Game parkour indie terbaru Where the Seeds Fall resmi membagikan demo gratis di platform Steam jelang peluncuran resminya pada 5 November 2026. Berbeda dari game platformer pada umumnya yang menuntut pemain memanjat setinggi mungkin, game ini justru mengajak pemain meluncur semakin dalam menuju perut bumi.
Pemain akan mengeksplorasi reruntuhan berbahaya dari dahan Pohon Dunia sembari menggendong seorang anak di punggung. Game ini menawarkan sajian visual yang memikat dan mekanisme pergerakan yang menantang. Mekanisme utama penurunan ini sudah bisa dijajal secara cuma-cuma tanpa dipungut biaya.
Menggendong Anak dan Menembus Kegelapan Perut Bumi
Latar cerita Where the Seeds Fall berpusat pada krisis ekologi tragis saat racun berbahaya bernama Blight mencemari permukaan tanah. Kondisi ini memaksa sisa-sisa peradaban manusia bertahan hidup di atas dahan Pohon Dunia yang amat raksasa. Pemain bertindak sebagai seorang prajurit yang ditugaskan di kawasan tersebut.
Tugas mulia bermula saat prajurit tersebut bertemu anak kecil misterius. Anak ini ditakuti warga Pohon Dunia. Merek menganggap sang anak sebagai pembawa malapetaka. Mengabaikan perintah atasan, sang prajurit memilih melindungi anak tersebut. Mereka pun memulai petualangan berbahaya kembali ke permukaan bumi.
Aksi parkour dalam game ini tidak sebatas melompat dan memanjat dinding biasa. Pemain harus bergerak lincah menelusuri reruntuhan lapuk sembari membawa sang anak di punggung. Angin kencang kerap menghempas lintasan. Ketepatan waktu menjadi kunci utama keselamatan.
Mekanik Bunga Bantal Penahan Jatuh dari Ketinggian
Salah satu daya tarik terbesar Where the Seeds Fall terletak pada sistem navigasi penurunannya. Menjatuhkan diri dari ketinggian ekstrem tentu akan sangat mematikan bagi karakter utama. Pengembang menyematkan mekanik unik berupa kuncup bunga penahan benturan.
Pemain dapat mengumpulkan kuncup bunga khusus di sepanjang perjalanan dan melemparnya ke area pendaratan bawah. Bunga akan mekar secara instan. Tumbuhan ini berfungsi sebagai bantal alami yang meredam dampak benturan keras dari ketinggian puluhan meter. Pendaratan pun menjadi aman.
Inovasi mekanik ini mengubah cara pandang pemain terhadap bahaya jatuh. Jurang terjal bukan lagi halangan mematikan, melainkan rute pintas jika diperhitungkan dengan cermat. Sensasi terjun bebas terasa sangat memicu adrenalin.
Coba Demo Gratis di Steam Sebelum Rilis Resmi
Peluncuran penuh Where the Seeds Fall dijadwalkan pada 5 November 2026 dengan banderol harga terjangkau, yakni sekitar Rp177 ribuan ($10). Pengembang mengizinkan calon pemain menjajal versi uji coba di Steam untuk merasakan sensasi rute penurunan selama 15 hingga 30 menit.
Demo ini menghadirkan seluruh kemampuan bergerak karakter sejak awal permainan. Pada versi penuhnya nanti, kemampuan tersebut akan terbuka secara bertahap. Versi demo sengaja dirancang lebih menantang agar pemain terbiasa dengan fleksibilitas kendali. Versi rilis resminya dipastikan memiliki pengenalan yang lebih ramah bagi pemula.
Sesi uji coba gratis ini murni berfokus pada pameran mekanik permainan tanpa membeberkan bocoran cerita. Pemain pemilik perangkat handheld juga bisa menikmati permainan ini dengan nyaman. Game ini sudah mengantongi status Verified untuk Steam Deck sebelum rilis.