Bocoran Garmin Fenix 9 Pro: Bodi Titanium dan Layar Lebih Lega

Garmin siap meluncurkan Fenix 9 Series dengan sasis full titanium, konektivitas satelit inReach, serta layar 1,5 inci yang lebih luas.

Penulis: Anif Sirsaeba
Tanggal: Senin, 24 Agustus 2026 pukul 21.17
Bocoran desain dan spesifikasi smartwatch Garmin Fenix 9 Pro
Garmin Fenix 9 Pro diprediksi mengusung material full titanium unibody dan peningkatan layar.
Garmin

Pasar jam tangan pintar premium untuk aktivitas luar ruangan tampaknya akan kembali bergejolak. Garmin secara resmi mengumumkan acara peluncuran yang bakal ditayangkan secara langsung melalui saluran YouTube pada Selasa, 26 Agustus mendatang. Acara tersebut diyakini kuat menjadi panggung megah bagi debut jam tangan tangguh generasi teranyar mereka, yakni Garmin Fenix 9 dan Fenix 9 Pro.

Mendekati hari peluncurannya, berbagai bocoran penting mulai terkuak ke publik lewat laporan retailer serta sumber industri ternama. Generasi terbaru ini menjanjikan perombakan desain yang signifikan pada varian Pro, peningkatan fungsionalitas komunikasi darurat, hingga penyempurnaan area tampilan layar yang kian memanjakan para penggiat olahraga ekstrem.

Bodi Full Titanium dan Fitur Satelit inReach Canggih

Salah satu pembaruan paling mencolok pada lini Garmin Fenix 9 Pro terletak pada aspek konstruksi materialnya. Menurut rumor tepercaya dari sumber internal, Fenix 9 Pro akan dibalut sasis yang sepenuhnya terbuat dari titanium (titanium unibody). Kebijakan desain ini menjadi lompatan besar dibanding generasi terdahulu, menyajikan kombinasi struktur yang amat tangguh terhadap benturan ekstrem namun tetap terasa ringan di pergelangan tangan.

Sementara itu, varian standar Garmin Fenix 9 tetap mempertahankan racikan material yang mirip dengan seri terdahulu, yaitu perpaduan bezel dan penutup belakang berbahan logam dengan bodi berbahan polimer atau plastik berkualitas tinggi. Langkah ini dilakukan Garmin demi menjaga diferensiasi harga agar Fenix 9 standar tetap lebih terjangkau bagi konsumen yang membutuhkan jam tangan olahraga berdaya tahan tinggi tanpa harus membayar harga premium untuk seluruh bodi titanium.

Menariknya, perbedaan fungsionalitas antara varian standar dan Pro kini semakin tipis. Jika pada generasi Garmin Fenix 8 bernilai sekitar Rp13,5 jutaan ($849) konektivitas satelit inReach menjadi pembeda utama, laporan terbaru menunjukkan bahwa Fenix 9 dan Fenix 9 Pro sama-sama akan dilengkapi opsi komunikasi satelit inReach. Hal ini memungkinkan pengguna mengirim pesan darurat dan membagikan lokasi secara akurat saat berada di area tanpa sinyal seluler, baik menggunakan versi standar maupun Pro.

Layar Lebih Luas dan Strategi Harga yang Stabil

Peningkatan penting lainnya menyasar sektor layar, khususnya pada opsi ukuran terbesar. Pada generasi sebelumnya, model Fenix 8 varian 47mm dan 51mm sama-sama dibekali layar seluas 1,4 inci. Namun untuk Garmin Fenix 9 varian 51mm, produsen asal Amerika Serikat ini dilaporkan bakal menyematkan layar sentuh lebih besar berukuran 1,5 inci. Penambahan ukuran ini dibarengi dengan pemangkasan ketebalan bezel, memberikan visibilitas peta yang jauh lebih lega dan nyaman saat dipakai berpetualang.

Di sisi lain, rumor juga menyebutkan bahwa Garmin bakal menanggalkan opsi panel microLED pada Fenix 9 Pro. Keputusan ini kemungkinan diambil untuk menjaga efisiensi produksi dan memastikan konsumsi daya baterai tetap prima khas lini Fenix, mengingat panel microLED terbilang sangat menguras daya dan mendorong biaya manufaktur terlalu tinggi.

Mengenai urusan kantong, penetapan harga untuk lini Fenix 9 diprediksi akan cenderung stabil dan tidak mengalami lonjakan drastis dari pendahulunya. Sebagai pembanding, Fenix 8 dipasarkan pada rentang harga mulai Rp17,5 jutaan ($1,099) hingga Rp19,1 jutaan ($1,199). Sedangkan Fenix 8 Pro berada di kisaran Rp19,1 jutaan ($1,199) sampai Rp27,1 jutaan ($1,699). Dengan penyesuaian fitur dan peningkatan bodi titanium ini, Fenix 9 Series berpotensi menjadi salah satu perangkat wearable paling menarik bagi para petualang tahun ini.

TERKAIT

TERKAIT