Anbernic RG 55G1 Terungkap, Konsol Handheld Pertama Berotak Snapdragon

Anbernic resmi membeberkan spesifikasi RG 55G1, konsol handheld game berotak Snapdragon G1 Gen 2 dengan layar 1080p dan baterai 6.000 mAh.

Penulis: Yokoyama
Tanggal: Selasa, 25 Agustus 2026 pukul 23.03
Konsol genggam Anbernic RG 55G1 berlayar 5,5 inci dengan kontroler Hall Effect
Anbernic RG 55G1 membawa chipset Qualcomm Snapdragon G1 Gen 2 dan layar IPS Full HD 5,5 inci.
Anbernic

Anbernic kembali meramaikan pasar konsol game genggam (handheld) dengan mengungkap spesifikasi lengkap dari perangkat terbarunya, Anbernic RG 55G1. Setelah sempat memamerkan desain awalnya beberapa bulan lalu, produsen perangkat retro asal Tiongkok ini akhirnya membagikan detail teknis secara menyeluruh melalui video pembukaan kotak (unboxing) resmi. Langkah ini menandai era baru bagi Anbernic, mengingat perangkat ini menjadi konsol handheld pertama mereka yang mengusung prosesor buatan Qualcomm.

Kehadiran Anbernic RG 55G1 cukup menarik perhatian para pencinta game seluler dan emulasi. Pasalnya, alih-alih menggunakan chipset Unisoc atau MediaTek seperti pada generasi terdahulu, Anbernic kini mempercayakan dapur pacunya pada platform Qualcomm Snapdragon G1 Gen 2 Gaming Platform. Kehadiran chipset ini menjanjikan performa emulasi yang lebih stabil dan efisiensi daya yang teroptimasi untuk bermain game dalam durasi panjang.

Dapur Pacu Snapdragon dan Kemampuan Emulasi Game

Ilustrasi csm anbernic rg 55g1 emulation ee1ad20ade Anbernic RG 55G1 Terungkap, Konsol Handheld Pertama Berotak
Detail tampilan dan desain Anbernic RG 55G1 Terungkap, Konsol Handheld Pertama Berotak. (Foto: Qualcomm)

Di sektor performa, Qualcomm Snapdragon G1 Gen 2 dirancang khusus untuk mengotaki perangkat game portabel kelas menengah. Anbernic RG 55G1 akan hadir dalam dua varian kombinasi memori, yaitu RAM 4 GB dengan penyimpanan internal 64 GB, serta varian tertinggi RAM 8 GB dengan memori 128 GB. Pembeli yang membutuhkan ruang simpan tambahan untuk mengoleksi ribuan ROM game juga dapat memanfaatkan slot MicroSD yang sudah disediakan.

Meskipun wujud fisiknya sekilas menyerupai Nintendo Switch Lite, pembeli perlu memahami batasan performa gawai ini. Konsol ini diprediksi akan kesulitan mengeksekusi game berat native Nintendo Switch secara mulus. Namun, untuk emulasi konsol klasik seperti PlayStation 1, PSP, Nintendo 64, hingga beberapa game PC ringan menggunakan aplikasi pembantu seperti GameNative atau GameHub, konsol ini mampu menjalankannya dengan lancar. Selain itu, pengguna juga bisa memanfaatkan fitur cloud gaming serta streaming lokal dari PC rumah.

Visual 1080p dan Desain Ergonomis Kontroler

Ilustrasi csm anbernic rg 55g1 streaming 71ea978a50 Anbernic RG 55G1 Terungkap, Konsol Handheld Pertama Berotak
Detail tampilan dan desain Anbernic RG 55G1 Terungkap, Konsol Handheld Pertama Berotak. (Foto: Qualcomm)

Sektor visual menjadi salah satu nilai jual utama Anbernic RG 55G1. Konsol ini dibekali layar sentuh in-cell IPS berukuran 5,5 inci dengan resolusi Full HD (1920 × 1080 piksel). Layar beresolusi tinggi ini mampu menyajikan ketajaman grafis yang memanjakan mata, sangat ideal untuk menikmati game-game era modern maupun merender ulang grafis game retro agar terlihat lebih tajam.

Dari sisi kontrol dan kenyamanan genggaman, Anbernic menyematkan stik analog simetris berteknologi Hall Effect yang dilengkapi cincin lampu RGB cerah. Penggunaan sensor magnetik Hall Effect ini sangat krusial karena bebas dari risiko drift yang kerap menghantui stik analog konvensional. Tak hanya itu, tombol pemicu (trigger) juga sudah memakai sensor Hall Effect, disempurnakan dengan tombol bahu (shoulder buttons) berteknologi microswitch yang taktil dan responsif.

Daya Tahan Baterai dan Sistem Operasi Android 14

Untuk menopang sesi bermain game yang panjang, Anbernic membekali gawai ini dengan baterai berkapasitas besar 6.000 mAh. Pengisian daya dilakukan melalui port USB Type-C yang mendukung pengisian cepat 18W. Pihak produsen mengklaim bahwa kapasitas baterai ini mampu bertahan hingga 8 jam pemakaian dalam satu kali pengisian penuh, tergantung pada tingkat kecerahan layar dan beratnya game yang dimainkan.

Anbernic RG 55G1 berjalan di atas sistem operasi Android 14 yang dipadukan dengan antarmuka terbaru RG Home UI. Peluncur bawaan ini dirancang khusus untuk mempermudah navigasi pustaka game emulasi secara intuitif. Fitur pendukung lainnya juga tergolong lengkap, mulai dari kipas pendingin aktif di dalam bodi, pengeras suara stereo di bagian depan, mikrofon terintegrasi, hingga jack audio 3,5 mm. Konsol dengan dimensi 208 × 86 × 17 mm dan bobot 339 gram ini akan hadir dalam pilihan warna Black, Indigo, dan Retro Gray. Sayangnya, Anbernic belum mengumumkan tanggal rlis resmi serta banderol harganya ke publik.

TERKAIT

TERKAIT