Acer secara diam-diam resmi meluncurkan laptop ultrabook terbarunya, Swift Air 14, untuk pasar Asia Tenggara dan Eropa. Laptop yang sebelumnya sempat diperkenalkan pada ajang Computex 2026 ini hadir sebagai pesaing langsung MacBook Neo buatan Apple. Acer membekali perangkat ini dengan kombinasi bodi alumunium yang kokoh namun tetap ringan, daya tahan baterai panjang, serta performa mumpuni untuk mobilitas tinggi.
Langkah Acer ini mempertegas persaingan ketat pada segmen laptop tipis berkinerja tinggi. Dengan mengandalkan platform arsitektur terbaru dari Intel, Swift Air 14 menyasar para profesional muda dan mahasiswa yang membutuhkan perangkat kerja tangguh tanpa harus terikat pada ekosistem macOS.
Desain Ringkas Alumunium dengan Layar IPS 120Hz
Dari segi desain, Acer Swift Air 14 tampil elegan dengan sasis berbahan alumunium yang memberikan kesan kokoh sekaligus premium. Meskipun dibalut material logam, laptop ini memiliki bobot yang sangat ringan, yakni hanya 1,19 kg. Hal ini menjadikannya sangat nyaman untuk dibawa beraktivitas seharian di dalam tas tanpa membebani pundak pengguna.
Sektor visual menjadi salah satu nilai jual utama laptop ini. Swift Air 14 dibekali layar IPS berukuran 14 inci yang sudah mendukung refresh rate 120 Hz dan tingkat kecerahan hingga 350 nits. Kehadiran refresh rate tinggi ini memastikan navigasi antarmuka, pergerakan kursor, hingga animasi saat bekerja terasa jauh lebih mulus dibandingkan layar laptop standar 60 Hz pada umumnya.
Performa Intel Wildcat Lake dan Efisiensi Baterai 19 Jam
Dapur pacu Acer Swift Air 14 ditenagai oleh jajaran prosesor Intel Wildcat Lake terbaru yang menawarkan efisiensi daya dan kinerja komputasi optimal. Pengguna dapat memilih opsi prosesor mulai dari Intel Core 3 304, Core 5 320, hingga Core 7 350. Untuk urusan memori, Acer menyediakan konfigurasi RAM hingga 12 GB yang dipadukan dengan media penyimpanan SSD NVMe berkapasitas 512 GB.
Kelebihan lain yang sangat menonjol terletak pada sektor daya tahan. Berbekal baterai berkapasitas 70 Wh, Acer mengklaim bahwa Swift Air 14 mampu bertahan hingga 19 jam untuk pemutaran video secara terus-menerus dan hingga 16 jam saat digunakan untuk berselancar di internet. Daya tahan ekstra ini tentu memanjakan pengguna yang sering bekerja di luar ruangan tanpa perlu khawatir mencari colokan listrik.
Opsi Varian dan Estimasi Harga Resmi
Di pasar Singapura dan Eropa, Acer menawarkan Swift Air 14 dalam beberapa varian spesifikasi dengan estimasi harga konversi sebagai berikut:
• Intel Core 3 304 (RAM 8 GB / SSD 512 GB): dibanderol sekitar Rp15,8 jutaan (SGD 1,199).
• Intel Core 5 320 (RAM 8 GB / SSD 512 GB): dibanderol sekitar Rp16,3 jutaan (€799) atau sekitar Rp17,1 jutaan (SGD 1,299).
• Intel Core 5 320 (RAM 12 GB / SSD 512 GB): dibanderol sekitar Rp18,4 jutaan (SGD 1,399).
• Intel Core 7 350 (RAM 12 GB / SSD 512 GB): dibanderol sekitar Rp21,1 jutaan (SGD 1,599) hingga Rp24,5 jutaan (€1,199).
Sementara untuk pasar Amerika Serikat, laptop ini dipastikan akan segera menyusul dengan harga rilis mulai dari Rp12,3 jutaan ($699) untuk varian Core 5 320 dengan RAM 8 GB. Kehadiran Swift Air 14 semakin melengkapi jajaran laptop tipis Acer bersama varian Swift Air 16 dan Swift Blade 14.



