Laptop Lenovo 120 Hz Ini Turun 48 Persen, Apa Risikonya?

Lenovo IdeaPad Slim 5x dengan Snapdragon X2 Plus kini sekitar Rp13,7 jutaan. Baterainya awet, tetapi kompatibilitas aplikasi Windows ARM wajib diperhatikan.

Penulis: Yokoyama
Tanggal: Kamis, 27 Agustus 2026 pukul 13.06
Lenovo IdeaPad Slim 5x dengan layar 120 Hz dan desain perak
Lenovo IdeaPad Slim 5x menawarkan layar IPS 120 Hz, Snapdragon X2 Plus, dan baterai tahan lama.
Lenovo

Lenovo memangkas harga IdeaPad Slim 5x hingga 48 persen melalui penjualan di toko online resminya di Amerika Serikat. Varian 15 inci ini kini ditawarkan sekitar Rp13,7 jutaan ($775,5) dari harga normal, tetapi promo tersebut bersifat terbatas dan belum menjadi penanda ketersediaan resmi di Indonesia.

Di balik harga promosi, laptop ini membawa Snapdragon X2 Plus X2P-42, RAM LPDDR5X 16 GB, penyimpanan SSD PCIe Gen 4 512 GB, serta layar IPS 15,3 inci dengan resolusi 1200p dan refresh rate 120 Hz. Kombinasi tersebut terlihat menarik untuk kerja harian, tetapi platform Windows berbasis ARM masih menyimpan kompromi penting.

Spesifikasi Lenovo IdeaPad Slim 5x yang Ditawarkan

Foto tampak port belakang dan konektivitas I/O Laptop Lenovo 120 Hz Ini Turun 48 Persen, Apa Risikonya?
Tampak susunan port I/O dan konektivitas pada Laptop Lenovo 120 Hz Ini Turun 48 Persen, Apa Risikonya?. (Foto: Lenovo)

Daya tarik utama IdeaPad Slim 5x ada pada layarnya. Panel IPS sentuh beresolusi 1200p menawarkan refresh rate 120 Hz, sehingga perpindahan jendela, scrolling, dan animasi terasa lebih mulus dibanding layar 60 Hz. Lenovo juga mengklaim cakupan warna 100 persen sRGB. Pengujian sebelumnya menemukan tingkat kecerahan sekitar 400 nit, cukup untuk penggunaan dalam ruangan, tetapi belum ideal ketika dipakai di bawah sinar matahari langsung.

Desainnya mengusung bodi minimalis berwarna perak dengan engsel yang dapat dibuka hingga 180 derajat. Lenovo turut menyematkan webcam 1080p IR dengan penutup privasi, mikrofon ganda, dan dua speaker 2 watt. Port yang tersedia mencakup dua USB-A 5 Gbps, dua USB-C 10 Gbps dengan pengisian daya hingga 65 watt, HDMI 2.1, serta slot microSD. Konektivitas nirkabelnya sudah mendukung Wi-Fi 7 dan Bluetooth 5.4.

Snapdragon X2 Plus Kencang, tetapi Tidak Selalu Kompatibel

Foto tampak penampang atas Laptop Lenovo 120 Hz Ini Turun 48 Persen, Apa Risikonya?
Tampilan dari sisi atas Laptop Lenovo 120 Hz Ini Turun 48 Persen, Apa Risikonya?. (Foto: Lenovo)

Snapdragon X2 Plus diklaim mampu menyaingi AMD Ryzen 9 7940HS dalam sejumlah pengujian multi-threaded sintetis. Artinya, untuk pekerjaan berbasis browser, pengolah dokumen, konferensi video, dan konsumsi media, performanya seharusnya lebih dari cukup. Adreno X2-45 juga dapat menangani tugas grafis ringan dan gim kasual.

Namun, angka benchmark tidak otomatis mencerminkan pengalaman semua pengguna. Banyak aplikasi Windows profesional dan gim masih dirancang untuk prosesor x86, sehingga harus berjalan melalui lapisan emulasi. Dampaknya dapat berupa penurunan performa, konsumsi daya lebih tinggi, atau bahkan masalah kompatibilitas. Laptop ini lebih aman dipilih oleh pengguna yang sebagian besar bekerja lewat browser dan aplikasi populer yang sudah mendukung Windows on ARM.

Baterai Tahan Lama, Upgrade Terbatas

Lenovo menggunakan baterai 54,7 Wh, kapasitas yang tergolong kecil untuk laptop 15 inci. Meski demikian, efisiensi Snapdragon X2 Plus membuatnya mampu bertahan lebih dari 20 jam dalam pengujian pemutaran video 4K. Dalam pemakaian nyata, angka tersebut tentu bergantung pada tingkat kecerahan layar, aplikasi, koneksi internet, dan beban kerja.

Kompromi lain terdapat pada RAM 16 GB yang disolder sehingga tidak dapat ditingkatkan setelah pembelian. SSD 512 GB masih bisa diganti karena menggunakan rumah M.2 2242, memberikan ruang upgrade yang lebih masuk akal. Dengan harga sekitar Rp13,7 jutaan, IdeaPad Slim 5x menawarkan layar cepat, baterai impresif, dan konektivitas modern. Namun, pembeli yang memakai aplikasi teknik, kreatif, atau gim tertentu sebaiknya memeriksa dukungan Windows ARM terlebih dahulu agar diskon besar ini tidak berubah menjadi sumber masalah.

TERKAIT

TERKAIT