Gamescom 2026 di Cologne, Jerman, diwarnai insiden pencurian yang merugikan pengembang gim indie. Ryan Laley, kreator gim horor Mimic, mengatakan seluruh perangkat demo di booth miliknya raib dalam satu malam, termasuk laptop yang digunakan untuk menjalankan presentasi gim.
Pencurian itu diduga terjadi antara Kamis malam, 27 Agustus, dan Jumat pagi, 28 Agustus, ketika area pameran tidak sedang dibuka untuk pengunjung. Booth Laley berada di A10, Hall 4.1. Ia menyebut laporan polisi telah dibuat, tetapi hingga kini belum ada keterangan publik dari penyelenggara Gamescom mengenai jumlah korban maupun kronologi resmi kejadian.
Booth Mimic Dibongkar Saat Pameran Berlangsung
Pada Kamis, Laley masih membagikan kode Steam untuk Mimic dari booth tersebut. Namun, ketika kembali pada Jumat siang, area demonya sudah kosong. Bukan hanya unit yang digunakan pengunjung untuk mencoba gim, laptop utama dan sejumlah perlengkapan pendukung juga ikut hilang.
Situasi ini membuat keikutsertaan Laley di Gamescom terhenti lebih cepat dari rencana. Melalui unggahan di X, ia menggambarkan kejadian itu sebagai pukulan besar secara finansial dan mental. Bagi pengembang indie, perangkat pameran bukan sekadar aset operasional, tetapi juga sarana penting untuk memperkenalkan gim, mengumpulkan masukan pemain, dan membangun koneksi dengan penerbit maupun media.
Sejumlah Eksibitor Indie Disebut Ikut Menjadi Korban
Laley mengatakan dirinya bukan satu-satunya pengembang yang kehilangan perangkat. Beberapa pengembang indie dan eksibitor lain disebut mengalami pencurian laptop serta peralatan pameran, meski jumlah pastinya belum diketahui. Informasi tersebut masih bersumber dari pernyataan Laley dan belum dikonfirmasi secara terpisah oleh pihak Gamescom.
Insiden ini juga menyoroti pola pengamanan di pameran gim berskala besar. Gamescom 2026 berlangsung selama lima hari, dari 26 hingga 30 Agustus, di kompleks Koelnmesse. Dalam praktiknya, banyak booth demo dibiarkan tetap terpasang sepanjang acara karena pengembang tidak perlu membongkar perangkat setiap malam. Menurut Laley, pengawasan area pada malam hari seharusnya ditangani oleh petugas keamanan venue, bukan oleh para eksibitor.
Masalah Keamanan Bisa Berdampak pada Pengembang Kecil
Bagi perusahaan besar, kehilangan beberapa laptop mungkin dapat ditangani melalui anggaran penggantian aset atau perlindungan asuransi. Kondisinya berbeda bagi studio indie yang bekerja dengan dana terbatas. Satu laptop, perangkat kontrol, atau unit demo dapat menjadi bagian signifikan dari biaya produksi dan perjalanan ke pameran internasional.
Selain kerugian materi, pencurian semacam ini berpotensi mengganggu jadwal promosi. Pengembang bisa kehilangan kesempatan bertemu calon mitra, menunjukkan versi terbaru gim, atau mengumpulkan data dari pengunjung. Jika perangkat yang hilang menyimpan build pengembangan, aset proyek, atau akun penting, risiko keamanannya juga dapat meluas—meski belum ada informasi bahwa data Mimic ikut diakses.
Untuk penyelenggara, kasus ini menjadi pengingat bahwa keamanan pameran tidak cukup hanya mengandalkan penjagaan umum. Area booth yang menyimpan laptop dan perangkat bernilai tinggi membutuhkan prosedur penutupan, pencatatan aset, kamera pengawas yang aktif, serta jalur pelaporan yang jelas. Sampai Gamescom memberikan penjelasan resmi, pertanyaan mengenai bagaimana pencurian bisa terjadi dan apakah ada korban lain masih belum terjawab.



