Jelang jadwal peluncuran resminya di Tiongkok pada 27 Oktober 2026, lini sub-flagship terbaru dari Xiaomi kembali mencuri perhatian. Perangkat yang diyakini sebagai Redmi K100 tertangkap basah mampir di platform pengujian Geekbench 7 dengan nomor model M786BC. Kehadiran data benchmark ini memberikan gambaran awal mengenai performa mentah yang bakal diusung oleh ponsel kelas atas tersebut.
Sebagai penerus dari generasi sebelumnya, lini Redmi K100 yang mencakup model Redmi K100 Pro dan Redmi K100 Pro Max ini menjanjikan lonjakan spesifikasi yang signifikan. Pengujian Geekbench memperlihatkan bahwa perangkat mengandalkan kapasitas memori masif serta inti pemrosesan kelas berat untuk menangani berbagai beban komputasi harian maupun gaming intensif tanpa kendala.
Performa Geekbench dan Kapasitas Memori Masif
Berdasarkan catatan pengujian Geekbench 7, perangkat M786BC mencatatkan skor pengujian CPU single-core sebesar 2.705 poin. Sementara itu, untuk pengujian multi-core, ponsel ini mampu menembus angka 9.885 poin. Angka ini menegaskan stabilitas dan tenaga pemrosesan yang solid dari dapur pacu yang ditanamkan di dalamnya.
Dapur pacu tersebut ditenagai oleh chipset Snapdragon 8 Elite, konfigurasi CPU yang sama seperti pendahulunya, Redmi K90. Chipset ini memiliki enam inti CPU yang beroperasi pada kecepatan 3.53GHz dan dua inti performa tinggi berkecepatan 4.32GHz. Dipadukan dengan kapasitas RAM sebesar 16GB serta sistem operasi Android 17, ponsel ini siap menjalankan berbagai aplikasi berat sekaligus multitasking .
Lonjakan Kapasitas Baterai dan Spesifikasi Layar
Selain peningkatan pada sektor jeroan, Xiaomi memberikan pembaruan radikal pada sektor daya dan visual. Redmi K100 dikonfirmasi hadir dengan layar seluas 6,83 inci yang mendukung refresh rate super tinggi mencapai 165Hz. Sebagai perbandingan, seri terdahulu yakni Redmi K90 hanya dibekali layar dengan refresh rate 120Hz saja.
Sektor catu daya jugamendapatkan peningkatan yang luar biasa masif. Xiaomi membenamkan baterai berkapasitas raksasa 10.000mAh ke dalam sasis ponsel ini. Sebagai catatan komparasi, model Redmi K90 sebelumnya hanya mengandalkan baterai berkapasitas 7.100mAh. Kapasitas baterai jumbo ini bahkan setara dengan suplai daya dari powerbank portabel seperti Anker berkapasitas 25K yang dibanderol seharga Rp2,1 jutaan ($119.98) di pasaran.
Menimbang Peningkatan Signifikan dari Pendahulunya
Kehadiran Redmi K100 membuktikan konsistensi Xiaomi dalam mendorong batas kemampuan perangkat sub-flagship. Kombinasi antara refresh rate 165Hz, layar 6,83 inci, baterai 10.000mAh, serta performa Snapdragon 8 Elite memberikan nilai tawar yang sangat tinggi bagi konsumen yang mengutamakan ketahanan daya dan kelancaran visual. Pihak pabrikan sendiri telah mengungkap desain fisik serta sebagian spesifikasi inti, membuat peluncuran resminya pada akhir Oktober 2026 mendatang menjadi salah satu momen yang paling dinantikan di industri smartphone.



