Vivo kembali memperluas jajaran ponsel pintar 5G terjangkau melalui peluncuran Vivo Y6k di pasar Tiongkok. Ponsel ini mengedepankan efisiensi daya tahan berkat baterai berkapasitas 6.500 mAh. Perangkat ini dirancang tahan lama. Vivo mengklaim performa sel baterainya sanggup bertahan hingga lima tahun pemakaian. Lini seri terjangkau ini tampil menarik.
Selain mengandalkan kapasitas daya raksasa, Vivo Y6k mengusung layar 6.74 inci dengan panel LCD yang mendukung refresh rate 120Hz. Dapur pacunya ditenagai oleh chipset MediaTek Dimensity 6300 berarsitektur delapan inti. Kejutan lain hadir dari sektor perangkat lunak. Ponsel ini langsung menjalankan sistem operasi OriginOS 6 berbasis Android 16 saat meluncur ke publik.
Spesifikasi Layar dan Daya Tahan Bodi Berstandar SGS
Sektor visual Vivo Y6k mengandalkan panel LCD berukuran 6.74 inci dengan resolusi HD+ 1600 x 720 piksel. Meski resolusinya tergolong standar, kehadiran refresh rate 120Hz memberikan pergerakan animasi yang terasa mulus. Penggunaan harian terasa nyaman. Vivo menyematkan tingkat kecerahan puncak hingga 1.200 nits pada mode High Brightness Mode (HBM). Layar ini tetap terlihat jelas di bawah terik matahari. Desain mukanya masih memakai poni berdesain waterdrop notch untuk menampung kamera depan 5 MP dengan bukaan f/2.2.
Dari segi rancang bangun, bodi perangkat memiliki ketebalan 8,39 mm dengan bobot 209 gram. Ukuran ini tergolong pas. Untuk memberikan perlindungan fisik, perangkat mengantongi sertifikasi daya tahan debu dan air IP65. Vivo juga melengkapinya dengan sertifikasi ketahanan jatuh bintang lima dari SGS. Panel belakang menampilkan dua lingkaran kamera yang disusun vertikal dalam pilihan warna biru, putih, dan hitam.
Performa Dimensity 6300 dan Efisiensi Baterai 6.500 mAh
Dapur pacu Vivo Y6k memercayakan pemrosesan pada chipset MediaTek Dimensity 6300. Prosesor delapan inti ini berakselerasi hingga kecepatan 2.4 GHz. Sektor pengolah grafis ditangani oleh GPU Mali-G57. Kombinasi memori dibekali RAM 6 GB LPDDR4X serta penyimpanan internal UFS 2.2 berkapasitas 128 GB. Konfigurasi ini mencukupi kebutuhan multitasking harian. Pengisian daya baterai 6.500 mAh mendukung kecepatan 15W melalui port USB Type-C.
Sistem pengisian 15W memang butuh waktu. Namun, kapasitas baterai jumbo tersebut menjamin daya tahan penggunaan seharian penuh tanpa khawatir kehabisan daya. Fitur pendukung ponsel ini terbilang lengkap. Tersedia pemindai sidik jari di bagian samping (side-mounted), pemindai wajah, konektivitas 5G, Wi-Fi 5, Bluetooth 5.4, pengontrol inframerah (IR remote control), dan jack audio 3.5mm. Kamera belakang mengusung sensor tunggal 13 MP berbukaan f/2.2.
Realita Kinerja dan Pertimbangan Nilai Beli
Vivo Y6k dipasarkan di Tiongkok dengan harga sekitar Rp4,2 jutaan (1.599 Yuan atau $240) untuk varian 6GB/128GB. Sebagai pilihan ponsel 2026 di kelas terjangkau, perangkat ini menghadirkan perpaduan daya tahan fisik dan baterai yang kuat. Kendati demikian, pengguna harus menerima beberapa kelemahan. Kecepatan pengisian 15W terhitung lambat untuk baterai 6.500 mAh. Resolusi layar yang belum Full HD+ juga menjadi pertimbangan tersendiri bagi penikmat konten multimedia resolusi tinggi. Hingga saat ini, Vivo belum mengumumkan ketersediaan perangkat ini secara global maupun di Tanah Air.


