Bosgame diam-diam menambah mini PC baru bernama E5 Plus ke dalam lini produknya. Perangkat ini mencoba menarik pembeli dengan harga relatif murah, dukungan hingga tiga monitor 4K, serta dua port Ethernet 2,5 Gigabit. Namun, daya tarik tersebut dibayangi pemakaian prosesor lama dan halaman produk yang memuat banyak informasi tidak relevan.
Dalam konfigurasi dasar, Bosgame E5 Plus dibekali AMD Ryzen 3 5400U, RAM DDR4 8 GB, dan SSD 256 GB. Harganya tercantum mulai sekitar Rp7,8 jutaan (440 dolar AS) untuk promo terbatas, sementara harga normalnya berada di kisaran Rp8,8 jutaan (499 dolar AS). Ada pula tombol “Add to Cart” yang menampilkan harga sekitar Rp4,2 jutaan (240 dolar AS), tetapi angka tersebut tampaknya merupakan kesalahan pada halaman penjualan.
Ryzen Lama, tetapi Masih Cukup untuk Komputasi Harian
Ryzen 3 5400U merupakan chip mobile berbasis arsitektur Zen 3 yang sudah berumur beberapa tahun. Prosesor ini memiliki empat inti dan delapan thread, dengan kecepatan maksimum hingga 4,0 GHz. Untuk pekerjaan seperti mengetik, menjelajah internet, rapat video, menjalankan aplikasi kasir, atau memutar media, performanya masih tergolong memadai.
Di sisi grafis, chip tersebut mengandalkan Radeon Vega iGPU. Kemampuan ini bukan ditujukan untuk gaming modern, apalagi pekerjaan kreatif berat. Mini PC ini lebih masuk akal dipakai sebagai komputer kantor ringkas, perangkat media center, mesin administrasi, atau komputer rumahan yang disambungkan ke banyak layar.
Konektivitas Menjadi Nilai Jual Utama
Bosgame E5 Plus menawarkan port yang cukup lengkap untuk ukuran mini PC terjangkau. Tersedia dua port Ethernet 2,5 Gigabit, HDMI, DisplayPort, serta USB Type-C yang mendukung keluaran video. Kombinasi tersebut memungkinkan perangkat menggerakkan hingga tiga layar 4K secara bersamaan.
Port lainnya terdiri dari dua USB 2.0 Type-A dan dua USB 3.2 Type-A. Konektivitas nirkabelnya masih menggunakan Wi-Fi 5 dan Bluetooth, bukan standar Wi-Fi 6 yang lebih baru. Bosgame juga menyebut dukungan upgrade hingga RAM 64 GB dan penyimpanan 4 TB, tetapi pembeli harus menyediakan serta memasang komponen tambahan itu sendiri.
Halaman Produk Membuat Pembelian Perlu Diwaspadai
Masalah terbesar E5 Plus bukan hanya usia hardwarenya, melainkan kredibilitas informasi penjualannya. Halaman produk mencampur materi promosi dari beberapa mini PC yang tidak berkaitan. Salah satu gambar bahkan menampilkan perangkat bermerek Acemagic, bukan Bosgame E5 Plus.
Halaman tersebut juga menyebut komponen yang jelas tidak sesuai, termasuk Ryzen AI Max+ 395, Ryzen 9 7940HS, RAM DDR5-5600, dan Wi-Fi 6. Kesalahan ketik serta spesifikasi yang keliru membuat calon pembeli sebaiknya tidak menjadikan halaman itu sebagai satu-satunya rujukan. Verifikasi langsung mengenai isi paket, jenis SSD, konfigurasi RAM, garansi, dan harga final sangat penting sebelum membayar.
Secara desain, E5 Plus tampaknya lebih merupakan revisi dari Bosgame E5 ketimbang produk yang sepenuhnya baru. Perubahan utamanya adalah penggantian Ryzen 3 5300U dengan Ryzen 3 5400U, peningkatan dari Ethernet 1 Gigabit menjadi dua port 2,5 Gigabit, serta penataan ulang konektor. Dengan prosesor lawas dan harga promo yang tidak terlalu rendah, perangkat ini hanya menarik bagi pembeli yang benar-benar membutuhkan format ringkas serta banyak koneksi layar.