Produsen komputer asal Jepang, Mouse Computer, resmi meluncurkan mini PC monster terbaru bernama DAIV CX-A9A60. Perangkat komputasi berukuran ringkas ini mengejutkan publik karena mengusung spesifikasi setara workstation kelas atas, termasuk RAM sebesar 128 GB dan APU mutakhir AMD Strix Halo.
Meski memiliki sasis yang sangat ringkas untuk kelasnya, gawai ini menampung daya komputasi luar biasa yang dirancang khusus untuk kreator konten profesional, pengembang kecerdasan buatan (AI), dan pemroses data berat. Namun, performa spektakuler tersebut harus ditebus dengan harga yang sangat fantastis, yakni menembus angka sekitar Rp95 jutaan (sekitar 949.800 Yen atau $5.930).
Performa Monster AMD Strix Halo dan Memori Unified 128 GB
Di jantung dapur pacunya, Mouse DAIV CX-A9A60 mengandalkan APU teratas AMD Ryzen AI Max+ 395 yang menggunakan arsitektur Zen 5. Prosesor ini memiliki konfigurasi 16-core dan 32-thread murni tanpa pembagian core hemat daya, sehingga mampu menghasilkan performa komputasi multi-threaded setara dengan prosesor laptop flagship Intel Core Ultra 9 285HX. Kinerja mentah ini menjamin proses merender video 8K dan simulasi rumit berjalan sangat cepat tanpa hambatan.
Sektor pengolahan grafisnya disokong oleh iGPU Radeon 8060S berarsitektur RDNA 3.5 yang dibekali 40 Compute Units (CU). Dalam berbagai pengujian sintetis maupun performa gim nyata, GPU terintegrasi ini sanggup menandingi kekuatan kartu grafis diskrit Nvidia GeForce RTX 4070 versi laptop. Yang lebih mengagumkan, perangkat ini mengusung RAM terpadu (unified memory) LPDDR5X-8000 sebesar 128 GB yang dibagikan secara bersamaan antara CPU dan GPU. Alokasi memori raksasa ini sangat ideal untuk menjalankan model bahasa besar (LLM) secara lokal tanpa bergantung pada layanan cloud.
Desain Ringkas, Port Melimpah, dan Opsi Ekosistem
Secara fisik, DAIV CX-A9A60 memiliki ukuran dimensi 205 x 198 x 78,5 mm dengan volume sekitar 3 liter. Meskipun ukurannya terhitung sedikit lebih besar dibanding mini PC standar di pasaran, dimensi ini tergolong sangat padat mengingat sistem pendinginan intensif yang dibutuhkan oleh komputasi berdaya tinggi di dalamnya. Memori RAM perangkat ini ditanamkan langsung pada papan induk sehingga tidak dapat ditingkatkan, namun pengguna masih diberikan keleluasaan melakukan ekspansi penyimpanan internal lewat dua slot SSD M.2 2280 NVMe.
Dukungan konektivitas yang dihadirkan terbilang sangat komprehensif untuk kebutuhan profesional. Di area antarmuka I/O, mini PC ini menyediakan dua port USB 4.0 Type-C berkecepatan tinggi, tiga port USB 3.2 Gen 2 Type-A, dua port USB 2.0, output audio dual 3,5 mm, serta port display berupa DisplayPort 1.4 dan HDMI 2.1. Tak ketinggalan, tersedia pula pembaca kartu SD UHS-II penuh, port jaringan 2.5 GbE Ethernet, serta koneksi nirkabel modern WiFi 7 dan Bluetooth 5.
Harga Fantastis dan Ketersediaan Pasar
Mouse Computer membanderol mini PC DAIV CX-A9A60 dengan harga resmi sekitar Rp95 jutaan (949.800 Yen atau setara $5.930). Harga yang fantastis ini mencerminkan segmentasi pasarnya yang sangat terspesialisasi untuk kalangan profesional dan korporasi yang membutuhkan daya komputasi ekstrem dalam bentuk fisik yang efisien tempat.
Mengingat skala operasional Mouse Computer yang berfokus pada pasar domestik Jepang, peluang hadirnya perangkat ini secara resmi di pasar internasional termasuk Indonesia terbilang kecil. Bagi pencinta teknologi yang mendambakan mini PC bertenaga AMD Strix Halo serupa namun dengan harga yang lebih rasional, opsi alternatif seperti GMKtec Evo X2 yang dijual mulai kisaran Rp56 jutaan (sekitar $3.499) dapat menjadi pilihan impor yang patut dipertimbangkan.
