TCL melalui anak perusahaan manufaktur layarnya, CSOT, kembali menyedot perhatian industri teknologi dengan memamerkan konsep monitor OLED portabel berdesain lipat tiga (tri-fold). Inovasi layar fleksibel ini dirancang unik karena mampu bertransformasi dari ukuran ringkas 16 inci menjadi bentangan layar ultrawide seluas 28 inci, memberikan solusi produktivitas tingkat tinggi bagi para profesional berorientasi mobilitas.
Meskipun belum dipasarkan secara masal dan belum memiliki harga resmi, kehadiran konsep monitor fleksibel ini menjadi petunjuk penting ke mana arah perkembangan layar laptop dan monitor sekunder di masa depan. Keistimewaan perangkat ini tak hanya terletak pada mekanisme engsel lipat gandanya, tetapi juga pada metode manufaktur Inkjet Printing OLED (IJP OLED) yang jauh lebih hemat biaya ketimbang pemrosesan OLED tradisional.
Desain Tri-Fold Tipis dengan Radius Tekukan 1,8 mm
Berbeda dari perangkat lipat fleksibel pada umumnya yang hanya memiliki satu garis lipatan, monitor portabel TCL CSOT ini mengusung dua garis engsel lipat vertikal. Saat dibentangkan sepenuhnya, panel OLED ini menyajikan ruang kerja ekstra luas tanpa harus mengorbankan portabilitas. Pengguna dapat dengan mudah melipatnya kembali hingga seukuran layar laptop standar 16 inci dan memasukannya ke dalam tas kerja.
Sisi rekayasa teknis panel ini juga terbilang mengagumkan. CSOT berhasil merancang panel fleksibel ini dengan radius tekukan (bend radius) hanya 1,8 mm. Lebih lanjut, saat seluruh bagian layar dibuka penuh, ketebalan bodi utamanya hanya mencapai 4,48 mm. Kombinasi rancangan ini memungkas batasan antara layar laptop konvensional dan tablet layar gulung futuristik.
Teknologi Inkjet Printing OLED: Solusi Hemat Biaya Produksi
Daya tarik terbesar dari pameran inovasi TCL ini sebenarnya terletak pada proses manufakturnya. Sebagian besar layar OLED komersial saat ini dibuat menggunakan teknik pembuangan vakum dengan Fine Metal Mask (FMM) untuk menempelkan subpiksel merah, hijau, dan biru. Proses konvensional ini dikenal rumit, membuang banyak material organik, dan membutuhkan biaya investasi pabrik yang sangat tinggi.
Sebaliknya, IJP OLED bekerja mirip seperti printer inkjet kertas di mana materi organik langsung 'dicetak' secara presisi di atas substrat kaca atau plastik. Analis industri dan produsen panel mencatat bahwa metode pencetakan langsung ini dapat menghemat efisiensi bahan secara signifikan dan berpotensi memangkas biaya produksi hingga 35 persen dibandingkan metode konvensional. Eliminasi masker logam juga mempermudah proses pembuatan panel lipat berukuran besar.
Lini Panel IJP OLED TCL dan Masa Depan Monitor Portabel
Selain memamerkan monitor lipat 28 inci, TCL CSOT turut menyoroti kematangan ekosistem IJP OLED mereka dengan menghadirkan beberapa panel pendukung lainnya. Di antaranya adalah panel laptop IJP OLED 14 inci beresolusi 2K dengan cakupan warna 99% DCI-P3 dan lapisan anti-glare, serta pembaruan panel monitor IJP OLED 27 inci 4K 120Hz dengan tingkat kecerahan puncak mencapai 500 nits.
Walaupun monitor lipat tiga 28 inci ini masih berstatus sebagai prototipe showcase, langkah agresif TCL dalam mengomersialkan teknik cetak IJP OLED membuka peluang besar hadirnya gawai berlayar fleksibel dengan harga yang jauh lebih terjangkau bagi konsumen luas di masa mendatang.



