Vivo kembali memperluas jajaran ponsel pintar kelas menengah ke bawah dengan memperkenalkan Vivo Y6k (V2542A). Perangkat ini hadir sebagai opsi alternatif bagi konsumen yang mengutamakan daya tahan baterai ekstra dan kelancaran visual tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.
Kehadiran Vivo Y6k melengkapi lini ponsel 5G ekonomis pabrikan asal Tiongkok tersebut, menyusul pendahulunya seperti model Y600 5G yang sebelumnya mencuri perhatian berkat kapasitas baterai masif dan sertifikasi rekor dunia, serta seri Y32 5G yang mengandalkan dapur pacu Snapdragon.
Spesifikasi Layar dan Desain Vivo Y6k
Dari segi visual, Vivo Y6k mengandalkan panel LCD seluas 6,74 inci dengan resolusi 1.600 x 720 piksel. Meskipun resolusinya masih HD+, layar ini sudah mendukung refresh rate 120 Hz untuk memberikan pengalaman guliran dan navigasi antarmuka yang terasa mulus.
Vivo juga mengklaim tingkat kecerahan puncak layar ini mampu mencapai 1.200 nits pada mode HBM (High Brightness Mode), sehingga tetap nyaman digunakan di bawah terik matahari. Desain depannya mengadopsi gaya waterdrop-style notch untuk menempatkan kamera selfie, sementara bagian belakangnya diisi dua cincin kamera tersusun vertikal yang tersedia dalam pilihan warna biru, putih, dan hitam.
Performa Dapur Pacu dan Kapasitas Memori
Urusan tenaga penggerak dipercayakan pada cip MediaTek Dimensity 6300 yang memiliki delapan inti dengan kecepatan hingga 2,4 GHz. Kinerja grafisnya didukung oleh GPU Mali-G57, dipadukan bersama RAM 6 GB berjenis LPDDR4X serta penyimpanan internal seluas 128 GB dengan standar UFS 2.2.
Kombinasi perangkat keras ini dirancang untuk menangani tugas harian secara efisien sekaligus membuka ruang gerak stabil bagi konektivitas 5G. Perangkat ini berjalan di atas sistem operasi buatan Vivo, yakni OriginOS 6 yang berbasis pada basis Android terbaru.
Daya Tahan Baterai dan Ketangguhan Fisik
Sorotan utama pada Vivo Y6k terletak pada sektor suplai daya. Perangkat ini dibekali baterai berkapasitas 6.500 mAh yang dipadukan dengan dukungan pengisian daya 15W. Vivo memberikan klaim bahwa baterai jumbo ini dirancang untuk mampu mempertahankan performa optimalnya hingga kurun waktu lima tahun penggunaan.
Untuk proteksi fisik, bodi berdimensi 167,4 x 77.1 x 8,39 mm dengan bobot 209 gram ini telah mengantongi sertifikasi ketahanan debu dan air dengan rating IP65, serta mengantongi sertifikasi tahan jatuh SGS bintang lima. Fitur pendukung lainnya mencakup sensor sidik jari di sisi samping (side-mounted), pengenalan wajah (face recognition), pengendali jarak jauh inframerah (infrared remote control), port USB Type-C, serta kehadiran jack audio 3,5 mm.
Harga dan Ketersediaan Pasar
Berdasarkan daftar resmi di pasar Tiongkok, Vivo Y6k dipatok seharga Rp4,2 jutaan (¥1.599) untuk satu-satunya konfigurasi memori 6 GB dan penyimpanan 128 GB. Hingga saat ini, pihak pabrikan belum memberikan pengumuman resmi terkait jadwal peluncuran maupun harga untuk ketersediaan di pasar internasional atau Indonesia.


