Vivo mulai mengungkap detail yang lebih lengkap mengenai X500 Pro Max. Setelah sebelumnya menyoroti kamera telefoto, stabilisasi CIPA 7, sensor Sony dengan rentang dinamis 17,5 EV, serta chip MediaTek 2 nm, Vivo kini mengalihkan perhatian ke sektor layar.
Melalui teaser resmi di Weibo, Vivo mengonfirmasi bahwa X500 Pro Max akan memakai panel OLED 2K berukuran 6,85 inci dari BOE. Panel tersebut menggunakan generasi terbaru Q11 dan dipasarkan dengan nama Zeiss Master Color Display, mengindikasikan fokus perusahaan pada akurasi serta konsistensi warna, bukan sekadar resolusi tinggi.
Panel Q11 Diklaim Lebih Seragam dan Akurat
Menurut Vivo, layar baru ini menawarkan peningkatan keseragaman warna hingga 43 persen dibandingkan generasi sebelumnya. Angka tersebut penting karena panel berukuran besar dapat menampilkan perbedaan warna atau tingkat terang antara satu area dan area lain, terutama ketika menampilkan latar putih atau warna abu-abu.
Keseragaman kecerahan juga disebut meningkat 23 persen. Bagi pengguna, dampaknya berpotensi terlihat saat membaca, menonton film, atau mengedit foto di layar penuh. Namun, klaim tersebut tetap perlu diuji melalui pengukuran independen karena teaser produsen belum menjelaskan metode pembanding maupun perangkat yang digunakan sebagai acuan.
Ghosting Berkurang, Pengaturan Terang Lebih Halus
Vivo menjanjikan pengurangan artefak ghosting hingga 93 persen. Ghosting adalah bayangan atau jejak yang muncul ketika objek bergerak cepat di layar, sehingga pengurangannya dapat membuat scrolling, animasi antarmuka, dan tayangan video terasa lebih bersih.
Panel ini juga diklaim mampu melakukan peredupan dengan lebih presisi hingga tingkat 0,3 lux. Selain itu, penyesuaian kecerahan otomatis terhadap cahaya sekitar disebut berlangsung lebih mulus. Jika klaim ini terbukti, pengguna dapat memperoleh pengalaman yang lebih nyaman saat berpindah dari ruangan gelap ke area terang tanpa perubahan kecerahan yang terasa mendadak.
Lebih Hemat Daya, tetapi Pengujian Nyata Tetap Dinanti
Salah satu klaim paling menarik datang dari efisiensi energi. Vivo menyebut panel Q11 mengonsumsi daya 21 persen lebih rendah dibandingkan layar 1,5K pada umumnya. Walau perbandingan ini terdengar menguntungkan, daya tahan baterai tetap dipengaruhi oleh ukuran layar, tingkat kecerahan, refresh rate, chipset, dan optimasi perangkat lunak.
BOE juga menyematkan sensor multispektrum di bawah layar. Belum ada penjelasan rinci mengenai fungsi sensor tersebut dalam penggunaan sehari-hari, tetapi teknologi ini kemungkinan berkaitan dengan pengukuran kondisi cahaya dan penyesuaian tampilan. Vivo turut menyatakan bahwa masa pakai panel meningkat 100 persen. X500 Pro Max dijadwalkan meluncur dalam beberapa pekan mendatang, sehingga hasil pengujian langsung akan menjadi penentu apakah peningkatan ini benar-benar terasa atau hanya unggul di atas kertas.



