Amplitude Studios resmi mengumumkan Humankind 2, sekuel game strategi berbasis giliran (turn-based strategy) yang dijadwalkan meluncur untuk platform PC pada tahun 2027. Perdana diperkenalkan dalam ajang Gamescom Opening Night Live pada 25 Agustus 2026, penerus game populer keluaran 2021 ini kini sudah membuka pendaftaran wishlist resmi di toko digital Steam.
Mengusung pondasi utama dari seri perdananya, Humankind 2 mengajak pemain membangun kota, meriset teknologi, menggalang aliansi diplomatik, hingga memimpin pasukan militer. Pemain akan membimbing peradaban mereka dari pemukiman awal era purba menuju era modern. Setiap pergantian zaman membawa transformasi mendalam bagi lanskap peradaban serta kondisi geografis dunia di sekitarnya.
Evolusi Kebudayaan Lebih Dalam dan 70 Peradaban
Sistem evolusi kebudayaan mendapatkan perombakan total pada sekuel ini. Setiap memasuki era baru, pemain dapat mengadopsi budaya spesifik yang memperdalam identitas unik peradaban mereka. Pembukaan tradisi khusus kini diakses melalui pohon kemajuan budaya (cultural progression trees) yang lebih tersusun. Langkah ini dirancang untuk memberikan kontinuitas serta personalisasi yang lebih konsisten sepanjang lintasan sejarah.
Pemain bebas memilih untuk setia pada alur sejarah dunia asli atau menciptakan jalan alternatif. Variasi peradaban dipastikan semakin melimpah. Sekuel ini dipastikan menyajikan lebih dari 70 kebudayaan yang dapat dimainkan. Jumlah tersebut meningkat sepuluh kebudayaan dibanding seri pertamanya. Kebudayaan baru yang telah dikonfirmasi mencakup Saqqaq, Etruscan, hingga Scythian.
Dinamika Iklim yang Mengubah Peta Strategi
Inovasi mekanis paling signifikan terletak pada simulasi iklim global yang terus berubah sepanjang era. Peta strategi tidak lagi bersifat statis. Pemain wajib menyesuaikan tata kota dan roda ekonomi terhadap pergeseran biome lingkungan. Perubahan alam ini menuntut pertimbangan cermat saat mengeksploitasi sumber daya vital.
Keputusan ekonomi jangka pendek dapat memicu konsekuensi ekologis yang bertahan hingga lintas generasi. Tantangan strategi kian kompleks. Pemain tidak hanya bersaing melawan faksi musuh, tetapi juga harus beradaptasi terhadap krisis alam yang mereka ciptakan sendiri.
Fitur First Tale dan Mode Historis Peta Bumi Asli
Melalui sesi ulasan gameplay pertama pada 15 Oktober 2026, Game Director Benoit Humbert dan Narrative Director Jeff Spock memperlihatkan alur permainan secara mendetail. Setiap sesi permainan akan diawali dengan mekanisme First Tale. Fitur ini merupakan mitos pendiri yang menentukan arah awal perjalanan peradaban pemain.
Salah satu contoh yang dipamerkan adalah Flood Tamer Tale yang terikat dengan peradaban Mesir Kuno. Pemain akan mengarungi perjalanan sejarah melintasi total enam era perkembangan. Pilihan pemain sangat menentukan. Setiap keputusan akan mengukir identitas unik dari peradaban yang dibangun.
Mode Historis dan Kolaborasi Komunitas Amplifiers
Satu penambahan utama lainnya adalah Mode Historis yang memungkinkan pemain merekonstruksi ulang sejarah bumi secara akurat. Pengembang merancang peta Bumi autentik yang dikembangkan bekerja sama dengan lebih dari 30 sejarawan profesional. Bumi nyata kini hadir. Pemain dapat mereka ulang peristiwa bersejarah atau membelokkan arah peradaban di atas peta dengan skala geografis asli.
Amplitude Studios juga menjanjikan perbaikan visual yang lebih menawan, antarmuka pengguna yang dimodernisasi, serta penyempurnaan mekanisme berdasarkan masukan pemain selama bertahun-tahun. Pengembangan game akan terus berjalan berdampingan dengan komunitas melalui platform Amplifiers. Pengguna dapat membagikan masukan, mendapatkan penghargaan, serta memantau perkembangan proyek secara langsung.

