HP melakukan pemotongan harga yang menarik perhatian pasar laptop terjangkau. Seri HP OmniBook 3 kini ditawarkan dengan banderol Rp8,3 jutaan ($469.99). Angka tersebut menempatkan perangkat ini di ceruk sengit kelas entri hingga menengah. Daya tarik utamanya terletak pada penggunaan prosesor Intel Core 5 315 berbasis arsitektur Wildcat Lake. Prosesor ini memadukan 6 P-core dan 4 Low Power E-core untuk efisiensi daya harian.
Sebagai sebuah laptop 16 inch, perangkat ini menawarkan layar lapang berresolusi 1920 × 1200 piksel dengan rasio 16:10. HP membekalinya dengan adapter pengisi daya ringkas berteknologi charger GaN 65W. Bobotnya pun tergolong ringan untuk ukurannya, yakni 1,64 kg dengan ketebalan 14,7 mm. Namun, ada beberapa catatan teknis terkait kemampuan upgrade dan reproduksi warna layar yang perlu Anda cermati sebelum membelinya.
Performa Intel Core 5 315 dan Keterbatasan Memori
Dapur pacu HP OmniBook 3 mengandalkan Intel Core 5 315. Cip ini dirancang untuk menangani beban kerja harian secara efisien. Konfigurasi 6 P-core memberikan respons cepat saat membuka aplikasi. Sementara itu, 4 LP E-core menjaga konsumsi daya tetap rendah saat komputer dalam kondisi santai. Efisiensi ini berdampak langsung pada daya tahan baterai 41 Wh yang dipuji banyak pengguna. Pengisian daya juga cepat berkat charger GaN 65W lewat USB-C.
Namun, sektor memori menjadi perhatian utama kami. Perangkat ini hanya dibekali RAM 8 GB. Kapasitas ini tergolong pas-pasan untuk standar laptop terjangkau 2026. Menjalankan banyak tab browser bersamaan akan menguras kapasitas memori tersebut. Dari sisi penyimpanan, HP menyematkan SSD PCIe 4.0 berkapasitas 256 GB. Catatan penting bagi pemapar perangkat keras: laptop ini hanya menyediakan slot tunggal M.2 2280. Anda harus mengganti SSD lama jika ingin menambah kapasitas media simpan. Tidak ada slot tambahan.
Kelengkapan Port USB-C 10Gbps dan Kualitas Layar 16 Inch
Satu poin plus yang adalah ketersediaan I/O. HP tidak memangkas konektivitas fisik pada laptop hemat ini. Anda mendapatkan dua port USB-C 10Gbps yang sudah mendukung Power Delivery 3.1 dan DisplayPort 1.4. Kehadiran port USB-C 10Gbps ini memudahkan transfer data cepat ke SSD eksternal serta output monitor fleksibel. Selain itu, terdapat dua port USB-A 5Gbps, port HDMI 2.1, serta colokan audio 3.5 mm. Sektor nirkabel didukung Wi-Fi 6 dan Bluetooth 5.4.
Kamera web sudah berresolusi 1080p untuk kebutuhan rapat daring. Foto cukup jernih. Sayangnya, webcam ini belum dilengkapi sensor IR untuk pemindaian wajah Windows Hello. Beralih ke sektor visual, layar IPS 16 inch dengan kecerahan 300 nits menyajikan sudut pandang luas. Namun, cakupan warnanya hanya mencapai 62.5% sRGB. Layar ini pucat. Kurang cocok untuk penyuntingan foto atau video profesional yang membutuhkan akurasi warna tinggi. Layar ini lebih ditujukan untuk pekerjaan dokumen, browsing, dan konsumsi media santai.
Menimbang Nilai Guna HP OmniBook 3 di Kelas Terjangkau
Dengan harga promo Rp8,3 jutaan ($469.99), HP OmniBook 3 menawarkan kombinasi menarik antara portabilitas, performa CPU harian, dan konektivitas modern. Penilaian pengguna mencapai skor 4,3 dari 5 bintang, terutama didorong oleh ketahanan baterai dan port charger GaN 65W yang praktis dibawa bepergian.
Bagi pengguna yang membutuhkan laptop layar besar untuk keperluan komputasi harian, mengetik, dan aktivitas perkantoran, penawaran ini tergolong menarik. Namun, keterbatasan cakupan warna layar dan RAM 8 GB harus menjadi bahan pertimbangan utama.



