OnePlus kembali memperluas lini pengisian dayanya dengan merilis OnePlus 67W SuperVOOC Pocket Power Bank berkapasitas 10.000 mAh. Aksesori ini resmi meluncur di Tiongkok bersamaan dengan pengumuman OnePlus 16, melengkapi varian power bank 120W berkapasitas 15.000 mAh yang hadir lebih dulu. Menariknya, pabrikan menyematkan layar warna TFT interaktif serta kabel internal berdesain braided untuk memudahkan mobilitas harian.
Kecepatan pengisian dayanya sangat memikat. Dibanderol mulai Rp607 ribuan (¥229) atau sekitar Rp602 ribuan ($34), power bank ini menawarkan output daya tinggi dalam bentuk ringkas yang muat di dalam saku.
Layar Warna TFT dan Informasi Daya Secara Real-Time
Fitur paling mencolok dari power bank 10.000 mAh ini adalah kehadiran layar warna TFT di bagian depan bodi. Layar ini bukan sekadar pamer indikator persentase baterai konvensional. Panel tersebut menampilkan estimasi waktu pengisian dan pengosongan daya secara real-time. Pengguna bisa memantau pasokan daya yang masuk atau keluar secara presisi.
Informasi baterai kini jauh lebih transparan. Kepastian waktu isi ulang ini mencegah kepanikan saat beraktivitas di luar ruangan.
Dukungan Protokol SuperVOOC, PD, dan PPS 55W
Sektor performa pasokan daya menjadi keunggulan utama perangkat ini. Baterai portabel ini mendukung output hingga 67W melalui protokol SuperVOOC milik grup OnePlus dan Oppo. Perangkat ini juga mendukung standar USB Power Delivery (PD) hingga 45W serta Programmable Power Supply (PPS) mencapai 55W.
Fleksibilitas dayanya sangat luas. Power bank ini sanggup mengisi daya laptop tipis yang mendukung pengisian via USB-C, meski kecepatannya menyesuaikan spesifikasi masing-masing laptop. Untuk pengisian ulang baterai internalnya sendiri (recharge), OnePlus membekalinya dengan input daya cepat hingga 40W.
Desain Ringkas dengan Kabel Braided dan Sertifikasi Keamanan
Dari sisi kepraktisan, OnePlus merancang kabel braided terintegrasi yang melekat langsung pada sasis. Kabel fleksibel ini juga berfungsi ganda sebagai tali gantung (carrying loop) agar perangkat mudah ditenteng. Pengguna tidak perlu lagi membawa kabel tambahan yang rawan terlupa.
Sisi keamanan juga menjadi prioritas. Perangkat ini berhasil meloloskan lima pengujian keselamatan ketat sesuai standar nasional baru di Tiongkok serta mengantongi sertifikasi keselamatan 2026.
Harga dan Ketersediaan Pasar
OnePlus mematok harga resmi sebesar Rp607 ribuan (¥229) atau setara Rp602 ribuan ($34) untuk pasar Tiongkok. Dalam paket bundling tertentu, harganya bahkan ditawarkan lebih murah, yaitu Rp527 ribuan (¥199) atau sekitar Rp531 ribuan ($30). Penjualan perdana dijadwalkan mulai 21 Oktober 2026.
Sejauh ini, pihak manufaktur belum mengumumkan jadwal rilis atau harga resmi untuk pasar global maupun Tanah Air. Bagi pengguna HP flagship yang membutuhkan daya ekstra berkecepatan tinggi, aksesori fast charging ini tergolong sangat kompetitif di kelasnya.



