Samsung disebut sedang menyiapkan model baru di antara Galaxy S27+ dan Galaxy S27 Ultra. Untuk pertama kalinya, lini Galaxy S diperkirakan memiliki varian Pro yang menawarkan sebagian karakter Ultra dalam ukuran lebih ringkas.
Wujud perangkat ini kini muncul melalui render berbasis model CAD yang dibagikan leaker Prancis Steve Hemmerstoffer, atau lebih dikenal sebagai OnLeaks. Karena Galaxy S27 Pro belum diumumkan Samsung, seluruh informasi ini masih berstatus bocoran dan dapat berubah sebelum peluncuran yang diperkirakan berlangsung pada 2027.
Desain Galaxy S27 Pro Makin Dekat dengan Galaxy S27 Ultra
Dari render yang beredar, Galaxy S27 Pro terlihat mengadopsi pendekatan desain kamera yang serupa dengan Galaxy S27 Ultra. Modul kameranya tampak lebih menyatu dengan bagian belakang, bukan sekadar deretan lensa yang berdiri sendiri. Perubahan ini membuat desain Samsung berpotensi terlihat lebih dekat dengan tren kamera berplatform besar yang digunakan sejumlah pesaing.
Meski membawa bahasa desain yang mirip, Galaxy S27 Pro diperkirakan memiliki bodi yang lebih mudah digenggam. Dimensinya disebut mencapai 154,06 x 73,77 x 7,95 milimeter. Angka tersebut membuatnya sekitar 9 milimeter lebih pendek dan 5 milimeter lebih sempit dibandingkan Galaxy S27 Ultra, sementara ketebalannya diperkirakan tetap sama.
Layar 6,6 Inci dan Hilangnya Slot S Pen
Galaxy S27 Pro diprediksi memakai layar berukuran sekitar 6,6 inci, sedangkan Galaxy S27 Ultra kemungkinan mempertahankan panel sekitar 6,9 inci. Perbedaan ini cukup signifikan bagi pengguna yang menginginkan ponsel flagship, tetapi tidak nyaman dengan bodi Ultra yang besar dan berat.
Kompromi paling jelas adalah absennya slot S Pen. Artinya, model Pro kemungkinan tidak ditujukan bagi pengguna yang rutin mencatat, menggambar, atau mengendalikan fitur produktivitas dengan stylus. Samsung juga disebut dapat membatasi sebagian fitur lain, walau detailnya belum tersedia.
Kamera dan Baterai Kemungkinan Tidak Setara Ultra
Di sektor kamera, Galaxy S27 Pro berpotensi menggunakan konfigurasi yang lebih sederhana. Salah satu kemungkinan yang muncul adalah kamera telefoto 12 megapiksel dengan pembesaran optik 3x, menggantikan kamera telefoto 50 megapiksel dengan zoom 5x yang diperkirakan hadir pada Galaxy S27 Ultra.
Perbedaan tersebut tidak otomatis membuat hasil foto Galaxy S27 Pro buruk, tetapi pengguna yang mengutamakan fotografi jarak jauh kemungkinan tetap lebih cocok memilih Ultra. Kamera dengan resolusi dan kemampuan zoom lebih tinggi biasanya memberikan fleksibilitas lebih baik untuk memotret subjek dari jarak jauh, terutama dalam kondisi pencahayaan yang menantang.
Kapasitas baterainya juga diperkirakan berada di bawah Ultra. Galaxy S27 Pro disebut membawa baterai 5.200 mAh, sementara Galaxy S27 Ultra diprediksi memiliki kapasitas 5.700 mAh. Meski lebih kecil, angka tersebut tetap berpotensi lebih besar dibandingkan kapasitas yang digunakan Galaxy S26 Ultra saat ini. Daya tahan nyata tetap akan bergantung pada chipset, efisiensi layar, konektivitas, dan optimasi perangkat lunak.
Untuk performa, bocoran menyebut kemungkinan penggunaan Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 atau Exynos 2700 pada pasar internasional. Namun, belum ada konfirmasi mengenai pembagian chipset berdasarkan wilayah. Strategi ini menjadi salah satu hal penting yang perlu dipantau karena pengalaman pengguna dapat berbeda jika performa, efisiensi, atau kemampuan grafis kedua platform tidak setara.
Secara konsep, Galaxy S27 Pro tampak diarahkan untuk pembeli yang menginginkan desain dan performa kelas Ultra tanpa harus membawa ponsel berukuran besar. Namun, absennya S Pen, kamera telefoto yang lebih sederhana, dan baterai lebih kecil menunjukkan bahwa Samsung tetap akan menjaga jarak antara model Pro dan Ultra. Konsumen sebaiknya menunggu spesifikasi final serta harga resmi sebelum menjadikan bocoran ini sebagai dasar pembelian.



