Sejumlah pengguna jam tangan pintar premium Samsung Galaxy Watch Ultra mulai menyuarakan keluhan serius terkait durabilitas perangkat mereka. Beberapa laporan di forum komunitas online mengindikasikan bahwa komponen bezel dan pelat muka (faceplate) jam tangan tersebut dapat terlepas secara tiba-tiba dari rangkanya meski tidak mengalami benturan fisik yang keras.
Kabar ini cukup mengejutkan mengingat Galaxy Watch Ultra diposisikan sebagai lini jam tangan tangguh untuk aktivitas luar ruang ekstrem dengan standar ketahanan tinggi. Sebagai perangkat yang menyasar atlet dan penggemar petualangan, insiden lepasnya struktur eksterior secara spontan menimbulkan tanda tanya besar mengenai kontrol kualitas perekat dan perakitan bodi smartwatch tersebut.
Kronologi Kasus Bezel Terlepas Tanpa Benturan
Laporan pertama yang memicu perhatian publik datang dari seorang anggota forum Reddit yang membagikan pengalaman buruk saat mengenakan Galaxy Watch Ultra miliknya. Pengguna tersebut menuturkan bahwa rakitan pelat muka dan bezel jam tangannya mendadak terlepas hanya karena gerakan memutar pergelangan tangan ketika membuka pintu rumah. Padahal, perangkat tersebut diklaim tidak pernah terjatuh, terbentur benda keras, ataupun terpapar cairan ekstrem sebelumnya.
Berdasarkan penelusuran lebih lanjut, kejadian ini bukan kasus tunggal yang terisolasi sepenuhnya. Beberapa utas diskusi serupa di Reddit dan unggahan foto di grup Facebook memperlihatkan unit jam tangan dengan kondisi faceplate terkelupas hingga memperlihatkan jeroan komponen internal di baliknya. Beberapa pemilik bahkan menyebutkan unit mereka baru dibeli beberapa bulan sebelumnya dan selalu digunakan dalam skenario pemakaian harian normal.
Fenomena lepasnya bagian bezel ini sejauh ini hanya dilaporkan pada varian awal Galaxy Watch Ultra dan penyegaran model tertentu, sementara lini generasi penerusnya belum menunjukkan tanda-tanda masalah yang sama. Kondisi perekat struktural yang kehilangan daya rekat diduga menjadi salah satu pemicu utama komponen tersebut copot dari sasis titanium.
Kendala Klaim Garansi dan Beban Biaya Perbaikan
Hal yang kian memberatkan konsumen adalah penanganan klaim garansi purnajual yang belum konsisten. Seorang pengguna yang terkena dampak menceritakan bahwa pusat servis resmi awalnya menjanjikan perbaikan gratis di bawah perlindungan garansi, namun kemudian berbalik menagih biaya perbaikan hingga sekitar Rp5,3 jutaan ($300).
Biaya servis yang mencapai lebih dari separuh harga beli jam tangan baru tersebut dinilai sangat memberatkan konsumen, terutama karena kerusakan terjadi bukan akibat kelalaian pemakaian pribadi. Kondisi ini menempatkan pengguna pada posisi serba sulit di mana mereka harus menanggung biaya besar untuk kerusakan yang diduga berasal dari anomali manufaktur.
Hingga saat ini, pihak Samsung Global belum merilis pernyataan resmi ataupun membuka program perbaikan khusus terkait isu pelepasan bezel pada Galaxy Watch Ultra. Tanpa adanya panduan garansi khusus dari prinsipal, pihak pusat servis cenderung mengategorikan pelepasan komponen fisik sebagai kerusakan fisik luar (cosmetic/physical damage) yang otomatis menggugurkan garansi standar pabrikan.
Evaluasi Durabilitas dan Implikasi bagi Calon Pembeli
Meskipun jumlah laporan saat ini masih tergolong insiden anekdotal dan belum mencerminkan jutaan unit yang beredar di pasar global, temuan ini tetap menjadi peringatan penting bagi para pemilik dan calon konsumen. Jam tangan pintar dengan banderol harga premium idealnya memiliki ketahanan struktural yang solid tanpa risiko terurai dalam aktivitas sehari-hari.
Bagi Anda yang saat ini menggunakan Galaxy Watch Ultra, disarankan untuk memeriksa secara berkala kerapatan sambungan antara bezel dan bodi utama. Hindari paparan panas berlebih atau bahan kimia pelarut yang berpotensi melemahkan lapisan perekat industri pada perangkat wearable.
Jika mengalami gejala kelonggaran pada pelat muka jam, segera dokumentasikan kondisi fisik perangkat melalui foto dan video sebelum membawanya ke pusat layanan resmi. Bukti dokumentasi visual yang lengkap akan sangat membantu saat Anda mengajukan klaim garansi agar tidak langsung divonis sebagai kerusakan akibat benturan eksternal.



