Mini PC AMD Murah Ini Bisa Berubah Jadi PC Gaming dengan eGPU

Hasee Ares Mini R78D membawa Ryzen 7 8745HS, Radeon 780M, dan dukungan eGPU USB4 dengan harga mulai Rp4,5 jutaan.

Penulis: Yokoyama
Tanggal: Minggu, 30 Agustus 2026 pukul 15.04
Hasee Ares Mini R78D mini PC AMD dengan Ryzen 7 8745HS dan dukungan eGPU USB4
Hasee Ares Mini R78D menggabungkan prosesor AMD Ryzen 7 8745HS, grafis Radeon 780M, dan konektivitas USB4 dalam bodi mini PC.
Hasee

Hasee meluncurkan Ares Mini R78D, mini PC AMD murah yang menawarkan kombinasi Ryzen 7 8745HS, Radeon 780M, serta dukungan kartu grafis eksternal melalui USB4. Di China, perangkat ini mulai dipasarkan sekitar Rp4,5 jutaan (1.999 Yuan) dalam konfigurasi barebone, sehingga pembeli masih perlu menambahkan RAM dan SSD.

Kehadiran mini PC ini memperlihatkan bagaimana komputer berukuran ringkas mulai menawarkan performa yang sebelumnya hanya ditemukan pada laptop gaming atau desktop konvensional. Meski prosesor yang digunakan bukan generasi terbaru, spesifikasinya masih relevan untuk pekerjaan harian, produktivitas, dan gaming ringan hingga menengah.

Ryzen 7 8745HS Masih Cukup Bertenaga

Foto tampak port belakang dan konektivitas I/O Mini PC AMD Murah Ini Bisa Berubah Jadi PC Gaming dengan eGP
Tampak susunan port I/O dan konektivitas pada Mini PC AMD Murah Ini Bisa Berubah Jadi PC Gaming dengan eGP. (Foto: AMD)

Jantung Hasee Ares Mini R78D adalah AMD Ryzen 7 8745HS dari keluarga Hawk Point. Prosesor ini memiliki delapan core Zen 4 yang dirancang untuk menangani multitasking, pengolahan dokumen, konferensi video, penyuntingan foto, hingga pekerjaan kreatif ringan. Dibandingkan chip hemat daya pada mini PC kelas bawah, jumlah core tersebut memberi ruang performa yang jauh lebih besar.

Dalam pengujian benchmark, Ryzen 7 8745HS disebut menawarkan tingkat kinerja yang mirip dengan Ryzen AI 5 340 dari lini Krakan Point yang lebih baru. Namun, pengguna tidak sebaiknya menganggapnya sebagai prosesor dengan fitur AI generasi terkini. Keunggulan utama chip ini tetap berada pada performa CPU dan grafis terintegrasi, bukan akselerasi AI khusus.

Radeon 780M dan USB4 Jadi Daya Tarik Utama

Untuk urusan grafis, Ares Mini R78D mengandalkan Radeon 780M. GPU terintegrasi ini cukup kuat untuk menjalankan banyak game kelas AAA pada resolusi 1080p, asalkan pengaturan grafis diturunkan ke level rendah dan fitur penskalaan resolusi digunakan. Hasil akhirnya tentu bergantung pada kapasitas RAM, konfigurasi memori dual-channel, serta optimalisasi masing-masing game.

Jika performa Radeon 780M belum mencukupi, pengguna dapat memanfaatkan port USB4 untuk memasang eGPU. Dukungan ini memungkinkan mini PC terhubung ke kartu grafis desktop eksternal, sehingga potensinya bisa berkembang dari komputer kerja ringkas menjadi mesin gaming yang lebih serius. Meski demikian, USB4 biasanya tidak seefisien OCuLink untuk koneksi eGPU karena bandwidth dan overhead koneksinya dapat membatasi performa kartu grafis tertentu.

Konektivitas Lengkap dan Ruang Upgrade

Hasee membekali perangkat ini dengan lima port USB 3.0 Type-A, satu USB 2.0 Type-A, satu USB Type-C dengan spesifikasi yang belum dirinci, dua port Ethernet, HDMI 2.1, DisplayPort 1.4, serta jack audio 3,5 mm. Kehadiran dua port Ethernet menarik bagi pengguna yang membutuhkan koneksi jaringan terpisah, seperti server rumahan, workstation jaringan, atau sistem virtualisasi sederhana.

Untuk penyimpanan, tersedia dua slot M.2 yang mendukung SSD PCIe 4.0. Kapasitas resmi maksimum belum dijelaskan, tetapi setiap slot secara teknis berpotensi menampung SSD berkapasitas besar. Sementara itu, dua slot SO-DIMM mendukung RAM DDR5 hingga kecepatan 5.600 MHz. Kapasitas RAM maksimal juga belum dikonfirmasi secara resmi, sehingga pembeli perlu menunggu daftar kompatibilitas sebelum memasang modul berkapasitas tinggi.

Harga Murah, tetapi Barebone Punya Konsekuensi

Hasee Ares Mini R78D dibanderol mulai sekitar Rp4,5 jutaan (1.999 Yuan) di China. Harga tersebut terlihat agresif, tetapi merupakan harga barebone tanpa RAM dan SSD. Setelah menambahkan memori, penyimpanan, dan kemungkinan sistem operasi, total biaya pembelian akan meningkat. Karena itu, perangkat ini paling menarik bagi pengguna yang sudah memiliki komponen atau ingin memilih sendiri kapasitas RAM dan SSD.

Ketersediaan globalnya juga belum menjadi kepastian meski Hasee memiliki kehadiran di sejumlah pasar. Bagi konsumen Indonesia, biaya impor, garansi, dan dukungan purnajual harus diperhitungkan. Secara keseluruhan, Ares Mini R78D menawarkan fondasi menarik untuk PC mungil: prosesor delapan core, grafis terintegrasi mumpuni, konektivitas modern, serta opsi eGPU. Namun, absennya OCuLink, konfigurasi barebone, dan ketidakjelasan distribusi membuatnya lebih cocok bagi pengguna teknis yang siap merakit sendiri daripada pembeli yang menginginkan perangkat siap pakai.

TERKAIT

TERKAIT