Asahi Linux segera merilis dukungan resmi untuk perangkat Mac bertenaga Apple Silicon M3 dalam beberapa pekan ke depan. Proyek rekayasa balik (reverse-engineering) ini berhasil mengatasi berbagai rintangan hardware macOS, sekaligus membuka jalan awal untuk adopsi chip generasi M4 dan M5.
Lompatan Besar Asahi Linux di Apple Silicon M3
Pengembangan Asahi Linux untuk lini Apple M3 mencatat progres signifikan setelah pertama kali dipamerkan dalam kondisi semi-fungsional pada awal tahun. Tim pengembang mengonfirmasi bahwa sebagian besar komponen perangkat keras utama kini telah berjalan stabil dan siap memasuki tahap rilis publik.
Meski Image Signal Processor (ISP) kamera bawaan memiliki arsitektur serupa dengan lini M2, tim harus merancang driver baru guna mengatasi galat inisialisasi spesifik pada varian M3 Max. Selain itu, sektor audio dan konektivitas periferal juga mendapat pembaruan menyeluruh.
Daftar Komponen M3 yang Berhasil Ditaklukkan:
• Mikrofon Internal: Penyesuaian koefisien desimator High Frequency dan perbaikan pesan inisialisasi audio.
• USB Controller ACE3: Rekayasa balik sukses pada chip kontroler USB Type-C ACE3 yang eksklusif disematkan di varian M3 Pro dan M3 Max (berbeda dari ACE2 pada M3 reguler).
• ATCPHY & Konektivitas: Dukungan penuh sinyal USB3, DisplayPort, serta protokol Thunderbolt.
• Firmware GPU: Penyelarasan firmware Application Binary Interface (ABI) pengontrol layar agar sinkron dengan struktur macOS terbaru.
Tantangan Berat Menanti di Chip Apple M4 dan M5
Setelah menuntaskan fondasi M3, fokus tim Asahi Linux langsung beralih ke Apple M4 serta rancangan awal untuk Apple M5. Transisi ke platform anyar ini membawa rintangan teknis yang lebih kompleks akibat perubahan fundamental pada firmware sistem Apple.
Hambatan Teknis yang Sedang Ditangani:
• Firmware NVMe macOS 15: Perubahan drastis (breaking change) pada kontroler media penyimpanan yang sempat memutus kompatibilitas Linux.
• Stabilitas Multi-Core CPU: Perbaikan bug kritis yang sebelumnya memicu sistem crash sesaat setelah proses booting ketika lebih dari satu inti CPU diaktifkan.
• Enumerasi PCIe: Normalisasi jalur PCIe agar perangkat keras yang terhubung ke bus dapat terbaca sempurna di Linux.
• Isu WFI (Wait-For-Interrupt): Penyesuaian instruksi daya prosesor untuk efisiensi komputasi optimal.
Kendati purwarupa Linux di Apple M4 dan M5 sudah mulai menunjukkan tanda-tanda kehidupan, tim pengembang menegaskan bahwa versi ini masih berada dalam fase eksperimental tertutup dan belum siap diuji coba oleh pengguna umum.