SMARTPHONES / LIPUTAN KHUSUS

OnePlus Ace 7 Series Usung Pendingin Aktif ala GPU Desktop, Seberapa Ampuh Atasi Panas?

/ OnePlus Ace 7 Series siap meluncur dengan sistem pendingin aktif dual-airflow bergaya GPU desktop dan layar OLED 185 Hz untuk performa gaming maksimal.

YOKOYAMA •
Sistem pendingin ganda OnePlus Ace 7 Series
OnePlus Ace 7 Series siap meluncur dengan arsitektur pendingin aktif ganda.
FOTO: Dok. OnePlus

OnePlus secara resmi mengonfirmasi kehadiran lini ponsel flagship terbarunya, OnePlus Ace 7 Series, yang siap meluncur di Tiongkok pada 29 Oktober 2026. Lini yang mencakup OnePlus Ace 7 dan Ace 7 Pro ini membawa inovasi mekanis yang tergolong berani di industri ponsel gaming: sebuah sistem pendingin aktif dengan arsitektur dual-airflow yang terinspirasi dari desain kartu grafis desktop.

Presiden OnePlus Tiongkok, Li Jie, mengungkapkan bahwa langkah ini diambil untuk mengatasi masalah klasik pada ponsel gaming berkinerja tinggi, yaitu thermal throttling dan rasa panas yang tidak nyaman di tangan saat bermain game dalam durasi panjang. Ekspektasi gamer terhadap kestabilan frame rate kini dijawab lewat rekayasa termal yang lebih kompleks.

Arsitektur Dual-Airflow: Mengadopsi Desain Pendingin GPU Desktop

Arsitektur aliran udara dual-airflow OnePlus Ace 7 Pro
Desain saluran udara terpisah untuk mendinginkan prosesor dan bodi belakang ponsel. (Foto: OnePlus)

Inovasi utama pada OnePlus Ace 7 Series terletak pada pemisahan alur udara menjadi dua saluran independen. Saluran pertama difokuskan langsung ke area prosesor untuk menyerap panas dari beban kerja komputasi berat. Sementara itu, saluran kedua mengalirkan udara dingin di sepanjang panel belakang ponsel. Sistem ini tergolong unik.

Pendekatan saluran kedua ini dirancang khusus untuk meminimalkan penumpukan suhu panas pada bodi luar yang sering membuat telapak tangan berkeringat. OnePlus juga menyematkan sirip pendingin logam bergaya tower-style cooling fins, mirip dengan mikro-heatsink pada GPU desktop atau cooler CPU. Sirip logam ini memperluas area pelepasan panas agar kipas terintegrasi dapat membuang suhu panas secara optimal.

Ergonomi Posisi Landscape dan Klaim Penurunan Suhu 10°C

Sirip pendingin logam tower-style pada OnePlus Ace 7 Pro
Penerapan sirip logam tower-style untuk memaksimalkan pelepasan suhu panas internal. (Foto: OnePlus)

Menjejalkan kipas internal dan sirip logam ke dalam sasis smartphone yang tipis tentu menghadirkan tantangan teknologis tersendiri. OnePlus mengoptimalkan tata letak lubang masuk (intake) dan pembuangan (exhaust) udara agar selaras dengan posisi memegang HP secara horizontal (landscape). Lubang intake diletakkan pada titik yang tidak gampang tertutup jari, sedangkan udara panas dibuang ke arah atas menjauhi tangan pengguna.

Sistem pendingin ini dikendalikan oleh sensor suhu terdedikasi serta algoritma kontrol kipas pintar secara dinamis. OnePlus mengklaim kombinasi rekayasa ini mampu menurunkan suhu operasional saat bermain game hingga 10°C sekaligus menjaga kestabilan frame rate. Panas terbuang lebih cepat.

Namun sebagai penguji perangkat keras, angka klaim 10°C ini tetap perlu disikapi dengan kritis. OnePlus belum membeberkan rincian metode pengujian, suhu ruang uji, maupun garis dasar pembandingnya secara terbuka. Pengujian independen tetap diperlukan.

Bocoran Spesifikasi: Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Baterai 9.000 mAh

Posisi lubang pendingin OnePlus Ace 7 Pro saat dipegang horizontal
Pemasangan saluran udara dirancang khusus agar tangan pengguna tidak terpapar panas. (Foto: OnePlus)

Sektor dapur pacu OnePlus Ace 7 Pro diperkirakan bakal ditenagai oleh chipset kencang Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5. Varian standar OnePlus Ace 7 disinyalir menggunakan varian turunan dari chipset yang sama. Untuk memberikan visual yang mulus, versi Pro dikabarkan membawa layar OLED 6,78 inci beresolusi 1,5K dengan refresh rate mencapai 185 Hz. Performa game tetap stabil.

Sektor daya juga mendapat suntikan kapasitas ekstra besar. Kedua varian dirumorkan mengusung baterai jumbo berkapasitas sekitar 9.000 mAh. Dari sisi fotografi, lini ini dibekali kamera utama 200 MP, di mana varian Pro mendapatkan tambahan modul periskop telefoto 50 MP dengan 3,5x optical zoom.

Menimbang Efektivitas Pendingin Aktif pada Smartphone Gaming

Penerapan kipas internal dan mikro-heatsink pada bodi smartphone selalu menghadirkan pro dan kontra di mata penguji hardware. Di satu sisi, langkah ini sangat efektif menjaga kestabilan performa puncak chipset kelas atas tanpa harus mengandalkan pendingin eksternal tambahan.

Di sisi lain, keberadaan komponen bergerak seperti kipas mekanis berisiko menambah akumulasi debu serta memerlukan proteksi ekstra terhadap masuknya cairan. Kepastian mengenai performa nyata sistem pendingin dual-airflow ini akan terbukti saat ajang peluncuran resmi OnePlus di Tiongkok pada akhir Oktober 2026 mendatang.

TANYA JAWAB

FAQ Seputar OnePlus Ace 7 Series Usung Pendingin Aktif ala GPU Desktop, Seberapa Ampuh Atasi Panas?

Q1Kapan OnePlus Ace 7 Series resmi diluncurkan?
OnePlus mengonfirmasi bahwa peluncuran resmi Ace 7 Series di Tiongkok akan berlangsung pada 29 Oktober 2026.
Q2Bagaimana cara kerja sistem pendingin dual-airflow pada OnePlus Ace 7?
Sistem ini memiliki dua saluran udara terpisah: saluran pertama mengarahkan udara dingin ke prosesor untuk membuang panas komputasi, sedangkan saluran kedua mengalirkan udara sejuk ke panel belakang bodi agar telapak tangan tidak terasa panas.
Q3Berapa kapasitas baterai dan refresh rate layar yang dirumorkan pada varian Pro?
OnePlus Ace 7 Pro dirumorkan membawa baterai berkapasitas jumbo 9.000 mAh serta layar OLED 6,78 inci 1,5K dengan refresh rate hingga 185 Hz.
SERI LIPUTAN

Eksplorasi Liputan #OnePlus

Semua #OnePlus
Y
PC HARDWARE & GAMING TECH REVIEWER

Yokoyama

Menulis liputan dan ulasan gaming, laptop, dan PC di KabarGadget.id. Fokus pada perangkat keras, konsol, game PC, dan emulator.

LIHAT SEMUA ARTIKEL OLEH YOKOYAMA →

TERKAIT