GAMING / LIPUTAN KHUSUS

Epic Games Launcher Konfirmasi Dukungan SteamOS Resmi untuk Steam Deck

/ Epic Games mengonfirmasi rencana kehadiran aplikasi launcher resmi untuk SteamOS. Akses pustaka game di Steam Deck dipastikan bakal jauh lebih praktis.

YOKOYAMA •
Epic Games Launcher berjalan pada antarmuka konsol genggam Steam Deck
Konfirmasi dukungan resmi Epic Games Launcher di SteamOS menjanjikan kemudahan akses pustaka game bagi pengguna Steam Deck tanpa bergantung pada antarmuka desktop.
FOTO: Epic Games

Epic Games secara resmi mengonfirmasi rencana pengembangan aplikasi launcher native untuk sistem operasi berbasis Linux, termasuk SteamOS yang mengotaki perangkat Steam Deck. Kepastian ini disampaikan langsung oleh Communications Director Epic Games, Jake Jones, dalam wawancaranya bersama media GamingOnLinux. Langkah ini memperjelas kabar burung yang sempat berhembus sejak Agustus lalu mengenai ekspansi ekosistem toko aplikasi mereka ke platform open source.

Selain menyasar distribusi Linux populer seperti Fedora, Cachy, dan Omarchy, konfirmasi dukungan khusus untuk SteamOS menjadi kabar besar bagi pengguna Handheld PC. Kehadiran Epic Games Launcher secara native diproyeksikan bakal memangkas rintangan navigasi yang selama ini dialami para gamer di ekosistem portabel milik Valve tersebut.

Transisi Kompatibilitas dari Heroic Games Launcher ke Klien Native

Selama ini, pemilik Steam Deck harus mengandalkan aplikasi pihak ketiga untuk mengakses pustaka game non-Steam mereka. Penggunaan Heroic Games Launcher atau Lutris menjadi jalan pintas utama agar judul-judul yang dibeli di Epic Games Store dapat terpasang dengan baik. Solusi ini memang bekerja cukup handal. Namun, aplikasi pihak ketiga tetap membutuhkan konfigurasi manual yang acap kali merepotkan pengguna awam.

Langkah resmi dari Epic ini cukup krusial. Kehadiran aplikasi native menjanjikan integrasi sistem yang jauh lebih stabil tanpa kekhawatiran broken update saat SteamOS mendapatkan pembaruan versi. Pengguna kelak tidak perlu lagi melakukan trik sideloading yang berpotensi menyita ruang penyimpanan ekstra atau memicu bentrok antarmuka.

Tantangan Lapisan Kompatibilitas Wine dan Proton untuk Game Windows

Meskipun aplikasi launcher siap hadir secara native di Linux Client, tantangan teknisnya belum selesai. Mayoritas katalog game yang dijajakan di Epic Games Store masih dibangun khusus untuk arsitektur Microsoft Windows. Ini berarti eksekusi judul game di dalam Steam Deck tetap membutuhkan lapisan kompatibilitas seperti Wine atau Proton.

Epic Games hingga saat ini belum merinci bagaimana mekanisme transmisi lapisan komputasi tersebut akan dijalankan di dalam aplikasi resmi mereka. Valve sendiri telah mengoptimalkan Proton dengan sangat presisi di SteamOS untuk meminimalisasi penurunan frame-rate. Apabila Epic tidak merancang sistem integrasi Proton secara optimal, beban kerja hardware saat penerjemahan instruksi API DirectX ke Vulkan berisiko memicu thermal throttling atau boros baterai.

Misteri Dukungan Anti-Cheat dan Status Permainan Fortnite

Pertanyaan terbesar yang membayangi komunitas gamer adalah ketersediaan judul populer seperti Fortnite di Steam Deck. Kehadiran launcher resmi di SteamOS tidak otomatis membuat game battle royale tersebut langsung dapat dimainkan. Masalah utamanya bersumber dari sistem keamanan anti-cheat tingkat kernel yang diterapkan oleh pengembang.

Sampai berita ini diturunkan, Epic belum memberikan kepastian apakah mereka akan membuka proteksi anti-cheat milik Fortnite agar kompatibel penuh dengan lingkungan Linux. Tanpa penyesuaian pada sistem proteksi tersebut, keberadaan launcher resmi di platform handheld ini hanya berfungsi sebagai pintu masuk ke perpustakaan game tanpa jaminan semua game dapat diluncurkan secara instan.

Solusi Antarmuka Navigasi Controller tanpa Desktop Mode

Di luar kendala kompatibilitas file eksekutif game, keuntungan paling nyata dari dukungan resmi ini terletak pada kenyamanan antarmuka. Saat ini, proses instalasi launcher non-Steam mengharuskan pengguna berpindah ke Desktop Mode. Proses berpindah mode ini kurang nyaman apabila dioperasikan menggunakan trackpad atau layar sentuh ukuran kecil.

Navigasi mode genggam menjadi krusial. Aplikasi resmi yang dirancang khusus untuk SteamOS idealnya membawa tata letak UI yang ramah masukan controller sejak awal booting. Pemain dapat membeli, mengunduh, hingga meluncurkan game favorit mereka langsung dari Game Mode tanpa harus menyentuh keyboard fisik atau mouse eksternal.

Evaluasi Integrasi Ekosistem Epic di Perangkat Valve

Langkah Epic Games merangkul Linux dan SteamOS patut diapresiasi sebagai upaya memperluas jangkauan aksesibilitas game PC. Keputusan ini menghapus batasan monopoli etalase digital di dalam perangkat genggam tanpa memaksa pengguna melakukan peretasan sistem operasi. Kendati demikian, efisiensi eksekusi game di tingkat hardware masih harus dibuktikan lewat uji coba nyata saat aplikasi ini resmi dirilis ke publik.

TANYA JAWAB

FAQ Seputar Epic Games Launcher Konfirmasi Dukungan SteamOS Resmi untuk Steam Deck

Q1Apakah Fortnite otomatis bisa dimainkan di Steam Deck setelah launcher ini dirilis?
Belum dipastikan. Fortnite memerlukan dukungan sistem anti-cheat yang kompatibel dengan Linux, dan Epic belum mengonfirmasi apakah proteksi tersebut akan dibuka untuk SteamOS.
Q2Mengapa pengguna masih memerlukan lapisan Wine atau Proton?
Karena mayoritas game di Epic Games Store dikembangkan khusus untuk sistem operasi Windows, sehingga membutuhkan penerjemah instruksi agar dapat berjalan di atas OS berbasis Linux.
SERI LIPUTAN

Eksplorasi Liputan #Epic Games

Semua #Epic Games
Y
PC HARDWARE & GAMING TECH REVIEWER

Yokoyama

Menulis liputan dan ulasan gaming, laptop, dan PC di KabarGadget.id. Fokus pada perangkat keras, konsol, game PC, dan emulator.

LIHAT SEMUA ARTIKEL OLEH YOKOYAMA →

TERKAIT