ASUS resmi meluncurkan konfigurasi baru untuk lini produk laptop populer mereka, yakni ASUS Vivobook S14 dan Vivobook S16, di sejumlah pasar global. Kedua varian laptop ini kini ditenagai oleh prosesor Intel Core 7 350 yang dipadukan dengan memori LPDDR5X 16 GB serta penyimpanan SSD 512 GB. Langkah ini memberikan opsi segar bagi konsumen yang membutuhkan laptop harian berkinerja tinggi namun tetap hemat daya.
Meskipun berbagi platform dapur pacu yang identik, kedua lini perangkat ini menyasar segmen pengguna yang berbeda melalui ukuran layar dan refresh rate. Varian 16 inci hadir membawa keunggulan visual yang lebih mulus untuk produktivitas maupun hiburan ringan.
Dapur Pacu Intel Core 7 350 dan Dukungan NPU AI
Sektor performa menjadi daya tarik utama pada pembaharuan spesifikasi ASUS Vivobook S14 dan Vivobook S16 ini. Prosesor Intel Core 7 350 mengusung konfigurasi 6 core dengan kecepatan clock maksimal mencapai 4,8 GHz. Prosesor efisien ini disandingkan dengan pemroses grafis terintegrasi Intel Graphics untuk menangani beban visual harian.
Kehadiran NPU terintegrasi menambah pemrosesan AI hingga 17 TOPS. Pemrosesan lokal jadi lebih lancar.
Untuk urusan memori, ASUS menyematkan RAM 16 GB LPDDR5X yang terpasang langsung pada papan utama (soldered) sehingga tidak dapat ditingkatkan di kemudian hari. Namun, pengguna masih mendapatkan fleksibilitas pada sektor ruang penyimpanan internal berkat ketersediaan slot M.2 2280 PCIe 4.0 SSD berkapasitas 512 GB yang bisa diganti jika membutuhkan kapasitas lebih lapang.
Layar 144 Hz dan Bobot Ringan untuk Mobilitas
Perbedaan paling nyata di antara kedua model terletak pada sektor panel layar. ASUS Vivobook S14 dibekali layar IPS 14 inci beresolusi 1920 x 1200 piksel dengan rasio aspek 16:10, tingkat kecerahan hingga 300 nits, cakupan warna 100% sRGB, serta refresh rate standar 60 Hz. Layar ini sangat ideal bagi pengguna dengan tingkat mobilitas tinggi.
Sementara itu, ASUS Vivobook S16 membawa panel IPS 16 inci beresolusi sama. Model ini istimewa karena dibekali refresh rate 144 Hz.
Pengalaman visual terasa jauh lebih responsif. Navigasi antarmuka dan pergerakan kursor terasa sangat mulus di mata pengguna. Dari segi desain fisik, Vivobook S14 memiliki bobot yang tergolong ringan yaitu 1,2 kg, sedangkan Vivobook S16 berbobot 1,5 kg.
Daya Tahan Baterai Panjang dan Port Efisien
Meskipun ukuran fisiknya berbeda, ASUS menyematkan kapasitas baterai yang persis sama pada kedua varian, yakni 52,5 Wh. Efisiensi daya dari arsitektur prosesor Intel Core 7 350 memungkinkan laptop ini bertahan sangat lama dalam skenario penggunaan harian.
ASUS mengklaim Vivobook S14 sanggup memutar video secara nonstop hingga lebih dari 20 jam. Di sisi lain, Vivobook S16 mampu mencatatkan waktu putar video lebih dari 15 jam dalam satu kali pengisian daya penuh.
Konektivitas yang ditawarkan terbilang sangat lengkap tanpa memerlukan banyak adapter tambahan. ASUS menyediakan dua port USB-C yang mendukung DisplayPort dan Power Delivery, dua port USB-A, port HDMI 2.1 TMDS, serta colokan audio 3,5 mm. Dukungan koneksi nirkabel Wi-Fi 6, Bluetooth 5.4, serta webcam beresolusi 1080p turut melengkapi paket penjualan.
Harga Global dan Variasi Ketersediaan Pasar
Penetapan harga untuk konfigurasi baru ASUS Vivobook S14 dan Vivobook S16 ini bervariasi bergantung pada wilayah pemasaran. Di India, Vivobook S14 (S5452MA-TM198WS) dibanderol dengan harga Rp23,3 jutaan (₹110,990), sementara Vivobook S16 (S5652MA-TK191WS) dipasarkan seharga Rp23,9 jutaan (₹113,990).
Pasar Singapura menawarkan opsi menarik. Vivobook S14 (S5452MA-TM224W) dijual seharga Rp24,3 jutaan (S$1,749) setelah mendapat potongan dari harga normal Rp29,2 jutaan (S$2,099).
Di kawasan Eropa, konsumen di Italia dapat memboyong Vivobook S16 (S5652MA-TK186W) dengan banderol Rp20,5 jutaan (€999). Di Polandia, varian Vivobook S16 (S5652MA-TK107W) dipatok Rp22,6 jutaan ($1,276), sedangkan di Serbia model Vivobook S16 (S5652MA-TK122) ditawarkan pada kisaran Rp18,6 jutaan ($1,051). Seluruh unit standar secara umum sudah dibekali sistem operasi Windows 11 Home.



