Fenomena Unik Astronomi: Pulsar PSR J1637−4642 Mengalami Glitch Tiga Kali

Tim astronom menemukan fenomena glitch mendadak pada pulsar PSR J1637−4642 setelah bertahun-tahun tenang, membuka wawasan baru struktur bintang neutron.

Penulis: Anif Sirsaeba
Tanggal: Selasa, 8 September 2026 pukul 00.00
Visualisasi ilmiah fenomena pulsar bintang neutron dan pancaran jet energi di luar ruang
Pengamatan teleskop radio berhasil mendeteksi akselerasi rotasi mendadak pada pulsar PSR J1637−4642.
NASA

Tim astronom internasional yang dipimpin oleh Zhaoyi Wang dari Xiamen University berhasil mengungkap fenomena antariksa yang cukup langka terkait perilaku bintang neutron PSR J1637−4642. Setelah hampir satu dekade berada dalam fase pasif sejak pertama kali ditemukan, pulsar yang tergolong muda dengan usia sekitar 41.000 tahun ini tiba-tiba mengalami lonjakan kecepatan rotasi mendadak atau biasa dikenal sebagai fenomena glitch sebanyak tiga kali.

Hasil analisis mendalam ini didasarkan pada penelusuran data arsip pengamatan selama 15,5 tahun yang direkam oleh teleskop radio Murriyang sejak Februari 2009 hingga Oktober 2024. Temuan tersebut memberikan terobosan bernilai tinggi bagi sains modern dalam memahami dinamika struktur internal bintang super padat di ruang angkasa, sekaligus membuktikan bahwa objek langit yang tampak tenang sekalipun menyimpan aktivitas fisik yang sangat dinamis.

Membedah Anomali Rotasi Pulsar PSR J1637−4642

Ilustrasi psr b0833 45 Fenomena Unik Astronomi: Pulsar PSR J1637−4642 Mengalami Gli
Detail tampilan dan desain Fenomena Unik Astronomi: Pulsar PSR J1637−4642 Mengalami Gli. (Foto: Fenomena)

Pulsar merupakan sisa-sisa inti bintang masif yang meledak dalam peristiwa supernova dan menjelma menjadi bintang neutron yang berputar sangat cepat. Secara teknis, PSR J1637−4642 menyelesaikan satu kali putaran penuh hanya dalam waktu 154 milidetik. Meskipun memiliki cadangan energi yang besar serta usia yang relatif muda dalam skala kosmologis, gawai alam semesta ini sebelumnya menunjukkan tingkat perilaku yang sangat tenang tanpa perubahan rotasi yang mencolok.

Kondisi tenang tersebut sempat membuat para peneliti mengira bahwa aktivitas internal bintang ini telah stabil. Namun, berkat ketelitian instrumen teleskop radio Murriyang dalam menangkap pancaran gelombang radio periodik, perubahan presisi pada ritme detak pulsar berhasil terdeteksi dengan akurasi tingkat tinggi.

Kronologi Tiga Peristiwa Glitch Mendadak

Berdasarkan data yang dipublikasikan oleh tim riset, fenomena glitch pertama tercatat terjadi pada tahun 2018. Pada momen tersebut, frekuensi rotasi objek antariksa ini mengalami peningkatan mendadak sekitar 17,54 mikrohertz. Lonjakan ini menjadi penanda awal bahwa bagian dalam bintang sedang mengalami pelepasan energi mekanis yang masif.

Peristiwa kedua menyusul tiga tahun kemudian, tepatnya pada tahun 2021, dengan peningkatan frekuensi yang lebih halus sebesar 14 nanohertz. Tidak berhenti di situ, pada tahun 2024, teleskop kembali mencatat lonjakan rotasi paling signifikan dengan peningkatan frekuensi mencapai 179 nanohertz. Rangkaian kejadian ini mengonfirmasi bahwa akselerasi rotasi pada PSR J1637−4642 bukan sekadar anomali acak, melainkan pola aktivitas siklis yang terstruktur.

Mekanisme Transfer Momentum dan Implikasi Bagi Sains Modern

Penemuan ini memberikan bukti kuat yang mendukung hipotesis para ahli astrofisika mengenai penyebab utama terjadinya glitch. Fenomena ini diyakini timbul akibat adanya transfer momentum sudut dari lapisan interior bintang neutron yang bersifat supercair (superfluid) menuju bagian kerak luar (crust) bintang yang padat. Gesekan dan pelepasan interaksi ini memicu percepatan rotasi secara mendadak sebelum akhirnya mengalami perlambatan bertahap selama beberapa bulan berikutnya.

Studi ini menegaskan bahwa metode analisis jangka panjang terhadap objek-objek antariksa yang dianggap 'tenang' sangat krusial untuk dilakukan. Ke depan, pemahaman mendalam mengenai perilaku glitch ini diharapkan dapat membantu para ilmuwan memetakan materi terdensitas tinggi di alam semesta yang tidak dapat direplikasi di laboratorium bumi.

💬

FAQ: Tanya Jawab Seputar Fenomena Unik Astronomi

Ringkasan jawaban cepat seputar estimasi harga, jadwal rilis, spesifikasi, dan kelayakan beli.

Q1Apa yang dimaksud dengan fenomena glitch pada pulsar?
Glitch adalah fenomena fisika di mana rotasi bintang neutron mendadak dipercepat akibat transfer momentum sudut dari fluida internal ke kerak luar bintang.
Q2Instrumen apa yang digunakan untuk mengamati pulsar PSR J1637−4642?
Para peneliti menggunakan data arsip pengamatan selama 15,5 tahun dari teleskop radio Murriyang (Parkes) yang berada di Australia.
Q3Mengapa penemuan pada PSR J1637−4642 ini dianggap penting oleh ilmuwan?
Penemuan ini membuktikan bahwa pulsar yang tergolong pasif atau tenang sekalipun masih dapat menyimpan aktivitas glitch yang signifikan.
TERKAIT

TERKAIT