Timex Rilis Expedition Pioneer Automatic: Bawa Kaca Safir & Miyota

Timex merilis Expedition Pioneer Automatic dengan mesin mekanis Miyota 8215, kaca kristal safir, dan fitur tahan air 200 meter untuk pemakaian ekstrem.

Penulis: Anif Sirsaeba
Tanggal: Senin, 24 Agustus 2026 pukul 09.03
Dua varian jam tangan mekanis Timex Expedition Pioneer Automatic
Timex Expedition Pioneer Automatic hadir dengan pilihan tali kulit dan rantai stainless steel.
Timex

Timex secara resmi memperluas lini jam tangan tangguh luar ruangannya dengan meluncurkan Timex Expedition Pioneer Automatic di pasar Amerika Serikat. Langkah ini menandai pergeseran menarik bagi seri Expedition yang selama ini dikenal masyarakat luas sebagai jajaran jam tangan outdoor terjangkau berbasis penggerak kuarsa baterai. Melalui peluncuran model terbaru ini, Timex membawa seri legendaris tersebut naik kelas ke segmen hardware yang jauh lebih premium.

Perubahan fokus ke movement mekanis otomatis serta adopsi material kelas atas menunjukkan ambisi Timex untuk memikat para kolektor dan penggemar jam tangan yang menginginkan keandalan instrumen luar ruang tanpa mengorbankan estetika horologi klasik. Jam tangan ini dirancang khusus agar siap menghadapi aktivitas petualangan berat sekaligus tetap tampil elegan saat dikenakan untuk aktivitas harian.

Spesifikasi Fisik dan Material Kelas Premium

Ilustrasi timex expedition pioneer automatic watches 3 Timex Rilis Expedition Pioneer Automatic: Bawa Kaca Safir &
Detail tampilan dan desain Timex Rilis Expedition Pioneer Automatic: Bawa Kaca Safir &. (Foto: Timex)

Dari segi konstruksi bodi, Timex Expedition Pioneer Automatic dibangun menggunakan cangkang stainless steel berdiameter 41 mm dengan kombinasi perlakuan akhir brushed dan polished. Jam tangan ini memiliki ketebalan bodi 14 mm serta jarak lug-to-lug sebesar 48 mm, memberikan proporsi fisik yang pas, tegas, dan kokoh di pergelangan tangan sebagian besar pria maupun pencinta jam tangan outdoor.

Di bagian jantung pacunya, Timex menyematkan movement otomatis buatan Jepang yang sudah teruji keandalannya, yaitu Miyota 8215. Mesin mekanis ini mampu mengisi daya secara mandiri memanfaatkan pergerakan alami lengan penggunanya. Menariknya, mekanisme rotasi mesin internal dapat dilihat secara langsung melalui penutup bagian belakang bodi yang transparan (exhibition case back) berbahan kristal safir.

Pada bagian depan, dial jam terlindungi oleh kristal safir yang dilapisi material anti-glare atau anti-pantulan cahaya. Kehadiran kaca safir ini menjadi peningkatan signifikan dibanding model Timex standar yang umumnya masih memakai kaca mineral atau akrilik, sehingga memberikan perlindungan ekstra tinggi dari goresan fisik saat digunakan di medan ekstrem.

Fitur Ketahanan Lapangan dan Fungsionalitas Diver

Ilustrasi timex expedition pioneer automatic watches 1 Timex Rilis Expedition Pioneer Automatic: Bawa Kaca Safir &
Detail tampilan dan desain Timex Rilis Expedition Pioneer Automatic: Bawa Kaca Safir &. (Foto: Timex)

Menjelma sebagai jam tangan petualang sejati, Expedition Pioneer Automatic mengantongi sertifikasi ketahanan air hingga kedalaman 200 meter (20 ATM). Spesifikasi teknis ini membuatnya tidak hanya aman dipakai untuk berenang atau olahraga air permukaan, tetapi juga sangat mumpuni untuk mendukung aktivitas menyelam rekreasi (scuba diving).

Guna menunjang fungsionalitas pengukuran waktu di lapangan, jam ini dilengkapi dengan ring bezel putar (rotating top ring) untuk menghitung durasi waktu berlalu secara praktis. Terdapat pula jendela penunjuk tanggal di posisi jam 3, serta jarum penunjuk dan indeks angka yang dilapis material luminous agar tetap memancarkan cahaya terang di kondisi minim pencahayaan atau di dalam air.

Harga dan Opsi Varian Resmi

Ilustrasi timex expedition pioneer automatic watches 2 Timex Rilis Expedition Pioneer Automatic: Bawa Kaca Safir &
Detail tampilan dan desain Timex Rilis Expedition Pioneer Automatic: Bawa Kaca Safir &. (Foto: Timex)

Timex menghadirkan dua konfigurasi gaya berbeda untuk seri Expedition Pioneer Automatic ini. Varian pertama dijual dengan harga sekitar Rp6,8 jutaan ($429). Model ini memadukan dial warna biru tua dengan bezel senada, serta dipadukan bersama strap tali kulit alami berwarna cokelat berukuran 20 mm yang dilengkapi engsel quick-release untuk memudahkan penggantian strap tanpa alat bantu.

Sementara bagi pengguna yang menyukai tampilan lebih maskulin dan penuh unsur logam, tersedia varian dial dan bezel serba hitam yang dibanderol seharga sekitar Rp7,3 jutaan ($459). Varian ini dilengkapi dengan gelang rantai stainless steel berkualitas yang dikunci rapat menggunakan clasp tipe deployant. Kedua model jam tangan otomatis ini sudah dapat dipesan secara resmi melalui toko daring Timex.

Sumber: Gizmochina
TERKAIT

TERKAIT