EV & SMART MOBILITY / LIPUTAN KHUSUS

E-Motiv Shift Systems Kembangkan Transmisi Dua Percepatan Motor Listrik

/ E-Motiv Shift Systems merancang transmisi dua percepatan berbasis Zeroshift untuk motor listrik. Inovasi ini tingkatkan akselerasi dan efisiensi energi.

HANA LEE •
Konsep transmisi dua percepatan E-Motiv Shift Systems untuk motor listrik
Teknologi transmisi dua percepatan E-Motiv Shift Systems dirancang untuk meningkatkan akselerasi dan jangkauan tempuh motor listrik.
FOTO: Dok. E-Motiv Shift Systems

Perusahaan otomotif asal Inggris, E-Motiv Shift Systems, resmi memperkenalkan transmisi dua percepatan untuk motor listrik. Teknologi powershift ini dirancang khusus untuk memungkinkan perpindahan gigi secara mulus tanpa menghentikan penyaluran tenaga dari motor ke roda.

Selama ini, motor listrik identik dengan sistem transmisi satu percepatan (direct drive) karena karakter motor listrik yang memiliki rentang RPM luas serta torsi melimpah sejak putaran awal. Torsi instan menjadi keunggulan motor listrik. Namun, inovasi E-Motiv Shift Systems ini berpotensi merombak standar efisiensi serta performa sepeda motor berbasis EV Smart Mobility di masa depan.

Solusi Dilema Akselerasi dan Kecepatan Puncak

Dalam merancang sepeda motor listrik, para produsen biasanya dihadapkan pada pengorbanan rasio gigi. Rasio gigi pendek memberikan daya tarik yang sangat kuat saat mulai bergerak dari posisi diam. Namun, pilihan tersebut menekan kecepatan puncak kendaraan saat berada di jalur bebas hambatan. Sebaliknya, rasio gigi tinggi memberikan kecepatan maksimal yang lebih baik, tetapi mengurangi kelincahan akselerasi awal.

Inovasi ini mengubah aturan main. Hadirnya sistem transmisi dua percepatan dari E-Motiv Shift Systems mampu menggabungkan kedua keunggulan tersebut secara bersamaan. Pengemudi mendapatkan akselerasi awal yang responsif tanpa harus mengorbankan kecepatan maksimum di jalan lurus.

Selain meningkatkan respons berkendara, sistem transmisi ini membuat motor listrik bekerja lebih sering di rentang efisiensi optimalnya. Menurut klaim E-Motiv Shift Systems, teknologi ini tidak hanya mampu mempertajam Akselerasi Tinggi saat bermanuver, tetapi juga mengoptimalkan Efisiensi Baterai. Dampak positifnya adalah peningkatan jangkauan tempuh sepeda motor dalam sekali pengisian daya. Pihak produsen hingga kini belum merilis angka pasti terkait persentase peningkatan efisiensi tersebut.

Mengadopsi Basis Teknologi Zeroshift Tanpa Putus Tenaga

Secara teknis, pengembangan komponen ini mengacu pada basis teknologi Zeroshift. Sistem tersebut awalnya dikembangkan untuk kendaraan bermesin pembakaran internal. Berbeda dari sistem manual konvensional yang membutuhkan jeda tenaga saat tuas digerakkan, sistem Zeroshift memanfaatkan mekanisme cincin pengunci khusus (dog-engagement rings) yang memungkinkan perpindahan rasio gigi terjadi di bawah beban kerja penuh.

Mekanisme ini bekerja sangat mulus. Gigi berikutnya sudah mulai bertaut saat gigi sebelumnya masih menyalurkan torsi ke roda. Hasilnya, pengalihan tenaga berlangsung instan tanpa jeda yang mengganggu kestabilan berkendara. Perpindahan gigi terjadi tanpa jeda.

E-Motiv Shift Systems berhasil mengadaptasi prinsip kerja Zeroshift untuk diselaraskan dengan karakteristik penggerak listrik. Walaupun demikian, rincian mekanisme internal terbaru yang mereka gunakan pada transmisi khusus Motor Listrik ini masih dirahasiakan dari publik.

Jadwal Debut Publik di EICMA 2026 dan Pengujian Demo 1

Masyarakat otomotif dapat menyaksikan teknologi ini secara langsung dalam waktu dekat. Transmisi Dua Percepatan E-Motiv Shift Systems dijadwalkan melakukan debut publik resminya di ajang pameran sepeda motor internasional EICMA 2026 yang berlangsung di Milan, Italia, pada 3 hingga 8 November 2026.

Efisiensi daya menjadi fokus utama. Bersamaan dengan persiapan pameran tersebut, E-Motiv Shift Systems tengah merakit sepeda motor demonstrator khusus bernama Demo 1. Unit prototipe ini disiapkan sebagai sarana pengujian langsung di jalan raya guna menguji keandalan sistem dalam kondisi berkendara nyata.

Pengujian jalan dimulai awal 2027. Uji coba lapangan pada unit Demo 1 direncanakan berlangsung pada kuartal pertama (Q1) tahun 2027 mendatang untuk memastikan daya tahan komponen sebelum diproduksi secara massal.

TANYA JAWAB

FAQ Seputar E

Q1Mengapa motor listrik membutuhkan transmisi dua percepatan?
Transmisi dua percepatan menghilangkan dilema antara akselerasi awal dan kecepatan puncak. Rasio pendek memberikan tarikan awal yang responsif, sedangkan rasio tinggi menjaga kecepatan puncak sekaligus membuat motor bekerja di rentang efisiensi energi yang optimal.
Q2Bagaimana cara kerja teknologi Zeroshift pada transmisi E-Motiv?
Teknologi Zeroshift menggunakan mekanisme cincin pengunci khusus (dog-engagement rings) yang memungkinkan gigi berikutnya bertaut saat gigi sebelumnya masih menyalurkan torsi, sehingga perpindahan gigi terjadi tanpa jeda penyaluran tenaga.
Q3Kapan teknologi transmisi E-Motiv Shift Systems mulai diuji di jalan raya?
Setelah dipamerkan di EICMA 2026 pada November 2026, E-Motiv Shift Systems akan menguji teknologi ini secara langsung menggunakan motor prototipe Demo 1 pada kuartal pertama (Q1) tahun 2027.
H
MOBILE & SMARTPHONE EDITOR

Hana Lee

Menulis liputan dan ulasan smartphone di KabarGadget.id. Fokus pada peluncuran perangkat baru, perbandingan spesifikasi, kebijakan pembaruan sistem, dan harga di pasar Indonesia.

LIHAT SEMUA ARTIKEL OLEH HANA LEE →

TERKAIT