Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 Tembus 5GHz, Skor Masih Loyo?

Bocoran benchmark Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 sentuh 5GHz di iQOO 16, tapi skor Geekbench awalnya justru kalah dari generasi terdahulu.

Penulis: Hana Lee
Tanggal: Selasa, 25 Agustus 2026 pukul 14.08
Bocoran chipset Qualcomm Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 dan hasil benchmark Geekbench
Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 mencatatkan kecepatan CPU hingga 5GHz pada prototipe iQOO 16.
Qualcomm

Kemunculan chipset flagship generasi terbaru selalu dinanti oleh para pencinta teknologi mobile. Kali ini, sorotan tertuju pada bocoran performa Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 yang pertama kali menampakkan diri di platform pengujian Geekbench. Chipset anyar berkode SM8975 ini terdeteksi mentenagai purwarupa ponsel iQOO 16 dengan nomor model V2606A.

Meskipun membawa spesifikasi yang mencengangkan di atas kertas, hasil pengujian awal ini justru memicu tanda tanya besar. Pasalnya, angka performa yang dihasilkan belum sepenuhnya mencerminkan lompatan generasi baru dan bahkan tertinggal dari pendahulunya dalam beberapa pengujian komputasi.

Frekuensi Ekstrem 5,01GHz dan Arsitektur 2nm Anyar

Ilustrasi snapdragon 8 elite extreme gen 6 cpu 5ghz Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 Tembus 5GHz, Skor Masih Loy
Detail tampilan dan desain Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 Tembus 5GHz, Skor Masih Loy. (Foto: Qualcomm)

Daya tarik utama dari Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 terletak pada lompatan clockspeed yang belum pernah terjadi sebelumnya di industri ponsel pintar. Berdasarkan data pengujian, SoC ini mengusung konfigurasi CPU 2+3+3 yang diproduksi menggunakan teknologi proses fabrikasi TSMC 2nm N2P. Dua inti utama (prime cores) tercatat mampu berlari hingga kecepatan impresif 5,01GHz.

Angka clockspeed ini menjadikannya chipset smartphone pertama yang berhasil menembus kecepatan kelas desktop PC. Sebagai pembanding, rival terdekatnya seperti MediaTek Dimensity 9600 Pro tercatat memiliki batas atas di angka 4,55GHz. Selain dua inti utama tersebut, Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 menyematkan tiga inti performa berkecepatan 4,03GHz, tiga inti efisiensi pada 3,74GHz, serta dukungan GPU generasi baru Adreno 850 untuk mendongkrak performa grafis kelas berat.

Hasil Skor Geekbench yang Masih di Bawah Ekspektasi

Kendati berhasil menyentuh kecepatan 5GHz, hasil uji komputasi Geekbench 6.7 justru memperlihatkan angka yang tergolong loyo. Prototipe iQOO 16 tersebut hanya mencatatkan skor 3.434 poin untuk pengujian Single-Core dan 9.334 poin untuk pengujian Multi-Core. Angka ini secara mengejutkan berada di bawah performa Snapdragon 8 Elite Gen 5 pada iQOO 15 yang mampu meraup 3.649 poin Single-Core dan 10.682 poin Multi-Core.

Penurunan skor komputasi ini dinilai cukup wajar mengingat perangkat yang diuji masih berstatus sebagai unit sampel teknik (engineering sample). Perangkat prototipe umumnya masih berjalan dengan perangkat lunak pra-rilis serta manajemen daya yang belum teroptimasi secara optimal, sehingga sistem kerap melakukan thermal throttling agresif untuk menjaga stabilitas sirkuit.

Potensi Sebenarnya Jelang Peluncuran Resmi

Indikasi bahwa performa rendah di Geekbench hanyalah kendala optimasi awal diperkuat oleh pengujian sintetis lainnya. Pada pengujian AnTuTu yang sempat bocor sebelumnya, chipset flagship Qualcomm ini sukses membukukan skor fantastis melampaui 4,8 juta poin. Hal ini menandakan bahwa potensi daya gedor perangkat kerasnya tetap berada di level tertinggi.

Konsumen dan antusias gadget disarankan untuk tidak langsung menarik kesimpulan negatif dari hasil benchmark awal ini. Produsen seperti vivo/iQOO dan Qualcomm dipastikan masih melakukan penyempurnaan driver serta optimalisasi termal sebelum perangkat komersial resmi dilepas ke pasar global.

Sumber: Gizmochina
TERKAIT

TERKAIT