Dunia game PC kembali dikejutkan oleh fenomena tak terduga dari ranah indie. Game simulasi kooperatif bertajuk How to Fish besutan Dazed Games berhasil mencatatkan rekor impresif di platform Steam dengan menembus angka lebih dari 268.000 pemain aktif secara bersamaan (concurrent players) sesaat setelah diluncurkan.
Pencapaian luar biasa ini membawa How to Fish melesat ke peringkat lima besar game paling ramai dimainkan di Steam, bahkan sempat menyalip judul-judul raksasa seperti Palworld, Apex Legends, hingga Rust. Game ini juga mengantongi lebih dari 13.000 ulasan pengguna dengan rating kepuasan mencapai 94 persen, membuktikan bahwa daya tariknya bukan sekadar hype sesaat.
Gameplay Absurd: Memancing Lalu Menghabisi Tangkapan dengan Shotgun
Secara konsep dasar, How to Fish adalah game simulasi memancing berbasis fisika yang dapat dimainkan bersama hingga empat orang pemain. Cerita bermula dari sekelompok karakter yang terdampar di pulau terpencil setelah insiden perahu. Pada fase awal, pemain harus mengumpulkan dan menjual kerang demi membeli joran pancing pertama mereka.
Namun, keunikan sebenarnya muncul begitu umpan berhasil menyambar ikan. Alih-alih langsung tersimpan rapi di dalam inventaris layaknya simulator konvensional, ikan yang tertangkap akan menggelepar heboh di daratan. Pemain dituntut untuk menghabisi tangkapan tersebut secara brutal menggunakan beragam persenjataan, mulai dari tangan kosong, pisau, brass knuckles, hingga shotgun dan sniper rifle. Sensasi inilah yang membuat komunitas menjulukinya sebagai 'Doom versi insang'.
Game ini juga memberikan penghargaan ekstra bagi pemain yang melakukan aksi akrobatik atau trick shot. Melempar ikan tinggi-tinggi ke udara lalu menembaknya tepat sasaran setelah berputar 360 derajat akan menghasilkan bonus koin yang lebih melimpah. Uang hasil tangkapan tersebut dapat dipakai untuk membuka pulau baru, memanggang burung camar, menantang bos monster laut, atau dipertaruhkan di meja rolet kasino lokal.
Formula Chaos Co-Op dan Harga Terjangkau Jadi Kunci Sukses
Kesuksesan instan How to Fish tidak lepas dari formula gameplay co-op yang mengutamakan kekacauan murni dan interaksi spontan antar-teman. Skema ini mengingatkan para gamer pada kesuksesan judul-judul viral sebelumnya seperti Content Warning dan PEAK. Menariknya, How to Fish memang mendapat dukungan finansial dan bimbingan langsung dari Evil Landfall, entitas yang terafiliasi dengan Landfall—penerbit berpengalaman di balik formula game co-op viral.
Selain sangat mudah dipotong menjadi konten klip video pendek yang lucu di platform media sosial seperti TikTok dan YouTube, strategi harga yang ramah kantong menjadi magnet kuat bagi komunitas gamer global. Game ini dibanderol dengan harga normal sekitar Rp120 ribuan ($7.99), dengan penawaran diskon peluncuran menjadi sekitar Rp79 ribuan ($4.95).
Kelebihan lain yang membuat game ini kian populer di kalangan pengguna PC handheld adalah kompatibilitasnya yang mulus di perangkat Steam Deck, memungkinkan pemain menikmati sesi memancing absurd ini di mana saja bersama teman satu tongkrongan.