Caviar kembali mengubah iPhone menjadi barang koleksi ekstrem. Kali ini, perusahaan modifikasi asal Rusia tersebut memperkenalkan Geiger, sebuah iPhone 17 Pro kustom yang dilengkapi penghitung radiasi Geiger sungguhan di bagian belakang. Perangkat ini bukan sekadar aksesori bergaya futuristis atau fitur berbasis aplikasi, melainkan membawa modul dosimeter fisik yang dapat membaca tingkat radiasi gamma di sekitar pengguna.
Harga awalnya mencapai sekitar Rp232,4 jutaan (13.130 dolar AS) untuk iPhone 17 Pro berkapasitas 256GB. Angka tersebut belum menjadikan Geiger sebagai ponsel massal, karena produksinya dibatasi hanya tujuh unit di seluruh dunia. Setiap perangkat juga memiliki nomor produksi yang diukir pada rangka serta dilengkapi sertifikat keaslian khusus.
Penghitung Radiasi Fisik di Punggung iPhone
Modul utama pada Caviar Geiger menggunakan SIG-RM1208, sebuah perangkat dosimeter dengan tabung penghitung Geiger-Müller. Layar digital kecil di bagian belakang menampilkan pembacaan radiasi secara langsung, sehingga pengguna tidak perlu mengandalkan kamera, sensor bawaan, atau aplikasi pendamping untuk melihat kondisi lingkungan.
Pengguna dapat mengatur ambang batas tertentu pada perangkat tersebut. Jika tingkat radiasi melewati nilai yang ditentukan, modul akan mengeluarkan bunyi peringatan. Fitur ini secara teori berguna dalam situasi darurat, pekerjaan industri, penelitian lapangan, atau lingkungan yang membutuhkan pemantauan radiasi. Namun, bagi mayoritas pemilik iPhone, fungsi tersebut lebih mungkin menjadi elemen koleksi daripada kebutuhan harian.
Desain Titanium yang Tebal dan Sangat Eksklusif
Caviar mengganti panel kaca belakang iPhone standar dengan cangkang titanium yang lebih kokoh. Desainnya mengambil inspirasi dari peralatan industri presisi, terlihat dari penggunaan sekrup terbuka, panel logam tebal, serta garis indikator merah yang membelah bagian tengah perangkat. Simbol bahaya radiasi terpahat di area bawah casing untuk menegaskan identitas Geiger.
Konsekuensi dari konstruksi tersebut adalah bodi yang jauh lebih tebal dan berat dibandingkan iPhone 17 Pro biasa. Kehadiran modul jam dan penghitung radiasi membuat perangkat ini kemungkinan kurang nyaman disimpan di saku atau digunakan dengan satu tangan dalam waktu lama. Titanium memang memberi kesan tangguh, tetapi juga mengorbankan portabilitas yang menjadi salah satu keunggulan smartphone modern.
Jam Analog Swiss dan Harga yang Menarget Kolektor
Di sekeliling layar digital penghitung radiasi, Caviar menambahkan jam analog dengan mesin kuarsa Swiss Ronda 763. Kombinasi antara pembacaan radiasi digital dan penunjuk waktu analog membuat bagian belakang ponsel tampak seperti instrumen survival premium, bukan smartphone konvensional.
Pembeli dapat memilih kapasitas penyimpanan yang lebih besar atau model iPhone 17 Pro Max dengan biaya tambahan. Meski begitu, harga tinggi dan produksi yang sangat terbatas menunjukkan bahwa Geiger ditujukan untuk kolektor, penggemar perangkat unik, dan pembeli yang mengejar eksklusivitas. Pengguna yang hanya membutuhkan iPhone dengan performa dan kamera terbaik akan mendapatkan nilai guna yang jauh lebih masuk akal dari model standar. Penghitung radiasi ini menarik secara teknis, tetapi belum tentu praktis untuk kehidupan sehari-hari.



