Keterbatasan memori sistem sering kali menjadi hambatan utama ketika pengguna mencoba menjalankan model bahasa besar atau large language models secara lokal. Memahami tantangan tersebut, produsen PC asal Tiongkok, Mechrevo, tengah bersiap meluncurkan lini perangkat terbaru bernama Master Road X10 yang membawa pendekatan tidak biasa pada sektor penyimpanan.
Perangkat ini mengombinasikan platform perangkat keras Nvidia RTX Spark dengan teknologi penyimpanan khusus berjuluk AI SSD. Melalui inovasi ini, Mechrevo mengeklaim perangkatnya mampu mengakomodasi model kecerdasan buatan berskala masif hingga 122 miliar parameter tanpa harus sepenuhnya bergantung pada ketersediaan memori RAM konvensional.
Arsitektur Nvidia RTX Spark dan Dukungan Memori Unified
Master Road X10 dirancang secara spesifik sebagai sebuah mini PC yang berfokus penuh pada pemrosesan beban kerja kecerdasan buatan secara lokal. Jantung dari platform ini bertumpu pada teknologi Nvidia RTX Spark, sebuah konfigurasi perangkat keras yang memadukan prosesor 20-core Grace CPU dengan pengolah grafis Blackwell yang mengusung hingga 6.144 CUDA cores.
Intel GPU D270 Hadirkan Kapasitas Memori 480GB, Fokus Penuh untuk AI Tanpa Fitur Grafis 3D
Platform tersebut turut menawarkan dukungan kapasitas memori terpadu atau unified memory berjenis LPDDR5X hingga sebesar 128 GB. Meskipun spesifikasi maksimal dari platform tersebut telah diumumkan oleh Nvidia, pihak Mechrevo masih belum memberikan konfirmasi resmi mengenai konfigurasi memori pasti yang akan disematkan pada unit komersial Master Road X10.
Teknologi AI SSD untuk Model Berkapasitas Masif
Daya tarik utama dari perangkat ini terletak pada komponen penyimpanan internal yang dikembangkan sendiri oleh perusahaan. Alih-alih mengandalkan memori sistem atau DRAM secara eksklusif, teknologi AI SSD buatan Mechrevo sanggup mengalihkan sebagian beban model kecerdasan buatan yang berukuran besar dari DRAM menuju komponen memori flash NAND.
Tidak hanya berfungsi sebagai penyimpan data tambahan, sistem penyimpanan ini juga diklaim mampu menyimpan serta menggunakan kembali konteks yang telah diproses sebelumnya. Mekanisme tersebut secara teoretis mampu memangkas redundansi komputasi serta meminimalkan waktu tunggu pemuatan model saat pengguna menjalankan aplikasi kecerdasan buatan.
Klaim Performa Laboratorium dan Catatan Kritis
Dalam presentasi sebelumnya, Mechrevo sempat memamerkan potensi teknologi penyimpanan cerdas ini dengan menyebutkan peningkatan kapasitas beban kerja model hingga 5,7 kali lipat. Perusahaan juga mengeklaim adanya percepatan pada tahap prefill mencapai 95 persen berkat penggunaan solusi tersebut.
Kendati demikian, para pengamat teknologi menyarankan agar publik bersikap objektif menanggapi klaim di atas. Perangkat penyimpanan berbasis NAND flash memiliki kecepatan transfer data yang jauh lebih lambat jika dibandingkan dengan DRAM. Kapasitas penampungan model yang besar pada SSD tidak otomatis menjamin lonjakan kecepatan inferensi secara instan di dunia nyata.
Hingga saat ini, pihak pabrikan belum menerbitkan dokumen benchmark mendetail, pengaturan kuantisasi model, maupun parameter pengujian laboratorium untuk membuktikan klaim tersebut. Informasi terkait kapasitas AI SSD, opsi konektivitas fisik, jadwal rilis resmi, hingga estimasi harga jual di pasaran juga masih tertutup rapat.

