Menjaga kesehatan baterai perangkat portabel kini menjadi prioritas utama bagi para pengguna profesional dan mobile gamer. Menjawab kebutuhan tersebut, Anker resmi memperkenalkan perangkat pengisi daya terbarunya di pasar Amerika Serikat yang berfokus pada efisiensi daya sekaligus proteksi jangka panjang komponen internal.
Perangkat yang dinamai Anker Laptop Charger Pro ini hadir membawa pendekatan desain yang berbeda dari pendahulunya. Jika model 100W sebelumnya menawarkan tiga port pengisian daya, varian Pro ini justru memangkas jumlahnya menjadi hanya satu port USB-C tunggal untuk memaksimalkan fokus penyaluran daya.
Analisis Spesifikasi Daya dan Dukungan Portabilitas
Ditenagai teknologi GaN (Gallium Nitride), Anker Laptop Charger Pro mampu menyemburkan daya hingga 100W, kapasitas yang sangat memadai untuk mengisi ulang baterai berbagai model laptop modern hingga smartphone flagship. Charger ini mendukung beragam profil pengisian cepat, mencakup output 5V⎓3A, 9V⎓3A, 15V⎓3A, hingga 20V⎓5A. Pengguna dapat memantau langsung proses pengisian secara real-time, mulai dari output daya, progres baterai, hingga temperatur perangkat, melalui layar built-in yang juga menampilkan visual interaktif.
Dari segi fisik, perangkat ini dirancang jauh lebih ringkas dan ringan dibandingkan pendahulunya yang memiliki tiga port. Dengan dimensi 2.44 x 1.34 x 2.17 inci atau sekitar 62 x 34 x 55 mm serta bobot 193 gram, charger ini sangat ramah untuk mobilitas tinggi. Desain steker atau colokan yang dapat dilipat semakin memudahkan pengguna untuk menyimpannya di dalam saku tas tanpa merusak barang bawaan lainnya.
Optimalisasi Baterai Melalui Care Mode
Fitur paling menonjol dari Anker Laptop Charger Pro adalah kehadiran Care Mode. Sistem ini mampu mengidentifikasi model laptop serta iPhone tertentu secara otomatis, lalu menyesuaikan arus listrik yang masuk untuk mencegah degradasi dini pada komponen baterai.
Bagi para pengguna MacBook, perangkat ini memberikan fleksibilitas ekstra untuk mengatur batasan pengisian daya (charging limit) antara 80% hingga 100%. Anker mengklaim bahwa metode pembatasan ini mampu memperpanjang masa pakai baterai hingga 40% dibandingkan pengisian penuh secara konstan. Apabila pengguna sedang membutuhkan daya mendesak dan memprioritaskan kecepatan, mode tersebut dapat dialihkan secara manual ke Auto Mode untuk top-up instan.
Harga dan Ketersediaan di Pasar Global
Anker membanderol perangkat pengisi daya premium ini seharga Rp1,1 jutaan ($59.99), atau sepuluh dolar lebih murah dibanding model 100W tiga port generasi sebelumnya. Dalam paket penjualan resminya, pembeli sudah mendapatkan satu buah kabel pengisian USB-C di dalam kotak. Anker menyediakan dua pilihan warna menarik yaitu dark gray dan silver. Hingga saat ini, pihak pabrikan belum memberikan informasi resmi mengenai jadwal peluncuran perangkat tersebut untuk kawasan Eropa maupun pasar global lainnya.



