iPhone Lipat Apple Bisa Tembus Rp17 Juta Sekali Ganti Layar

iPhone lipat Apple diperkirakan membawa biaya ganti layar internal hingga Rp17,4 juta, jauh lebih mahal dari ponsel lipat Samsung.

Penulis: Hana Lee
Tanggal: Minggu, 30 Agustus 2026 pukul 16.07
Ilustrasi iPhone lipat Apple dengan layar internal dan engsel yang mahal diperbaiki
iPhone lipat pertama Apple diperkirakan menghadirkan layar inovatif dengan biaya perbaikan yang sangat tinggi.
Apple

iPhone lipat pertama Apple diperkirakan membutuhkan biaya sekitar Rp17,4 juta untuk penggantian layar internalnya. Estimasi dari spesialis perbaikan ini bahkan lebih tinggi dibanding biaya penggantian layar pada Samsung Galaxy Z Fold generasi terbaru, sehingga calon pembeli perlu menghitung biaya kepemilikan jauh sebelum perangkat resmi dijual.

Apple sendiri belum mengonfirmasi detail perangkat tersebut, tetapi sejumlah laporan memperkirakan ponsel lipat pertamanya akan diperkenalkan tahun ini dengan harga awal sekitar Rp32 juta. Jika benar, satu kali kerusakan layar dapat menghabiskan lebih dari separuh nilai perangkat, menjadikan aspek perbaikan sebagai salah satu pertimbangan paling penting dalam inovasi ponsel premium ini.

Estimasi Perbaikan Layar Apple Bisa Sangat Mahal

Ricky Panesar, pendiri perusahaan perbaikan asal London, iCorrect, memperkirakan penggantian layar lipat bagian dalam Apple akan berada di kisaran Rp17,4 juta atau lebih. Angka tersebut setara dengan sekitar 850 poundsterling dan menjadi estimasi, bukan harga servis resmi Apple. Namun, pengalaman Panesar dalam menangani perangkat premium membuat prediksi ini cukup relevan untuk membaca tantangan biaya yang mungkin dihadapi konsumen.

Sebagai pembanding, biaya penggantian layar Samsung Galaxy Z Fold 8 diperkirakan sekitar Rp9,3 juta, sedangkan generasi sebelumnya berada di kisaran Rp7,2 juta. Dengan demikian, estimasi perbaikan iPhone lipat Apple bisa sekitar 43 persen lebih mahal dibanding model Samsung terbaru. Nilainya juga mendekati 58 persen dari perkiraan harga beli perangkat Apple tersebut.

Mengapa Layar Lipat Lebih Sulit Diperbaiki?

Komponen layar internal dan engsel pada ponsel lipat bekerja sebagai satu rangkaian terintegrasi. Teknisi tidak cukup hanya melepas panel yang rusak, karena akses menuju layar dapat mengharuskan pembongkaran berbagai komponen di sekitarnya. Proses ini meningkatkan waktu pengerjaan, risiko kerusakan tambahan, sekaligus biaya tenaga kerja.

Apple diperkirakan akan memasok panel lipat dari Samsung Display. Kondisi ini berarti Apple tetap perlu membayar margin kepada pemasok eksternal, berbeda dari Samsung yang menggunakan ekosistem layar internalnya sendiri. Biaya tersebut berpotensi diteruskan kepada konsumen melalui harga suku cadang dan tarif servis yang lebih tinggi.

AppleCare+ Belum Tentu Membuat Perbaikan Murah

AppleCare+ kemungkinan menjadi perlindungan penting bagi pemilik iPhone lipat. Saat ini, biaya klaim kerusakan layar atau kaca belakang pada perangkat yang tercakup AppleCare+ berada di kisaran Rp464 ribu, sementara kerusakan tidak disengaja lainnya dapat dikenai sekitar Rp1,6 juta. Namun, layar lipat internal kemungkinan masuk kategori kerusakan yang lebih mahal daripada penggantian layar biasa.

Panesar memperkirakan biaya per insiden dapat mendekati Rp2 juta atau sekitar 100 poundsterling. Ia juga memprediksi Apple dapat meninjau kembali kebijakan perbaikan tanpa batas yang sebelumnya diperkenalkan pada sejumlah paket AppleCare+. Jika harga panel dan proses servis sangat tinggi, perusahaan mungkin perlu membatasi cakupan atau menyesuaikan biaya perlindungan tersebut.

Harga Tinggi Menuntut Perhitungan Kepemilikan

Pasar reparasi pihak ketiga juga belum tentu menjadi jalan keluar saat peluncuran. Bengkel independen perlu mempelajari rancangan engsel Apple, metode pembongkaran, serta prosedur kalibrasi komponen baru. Pada bulan-bulan awal, kurva belajar tersebut justru bisa membuat biaya servis lebih mahal karena teknisi menghadapi risiko dan ketersediaan suku cadang yang terbatas.

Selain layar, modul Touch ID yang dirumorkan hadir pada perangkat ini juga berpotensi lebih sulit ditangani dibanding Face ID pada iPhone konvensional. Apple diperkirakan memperkenalkan perangkat tersebut dalam acara Surprise and Shine pada 9 September, meski laporan lain menyebut pengiriman baru dimulai pada Oktober. Ponsel ini juga diperkirakan menjalankan iOS 27 dengan dukungan perangkat lunak khusus layar lipat. Bagi konsumen, iPhone lipat Apple akan menarik terutama bagi penggemar ekosistem Apple yang menginginkan format baru, tetapi perlindungan AppleCare+ dan kebiasaan menggunakan perangkat secara hati-hati kemungkinan menjadi kebutuhan, bukan sekadar aksesori tambahan.

Eksplorasi Seri & Berita Apple Lainnya

Kumpulan ulasan mendalam, bocoran, dan kabar terbaru seputar Apple.

Lihat Semua Apple
TERKAIT

TERKAIT