Pasar jam tangan outdoor belakangan ini didominasi oleh smartwatch canggih berlayar sentuh yang membutuhkan pengisian daya harian. Namun, Casio memilih jalur berbeda dengan meluncurkan jajaran terbaru dari lini tangguhnya, yaitu Casio Pro Trek PRJ01AE-8. Ditujukan bagi para petualang murni yang mengutamakan ketahanan dan fungsionalitas tanpa kerepotan mengecas ulang tiap malam, jam tangan analog ini resmi mendarat di pasar Amerika Serikat dengan harga sekitar Rp3,6 jutaan ($230).
Mengambil filosofi desain serbaguna, Pro Trek PRJ01AE-8 membuktikan bahwa jam tangan lapangan tak perlu berukuran sangat bongsor atau dipenuhi sensor elektronik yang boros baterai. Dengan mengandalkan teknologi pengisian daya tenaga surya khas Casio (Tough Solar) serta material ramah lingkungan, perangkat ini dirancang khusus untuk menghadapi kondisi alam liar yang ekstrem secara praktis.
Desain Kompak Ramah Lingkungan dengan Opsi Karabiner Unik
Salah satu daya tarik utama dari Casio Pro Trek PRJ01AE-8 terletak pada ukurannya yang terbilang ringkas untuk sebuah jam tangan outdoor. Bodi jam ini hanya berdiameter 39,1 mm dengan ketebalan 11,6 mm, serta bobot yang sangat ringan yakni 32 gram. Angka ini jauh lebih nyaman dipakai dalam durasi panjang dibandingkan jam tangan petualang konvensional yang kerap terasa berat di pergelangan tangan. Komitmen ramah lingkungan juga diwujudkan Casio lewat penggunaan bahan bio-based resin pada bagian case, penutup belakang, hingga tali (strap).
Tali bawaan jam ini menggunakan material urethane dengan mekanisme penyimpanan sisa tali di bagian bawah (tuck-in), sehingga ujung tali tidak mudah tersangkut pada lengan jaket maupun tali ransel. Menariknya, Casio menyertakan aksesori karabiner attachment dalam paket penjualan. Berkat desain pass-through pada tali jam, pengguna dapat mencopot tali urethane dan memasang sistem karabiner dengan cepat tanpa membutuhkan bantuan alat khusus. Pengguna pun bisa menggantungkan jam ini secara langsung pada ransel gunung, rompi, atau harness panjat tebing.
Fitur Rotary Guard Bezel dan Dial Menyala dalam Gelap
Dalam aktivitas ruang terbuka yang intens, mahkota (crown) jam tangan sering kali berisiko tersangkut ranting atau terputar secara tidak sengaja. Mengatasi masalah ini, Casio menerapkan inovasi mekanisme rotary guard bezel. Bezel pelindung ini secara penuh menutupi crown pada posisi standar. Jika pengguna ingin menyesuaikan jarum jam atau tanggal, mereka cukup memutar bezel sebesar 45 derajat. Terdapat pula indikator visual yang jelas pada bezel untuk menunjukkan status terkunci (locked) atau terbuka (unlocked).
Untuk visibilitas di medan gelap gulita, Pro Trek PRJ01AE-8 dibekali dial serba putih berteknologi phosphorescent penuh. Seluruh permukaan dial mampu menyerap cahaya sekitar dan memancarkan pendaran terang dalam kondisi minim cahaya. Meskipun seluruh dial dapat menyala terang, permukaan ini dirancang khusus agar tetap tembus cahaya (light-transmissive) demi menyalurkan energi ke komponen dalam.
Performa Baterai Tough Solar dan Ketahanan Air 100 Meter
Kemampuan tembus cahaya pada dial tersebut memungkinkan panel surya internal menyerap energi dari cahaya luar untuk mengisi daya baterai isi ulang di dalamnya. Menurut klaim resmi Casio, Pro Trek PRJ01AE-8 dapat beroperasi hingga lima bulan dalam sekali pengisian daya penuh tanpa perlu terpapar cahaya sama sekali. Uniknya, jam ini tidak hanya bergantung pada sinar matahari langsung, melainkan juga sanggup mengisi daya menggunakan pencahayaan lampu neon ruangan biasa (fluorescent light).
Melengkapi jajaran fiturnya, jam tangan ini dibekali dengan ketahanan air hingga kedalaman 100 meter (10 BAR), kaca pelindung mineral glass yang tahan goresan ringan, indikator daya baterai lemah (low-battery alert), serta akurasi standar ±20 detik per bulan. Dengan kombinasi fungsionalitas outdoor yang matang, ketangguhan fisik, serta harga bersahabat di kisaran Rp3,6 jutaan ($230), Casio Pro Trek PRJ01AE-8 menjadi opsi yang sangat solid bagi para penggiat alam terbuka.



