LAPTOPS & PC / LIPUTAN KHUSUS

Khadas Mind Go Hadirkan Konsep Modular 3-in-1 dan Intel Lunar Lake, Pilihan Fleksibel untuk Kreator Seluler

/ Khadas merilis workstation modular 3-in-1 Mind Go berprosesor Intel Lunar Lake dengan dukungan keyboard melayang dan docking station pendingin aktif.

ANIF SIRSAEBA •
Tampilan tiga mode penggunaan Khadas Mind Go sebagai tablet, laptop, dan mini PC desktop
Tiga wujud penggunaan Khadas Mind Go yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan ruang kerja pengguna.
FOTO: Dok. Khadas

Khadas resmi memperkenalkan perangkat terbarunya, Khadas Mind Go, sebuah tablet workstation modular 3-in-1 berbasis Windows yang dibalut bodi aluminium presisi. Mengusung prosesor Intel Core Ultra 2 Series (Lunar Lake), perangkat berlayar 11.6 inci ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan produktivitas harian, kreasi konten seluler, serta fleksibilitas ruang kerja portabel.

Keunikan utama perangkat ini terletak pada kemampuan bertransformasi secara instan dari tablet independen, laptop lipat, hingga komputer meja mini PC. Khadas membuka masa pemesanan awal dengan penawaran potongan harga hingga Rp8,8 jutaan ($500) melalui skema Super Early Bird di situs resminya.

Fleksibilitas Ekosistem Modular: Tablet, Laptop, dan Mini PC

Khadas Mind Go difungsikan sebagai layar sekunder pada susunan meja kerja
Saat terhubung ke dock desktop, Khadas Mind Go dapat difungsikan sebagai layar sekunder yang serbaguna. (Foto: Khadas)

Khadas Mind Go tidak sekadar berfungsi sebagai tablet Windows biasa. Pengguna dapat menghubungkan tablet ini ke aksesoris keyboard magnetik yang memiliki desain layar melayang mirip Apple iPad Pro Magic Keyboard. Keyboard ini sudah dilengkapi dengan lampu latar tombol untuk kenyamanan mengetik di kondisi minim cahaya.

Sektor daya dibuat terpisah namun saling melengkapi. Tablet utama dibekali baterai internal berkapasitas 18 Wh untuk penggunaan portabel yang ringkas. Bobotnya terasa mantap di tangan. Saat ditancapkan ke keyboard dock, pengguna mendapatkan tambahan kapasitas baterai sebesar 53 Wh. Kombinasi ini diklaim mampu menyokong pemutaran video hingga 12 jam nonstop.

Efisiensi Daya Lunar Lake dan Manajemen Termal Dinamis

Khadas Mind Go dalam mode laptop dengan keyboard dock melayang berpenyinaran belakang
Mode laptop pada Khadas Mind Go memanfaatkan docking keyboard magnetik dengan desain layar melayang. (Foto: Khadas)

Di sektor dapur pacu, Khadas Mind Go ditenagai pilihan prosesor Intel Core Ultra 5 226V dengan RAM 16 GB LPDDR5X-8533 dan SSD 512 GB, atau versi lebih tinggi Intel Core Ultra 7 258V dengan RAM 32 GB LPDDR5X-8533 dan SSD 1 TB. Arsitektur Lunar Lake menyajikan efisiensi daya tinggi tanpa mengorbankan responsivitas sistem.

Saat beroperasi sebagai tablet atau laptop mandiri, sistem membatasi batas daya termal (TDP) pada angka 12 W. Pembatasan ini bertujuan agar pendinginan berlangsung secara pasif tanpa kipas, menjaga perangkat tetap senyap sekaligus menghemat baterai. Namun cerita berubah saat tablet dipasangkan pada desktop dock.

Sistem pendingin aktif di dalam dock akan langsung bekerja, melonjakkan total TDP hingga 30 W. Lonjakan daya ini memaksimalkan potensi pemroses grafis terintegrasi Intel Arc iGPU. Kinerjanya mampu bersaing ketat bahkan mengungguli pemroses grafis Radeon 780M untuk menangani beban kerja grafis berat maupun game kasual.

Konektivitas Docking Station dan Kualitas Visual Layar

Deretan port konektivitas pada docking station desktop Khadas Mind Go
Desktop dock Khadas Mind Go dilengkapi kelengkapan port melimpah dan sistem pendingin aktif 30W. (Foto: Khadas)

Pengalaman visual ditunjang layar IPS 11.6 inci dengan resolusi tinggi 2800 x 2000 piksel dan refresh rate 120 Hz. Layar ini memiliki tingkat kecerahan puncak mencapai 500 nits. Keterbacaan teks dan ketajaman warna tetap terjaga meski dipakai di luar ruangan. Untuk kebutuhan panggilan video, tersedia kamera depan 2 MP yang mendukung Windows Hello serta kamera belakang 13 MP.

Konektivitas nirkabel sudah mencakup Wi-Fi 6E dan Bluetooth 5.4. Sementara untuk sambungan kabel, port Thunderbolt 4 bawaan pada tablet dapat diekspansi secara masif melalui pogo pin di bagian belakang saat terhubung ke desktop docking station.

Dock tersebut menambahkan dua port USB 3.2 Gen 2 Type-A, satu port HDMI 2.1, satu port USB 3.0 Type-C, jek audio kombinasi, port jaringan RJ45 Ethernet, serta sepasang speaker stereo terintegrasi untuk keluaran suara yang lebih berbobot.

Menimbang Khadas Mind Go Sebagai Komputer Harian

Khadas menyediakan dua varian paket penjualan. Paket Everyday Laptop mencakup tablet dan aksesoris keyboard magnetik. Varian Core Ultra 5 dibanderol seharga Rp35,3 jutaan ($1,999 dari harga normal $2,299), sedangkan varian Core Ultra 7 dijual Rp47,7 jutaan ($2,699 dari harga normal $3,099).

Sementara paket 3-in-1 Essential memasukkan desktop docking station ke dalam paket penjualan. Varian Core Ultra 5 ditawarkan seharga Rp49,5 jutaan ($2,799 dari harga normal $3,099), dan varian tertinggi Core Ultra 7 dilepas seharga Rp60,1 jutaan ($3,399 dari harga normal $3,899).

Perangkat ini menawarkan solusi konkret bagi profesional yang enggan membawa beberapa perangkat terpisah saat bepergian. Fleksibilitas perpindahan mode dari tablet santai ke workstation meja menjadi nilai jual yang sulit ditandingi oleh laptop konvensional.

TANYA JAWAB

FAQ Seputar Khadas Mind Go

Q1Berapa total kapasitas baterai Khadas Mind Go saat terhubung ke keyboard?
Tablet memiliki baterai internal 18 Wh dan keyboard dock menambah 53 Wh, sehingga totalnya mencapai 71 Wh yang diklaim sanggup memutar video hingga 12 jam.
Q2Bagaimana perbedaan performa Khadas Mind Go saat dipakai sebagai tablet dibanding saat menggunakan dock desktop?
Dalam mode tablet atau laptop, TDP dibatasi pada 12 W dengan pendinginan pasif untuk menghemat daya. Saat dipasang ke desktop dock, sistem pendingin aktif bekerja dan TDP melonjak hingga 30 W untuk performa grafis maksimal.
Q3Port konektivitas apa saja yang disediakan pada desktop dock Khadas Mind Go?
Desktop dock menyediakan dua port USB 3.2 Gen 2 Type-A, satu port HDMI 2.1, satu port USB 3.0 Type-C, jek headphone, port RJ45 Ethernet, serta speaker stereo terintegrasi.
A
SENIOR AUDIO & WEARABLE SPECIALIST

Anif Sirsaeba

Mengelola dan menulis liputan audio, wearable, dan inovasi AI di KabarGadget.id. Fokus pada TWS, smartwatch, kamera, dan perkembangan model AI.

LIHAT SEMUA ARTIKEL OLEH ANIF SIRSAEBA →

TERKAIT