ASUS memperluas pilihan ZenBook 14 berbasis Intel Panther Lake setelah sebelumnya memperkenalkannya di Computex 2026 dengan konfigurasi kelas atas. Laptop OLED 14 inci ini kini hadir di China dengan opsi prosesor yang lebih terjangkau, yaitu Intel Core Ultra 5 325 dan Core Ultra 7 355.
Langkah tersebut membuat ZenBook 14 UX3480 lebih menarik bagi pengguna yang menginginkan laptop tipis dengan layar premium, tetapi tidak membutuhkan konfigurasi prosesor paling tinggi. Meski demikian, ada catatan penting pada kemampuan grafis terintegrasinya yang perlu diperhatikan calon pembeli, terutama kreator konten dan pengguna yang ingin bermain gim.
Opsi Prosesor Bertambah, Harga Mulai Rp21 Jutaan
Dalam peluncuran awal, ZenBook 14 Panther Lake hanya diperkenalkan dengan Intel Core Ultra 9 386H. ASUS kini menambahkan Core Ultra 5 325 dan Core Ultra 7 355 untuk pasar China. Situs global ASUS juga mencantumkan tiga konfigurasi untuk model UX3480, yakni Core Ultra 5 325, Core Ultra 7 355, dan Core Ultra 9 386H, walaupun semuanya belum terlihat tersedia untuk dibeli secara luas.
Konfigurasi Core Ultra 5 325 dibanderol sekitar Rp21,2 jutaan (7.999 Yuan), sedangkan varian kelas menengahnya berada di kisaran Rp23,8 jutaan (8.999 Yuan). Keduanya membawa RAM LPDDR5X 16 GB dan SSD 1 TB. Namun, terdapat ketidaksesuaian penamaan pada informasi harga di China: laporan tersebut menyebut Core Ultra 7 365, sementara daftar resmi ASUS mencantumkan Core Ultra 7 355. Pembeli sebaiknya memastikan kode prosesor pada halaman penjualan sebelum melakukan transaksi.
Layar OLED 3K Menjadi Daya Tarik Utama
ZenBook 14 tetap mengandalkan layar OLED 14 inci sebagai salah satu nilai jual terbesarnya. ASUS menawarkan opsi panel hingga resolusi 2880 x 1800 atau 3K, refresh rate 120Hz, dan tingkat kecerahan puncak hingga 1.100 nits. Panel tersebut juga mengantongi sertifikasi DisplayHDR True Black 700, sehingga secara teori mampu menghasilkan warna hitam lebih pekat, kontras tinggi, dan tampilan HDR yang lebih meyakinkan.
Spesifikasi ini cocok untuk pekerjaan visual seperti mengedit foto, menonton film, dan mengolah dokumen dengan tampilan teks yang tajam. Refresh rate 120Hz juga membuat animasi antarmuka dan pengguliran halaman terasa lebih halus. Namun, manfaat layar tersebut tidak otomatis menjadikan laptop ini sebagai perangkat gaming, karena kemampuan grafis bawaannya menjadi batas utama.
Thunderbolt 4 Membuka Jalan untuk eGPU
Baik konfigurasi Core Ultra 5 325, Core Ultra 7 355, maupun Core Ultra 9 386H disebut tidak dibekali iGPU yang tergolong mumpuni. Bahkan varian Core Ultra 9 386H tidak mendapatkan Intel Arc B390 yang tersedia pada sebagian prosesor lain dalam keluarga Panther Lake. Artinya, performa grafis bawaan ZenBook 14 kemungkinan lebih cocok untuk produktivitas, multimedia, dan gim ringan daripada rendering 3D atau gim AAA.
ASUS masih menyediakan satu port Thunderbolt 4 yang mendukung koneksi GPU eksternal atau eGPU. Fitur ini dapat menjadi solusi bagi pengguna yang membutuhkan akselerasi grafis lebih serius, meski biaya tambahan untuk membeli enclosure dan kartu grafis eksternal akan cukup besar. Dengan kata lain, ZenBook 14 lebih tepat dilihat sebagai laptop produktivitas premium dengan opsi peningkatan grafis, bukan laptop gaming siap pakai.
Fitur lain yang ditawarkan mencakup baterai hingga 70Wh, bodi yang relatif ringan, dan dukungan Wi-Fi 6E. Kombinasi tersebut memperkuat posisinya sebagai perangkat kerja mobile. Namun, harga sekitar Rp21 jutaan hingga Rp23 jutaan membuat layar OLED dan mobilitas menjadi faktor penting yang harus benar-benar dihargai calon pembeli.
Kesimpulan Sementara untuk Pembeli
ZenBook 14 Panther Lake menawarkan pilihan konfigurasi yang lebih fleksibel, layar OLED 3K yang menjanjikan, serta kapasitas RAM dan penyimpanan yang sudah memadai sejak awal. Varian Core Ultra 5 325 berpotensi menjadi pilihan paling rasional jika kebutuhan utama adalah pekerjaan kantor, kuliah, pemrograman, dan hiburan.
Namun, pengguna yang mengutamakan performa grafis sebaiknya mempertimbangkan laptop dengan GPU diskret atau solusi eGPU. Selain itu, perbedaan nama prosesor antara daftar global dan informasi harga China perlu diklarifikasi ASUS agar pembeli tidak keliru memilih model.