Oukitel resmi meluncurkan Oukitel C18, sebuah produk HP Entry Level 4G dengan bahasa desain yang sekilas mirip lini iPhone 18 Pro. Smartphone ini mengusung modul kamera belakang berbentuk persegi berbingkai tegas dengan tiga elemen lingkaran konsentris. Namun, calon pembeli harus jeli. Di balik desain estetik tersebut, Oukitel hanya menyematkan satu kamera belakang yang berfungsi penuh.
Langkah ini menempatkan Oukitel C18 sebagai opsi menarik di kelas terjangkau bagi pengguna yang mengutamakan tampilan visual. Dijual mulai dari harga promosi Rp2,3 jutaan ($129.99), ponsel ini mengombinasikan baterai berkapasitas besar dan sistem operasi Android 16.
Modul Kamera ala Flagship dan Realita Komponen Tunggal
Secara visual, bodi Oukitel C18 dirancang mengadopsi tren ponsel papan atas. Panel belakang dua warna dengan tepian rata (flat frame) dan modul kamera menonjol di sudut kiri atas memberi kesan premium. Susunan tiga lingkaran dalam segitiga serta lampu flash LED sengaja dibuat identik dengan gaya flagship terkini. Keputusan desain ini sangat kentara.
Realitanya, hanya ada satu sensor Kamera 13MP dengan bukaan f/2.2 dan fitur autofocus yang bekerja aktif. Dua lingkaran lainnya bertindak sebagai ornamen pendukung estetika visual semata. Untuk kebutuhan fotografi depan, perangkat ini mengandalkan kamera 5MP yang tertanam pada kedudukan waterdrop notch. Dukungan perangkat lunak kameranya mencakup mode potret, beauty, HDR, panorama, hingga mode profesional.
Performa Chipset Unisoc T310 dan Efisiensi Baterai 5000mAh
Sektor dapur pacu Oukitel C18 ditenagai oleh chipset Unisoc T310 quad-core. Prosesor ini mengombinasikan satu inti Cortex-A75 berkecepatan 2,0 GHz untuk beban kerja utama dan tiga inti Cortex-A55 berkecepatan 1,8 GHz demi efisiensi daya. Pengolahan grafisnya ditangani GPU PowerVR GE8300. Komposisi ini difokuskan untuk menangani kebutuhan komputasi harian dasar secara stabil.
Kapasitas memori bawaannya mencakup RAM fisik 4GB yang dipadukan dengan pilihan penyimpanan internal 64GB atau 128GB. Produsen juga mengiklankan fitur ekspansi RAM virtual hingga 12GB. Ini membuat total memori terpasang secara pemasaran mencapai 16GB. Pengguna juga bisa memperluas ruang penyimpanan menggunakan kartu microSD hingga kapasitas 1TB.
Daya tahan perangkat ditopang Baterai 5000mAh dengan dukungan pengisian daya 10W melalui port USB Type-C. Ukuran fisiknya yang memuat layar 6,517 inci IPS beresolusi HD+ (1200 x 540 piksel) membuat konsumsi daya terasa relatif irit. Pihak pabrikan mengklaim baterai ini sanggup bertahan hingga 700 jam waktu siaga, 35 jam panggilan telepon, atau 10 jam pemutaran video secara nonstop.
Konektivitas Lengkap dan Estimasi Harga Ketersediaan
Meski tergolong perangkat entry-level, kelengkapan port dan konektivitas perangkat ini terbilang komprehensif. Oukitel C18 menyertakan port audio jack 3,5 mm, Wi-Fi 5, Bluetooth 5.0, serta dukungan dual-SIM 4G LTE. Sistem navigasinya juga sudah mendukung empat jaringan satelit global utama: GPS, GLONASS, BeiDou, dan Galileo. Ponsel ini berjalan pada Android 16 dengan integrasi kecerdasan buatan Gemini AI.
Secara fisik, ponsel ini memiliki dimensi 163.6 x 75.9 x 9.3 mm dengan bobot 198 gram. Di toko resminya, Oukitel C18 dipatok pada harga normal Rp3,2 jutaan ($179.99), tetapi ditawarkan dengan harga promosi Rp2,3 jutaan ($129.99). Selain itu, terdapat potongan harga masa pra-pesan sebesar Rp177 ribuan ($10) dengan estimasi jadwal pengiriman dimulai pada 23 November.
