Dunia komputasi mini kembali kedatangan perangkat bertenaga monster yang dikemas dalam form factor ringkas. LattePanda resmi memperkenalkan Sigma 2, sebuah perangkat yang dijuluki sebagai single-board server dengan spesifikasi kelas atas untuk kebutuhan komputasi lokal dan kecerdasan buatan.
Mengandalkan dapur pacu Intel Core Ultra X7 358H dari lini Panther Lake, perangkat ini dirancang untuk para pengembang dan antusias teknologi yang membutuhkan performa server dalam ukuran saku. Dukungan grafis terintegrasi Arc B390 serta total performa AI mencapai 180 TOPS INT8 menjadikan papan sirkuit ini sangat ideal untuk membangun sistem AI lokal.
Dukungan Memori Masif dan Fleksibilitas VRAM
Untuk mendukung beban kerja berat, LattePanda Sigma 2 dapat dipasangkan dengan memori RAM LPDDR5X hingga 64GB. Meskipun perusahaan belum merinci opsi konfigurasi memori lainnya, kapasitas puncak ini membawa keunggulan tersendiri bagi pengolahan grafis.
Pada opsi tertinggi, sebanyak 59GB dari total 64GB memori tersebut dapat dialokasikan secara fleksibel sebagai VRAM untuk iGPU. Pengaturan ini tentu memberikan keleluasaan luar biasa bagi pengguna yang menjalankan model bahasa besar atau aplikasi rendering berat secara mandiri di perangkat lokal.
Konektivitas dan Ekspansi Kelas Server
Urusan ekspansi dan jaringan menjadi salah satu nilai jual utama yang diusung oleh LattePanda pada perangkat terbarunya ini. Sigma 2 dilengkapi dengan dua port Thunderbolt 4 serta satu port PCIe 4.0x2 OCuLink yang diklaim mampu memberikan ekspansi setara kelas server.
Bagi kebutuhan transfer data cepat dan stabil secara kabel, tersedia port dual 10GbE yang mumpuni. Walaupun tidak dibekali konektivitas nirkabel bawaan, pengguna dapat memanfaatkan slot M.2 E-key yang tersedia untuk memasang kartu nirkabel terpisah seperti Intel BE200NGW yang dibanderol seharga Rp504 ribuan ($28.49).
Penyimpanan dan Pendinginan Optimal
Kapasitas penyimpanan pada single-board server ini juga sangat leluasa berkat kehadiran tiga slot M.2 M-key yang siap menampung SSD NVMe berkecepatan tinggi. Selain itu, terdapat pula konektivitas GPIO melalui mikrokontroler RP2350 untuk berbagai kebutuhan proyek perangkat keras.
Kelengkapan fisik lainnya mencakup dua port USB 3.2 Gen 2 dan dua port USB 2.0 Type-A untuk menghubungkan berbagai periferal pendukung. Seluruh komponen bertenaga tinggi ini dijaga tetap stabil oleh sistem pendingin aktif yang terpasang langsung di atasnya.
Harga dan Ketersediaan Perdana
Bagi konsumen yang tertarik meminang perangkat komputasi ringkas ini, LattePanda menawarkan harga promosi khusus selama periode pra-penjualan. Papan sirkuit bertenaga Panther Lake ini dibanderol seharga Rp46 jutaan ($2,599), yang terpaut cukup jauh dari harga normalnya di angka Rp49,5 jutaan ($2,799).
