Starlink Buka Paket Kapal Kecil, Tapi Ada Biaya Tersembunyi

Starlink menawarkan paket maritim personal sekitar Rp3,27 juta per bulan, tetapi akses internet di laut lepas kini jauh lebih mahal.

Penulis: Anif Sirsaeba
Tanggal: Jumat, 28 Agustus 2026 pukul 14.01
Terminal Starlink digunakan untuk menyediakan internet di kapal kecil
Starlink menghadirkan paket Personal Maritime untuk kapal pribadi nonkomersial berukuran di bawah 40 kaki.
SpaceX

SpaceX mulai mengundang sejumlah pelanggan Starlink untuk mencoba paket baru bernama Personal Maritime. Layanan ini ditujukan bagi pemilik kapal pribadi berukuran kecil yang membutuhkan koneksi internet ketika berlayar di sepanjang pesisir maupun antarnegara.

Paket tersebut muncul setelah komunitas pelaut memprotes perubahan harga dan pembatasan roaming pada paket Starlink Roam. Dengan biaya sekitar Rp3,27 juta per bulan (185 dolar AS), Personal Maritime menawarkan kembali akses roaming internasional yang sebelumnya diperketat. Namun, solusi ini tidak sepenuhnya murah bagi pengguna yang berlayar jauh dari garis pantai.

Paket Baru untuk Kapal Pribadi di Bawah 40 Kaki

Berdasarkan ketentuan layanan terbaru SpaceX, Personal Maritime hanya tersedia untuk kapal nonkomersial dengan panjang di bawah 40 kaki, atau sekitar 12 meter. Kapal pesiar besar, feri, kapal penangkap ikan komersial, dan armada bisnis tidak termasuk dalam sasaran paket ini.

Pengguna yang sebelumnya pernah mengoperasikan Starlink di atas kapal mulai menerima undangan melalui email. Untuk mengajukan layanan, pelanggan harus mengirimkan nama kapal, negara bendera, panjang kapal, serta dokumen registrasi resmi melalui tiket dukungan pelanggan. Proses verifikasi tersebut dirancang untuk mencegah pemakaian paket oleh operator komersial.

Roaming Internasional Kembali, Data Pesisir Tanpa Batas

Daya tarik utama Personal Maritime adalah kemampuan roaming internasional yang lebih longgar. Pelanggan dapat tetap terhubung ketika menyusuri garis pantai negara lain tanpa harus kembali ke negara asal setiap 30 hari, sebuah pembatasan yang sebelumnya menjadi keluhan utama pengguna paket Roam.

Di wilayah perairan teritorial, yang didefinisikan hingga 12 mil laut dari garis pantai, paket ini menyediakan data tanpa batas. Bagi pemilik kapal kecil yang lebih sering melakukan perjalanan antarpulau atau menyusuri pesisir, skema tersebut berpotensi menjadi pilihan yang lebih masuk akal dibandingkan paket maritim kelas bisnis.

Harganya juga jauh lebih rendah daripada paket Global Priority yang sebelumnya banyak diarahkan kepada pengguna maritim. Paket Global Priority berada di kisaran Rp11,5 juta per bulan (650 dolar AS), sehingga Personal Maritime memangkas biaya bulanan hingga lebih dari Rp8 juta. Meski demikian, harga tersebut belum memperhitungkan kebutuhan internet di laut lepas.

Biaya Ocean Mode Naik Tajam untuk Laut Lepas

Pengguna yang berlayar melewati batas 12 mil laut harus mengaktifkan Ocean Mode agar tetap memperoleh akses internet. SpaceX pada saat yang sama menaikkan tarif fitur ini dari sekitar Rp35.400 per GB (2 dolar AS) menjadi sekitar Rp106.200 per GB (6 dolar AS).

Kenaikan tersebut berarti biaya data meningkat tiga kali lipat. Aktivitas seperti panggilan video, mengunggah foto, pembaruan perangkat lunak, atau streaming dapat menghabiskan kuota dengan cepat. Bagi pelaut yang menempuh perjalanan panjang tanpa akses jaringan seluler, tagihan tambahan bisa menjadi jauh lebih besar daripada biaya bulanan paket utamanya.

Respons komunitas pelayaran pun terbagi. Sebagian pengguna menyambut baik adanya opsi yang realistis untuk koneksi pesisir, terutama setelah perubahan paket Roam. Namun, pengguna yang sering melintasi perairan internasional menilai kenaikan Ocean Mode membuat Starlink semakin sulit diprediksi dari sisi biaya.

Dengan demikian, Personal Maritime paling cocok bagi pemilik kapal kecil yang berlayar dekat pantai dan membutuhkan koneksi stabil lintas negara. Mereka yang rutin melaut jauh sebaiknya menghitung pola konsumsi data secara rinci sebelum berpindah paket, karena harga dasar yang lebih rendah dapat tertutupi oleh tarif data laut lepas.

Eksplorasi Seri & Berita Starlink Lainnya

Kumpulan ulasan mendalam, bocoran, dan kabar terbaru seputar Starlink.

Lihat Semua Starlink
TERKAIT

TERKAIT