal ini. Jam tangan ini memiliki ukuran dimensi 49,3 x 44,4 x 11,9 mm dengan bobot yang tergolong ringan di angka 72 gram. Tingkat ketahanan air mencapai kedalaman 200 meter, membuatnya sangat aman untuk aktivitas menyelam maupun olahraga air ekstrem.
Fitur pendukung standar seperti waktu dunia (world time), stopwatch, pengukur waktu mundur (countdown timer), 5 alarm harian, hingga double LED backlight sudah terintegrasi secara utuh. Tersedia pula fitur Hands Shift yang secara otomatis menggeser jarum analog agar tidak menghalangi panel tampilan digital. Casio memberikan peningkatan yang signifikan. Bagi konsumen yang mengincar kepraktisan tanpa perlu mengganti baterai rutin serta kemudahan sinkronisasi waktu via ponsel, selisih harga Rp354 ribuan ($20) ini terasa sangat rasional. Meski rincian informasi ini sudah beredar luas, pihak Casio sendiri belum memberikan pengumuman atau konfirmasi rilis secara resmi.


