HMD Global dikabarkan sedang menyiapkan langkah penyegaran besar-besaran untuk lini ponsel kelas menengah milik mereka. Tiga model yang akan mendapat pembaruan spesifikasi meliputi HMD Fusion, HMD Pulse Pro, dan HMD Crest Max. Langkah ini diambil produsen untuk menjawab kritikan konsumen terkait performa dapur pacu yang dinilai kurang bertenaga pada generasi sebelumnya.
HMD Fusion pertama kali menarik perhatian pasar lewat desain modular unik dengan kisaran harga Rp3,5 jutaan ($199). Pengguna bisa memasang berbagai aksesori tambahan seperti lampu selfie hingga gamepad khusus. Namun, ulasan mendalam terhadap versi awal mencatat kelemahan utama pada sektor chipset dan resolusi layar yang rendah. Berdasarkan bocoran terbaru dari leaker terpercaya @smashx_60 di platform X, HMD bakal memperbaiki dua poin krusial tersebut.
HMD Fusion: Chipset Snapdragon 7s Gen 2 dan Layar FHD+ 120 Hz
Perubahan paling mencolok pada HMD Fusion versi anyar terletak pada sektor dapur pacu. HMD Global dilaporkan bakal mengganti prosesor Snapdragon 4 Gen 2 dengan Snapdragon 7s Gen 2 untuk pasar Eropa. Peningkatannya terbilang sangat substansial. Chipset baru ini menawarkan lonjakan performa CPU hingga 25 persen lebih tinggi dibanding pendahulunya.
Sektor visual juga tak luput dari pembenahan. Layar IPS berukuran 6,56 inci yang semula berresolusi rendah kini ditingkatkan menjadi resolusi 1080p+ (FHD+). Refresh rate layar juga mendongkrak ke angka 120 Hz. Pengalaman navigasi bakal terasa jauh lebih mulus. Langkah ini dinilai sangat tepat.
Sementara itu, komponen pendukung lainnya tetap dipertahankan untuk menjaga keunggulan utama perangkat. HMD Fusion versi pembaruan masih mengandalkan kamera utama 108 MP, kamera selfie 50 MP, serta baterai berkapasitas 5.000 mAh. Konfigurasi memorinya tetap mendukung hingga RAM 12 GB dan penyimpanan internal 256 GB.
HMD Pulse Pro: Dongkrak Performa dengan Helio G99
Model kedua yang masuk dalam daftar perombakan adalah HMD Pulse Pro. Seri ini mendapatkan peningkatan performa yang cukup masif pada sektor chipset. HMD mengganti prosesor Unisoc T606 dengan MediaTek Helio G99. Perubahan chipset ini membawa peningkatan kecepatan pemrosesan hingga sekitar 45 persen.
Prosesor Helio G99 tersebut bakal dipadukan dengan pilihan RAM hingga 8 GB dan memori internal 256 GB. Dari sisi panel layar, HMD Pulse Pro mendapatkan kenaikan refresh rate dari 90 Hz menjadi 120 Hz. Meski demikian, panel yang digunakan masih berupa IPS 6,56 inci dengan resolusi 720p+ (HD+).
Spesifikasi fotografi dan daya tahan perangkat ini masih identik dengan versi awal. Ponsel ini mempertahankan kamera utama 50 MP, kamera depan 50 MP, serta baterai 5.000 mAh.
HMD Crest Max: Beralih ke Dimensity 7025 dan Layar OLED
Perangkat ketiga yang dijadwalkan menerima rilis ulang adalah HMD Crest Max. Smartphone kelas menengah ini akan menanggalkan chipset Unisoc T760 dan beralih menggunakan MediaTek Dimensity 7025. Perubahannya tergolong lumayan signifikan.
Untuk sektor tampilan, HMD Crest Max mengusung layar OLED berukuran 6,67 inci berresolusi 1080p+ dengan refresh rate 120 Hz. Sektor fotografi diperkuat oleh kamera utama 64 MP dan kamera selfie 50 MP. Kapasitas baterainya tetap berada di angka 5.000 mAh dengan opsi memori hingga RAM 8 GB dan penyimpanan 256 GB.
Strategi Penyegaran yang Sesuai Kebutuhan Pengguna
Langkah HMD Global merilis ulang ketiga ponsel ini menunjukkan komitmen produsen dalam mendengarkan masukan konsumen. Konsep HP modular seperti HMD Fusion sebenarnya sangat menarik. Namun, keterbatasan chipset sering kali menjadi penghambat utama kenyamanan pemakaian sehari-hari. Opsi ini patut ditunggu.
Dengan menyematkan Snapdragon 7s Gen 2 dan Helio G99, lini ponsel HMD kini memiliki daya tawar yang jauh lebih kompetitif di segmen menengah. Hingga saat ini, pihak HMD Global belum membeberkan tanggal peluncuran resmi maupun detail harga untuk ketiga smartphone yang diperbarui tersebut.



