Microsoft resmi menghadirkan Xbox Nano Controller, sebuah gamepad berukuran ringkas yang dijual seharga Rp885 ribuan ($50). Selain mendukung protokol Xbox Wireless bawaan dan Bluetooth, perangkat ini dibekali fitur koneksi baru bernama Cloud Connect. Langkah ini menjadi pendekatan menarik bagi ekosistem komputasi awan Microsoft Xbox dalam menjaga kenyamanan bermain tanpa terganggu respons tombol yang lambat.
Konsep sambungan Cloud Connect pada Xbox Nano Controller ini sejatinya mengadopsi mekanisme yang pernah dipopulerkan oleh controller Google Stadia sebelum layanannya ditutup. Lewat fitur ini, gamepad dapat terhubung langsung ke jaringan Wi-Fi rumah saat memutar layanan cloud gaming, alih-alih melempar sinyal perintah melalui Bluetooth ke perangkat penerima.
Mengatasi Input Latency dengan Koneksi Wi-Fi Direct
Saat bermain game via cloud, jarak antara penekanan tombol dan aksi di layar menjadi krusial. Input lag adalah musuh utama. Sambungan Bluetooth konvensional kerap menyumbang jeda ekstra karena sinyal harus diproses oleh perangkat utama seperti smart TV atau ponsel sebelum diteruskan ke server pusat.
Melalui fitur Cloud Connect, Xbox Nano Controller memotong jalur tersebut. Perangkat langsung menyalurkan perintah perintah tombol ke server Xbox Cloud Gaming via Wi-Fi. Hasilnya, input latency dapat dipangkas secara dramatis. Periferal ini tetap menyediakan Bluetooth untuk dihubungkan ke PC Windows, perangkat iOS, Android, serta konsol Xbox secara fleksibel.
Syarat Pengujian dan Batasan Akses Xbox Insider
Meskipun menarik, fitur Cloud Connect saat ini masih berada dalam tahap pengujian awal. Microsoft mengonfirmasi bahwa fitur ini baru tersedia terbatas untuk pengguna di wilayah Amerika Serikat. Selain itu, aksesnya terbatas pada browser web dan smart TV yang didukung, seperti LG TV, TV berkonfigurasi Vidaa OS, Fire TV, hingga perangkat Meta Quest.
Proses konfigurasi awal membutuhkan langkah khusus. Pengguna Android perlu memasang aplikasi Xbox beta. Sementara pengakses PC wajib mengunduh aplikasi Xbox Accessories dan terdaftar dalam program Xbox Insider. Setelah konfigurasi Wi-Fi berhasil, lampu tombol utama pada gamepad akan menyala dengan pola denyut jantung sebagai tanda siap digunakan.
Rasio Performa dan Ketegasan Nilai Beli
Inovasi Wi-Fi Direct ini sangat tepat sasaran. Bagi gamer yang mengandalkan cloud gaming di Smart TV atau tablet tanpa konsol fisik, Xbox Nano Controller menawarkan keunggulan latensi yang sulit ditandingi controller Bluetooth standar di kelas harganya. Ukurannya jauh lebih ringkas.
Dengan harga Rp885 ribuan ($50), Xbox Nano Controller menjadi investasi menarik bagi pengguna yang aktif di ekosistem Xbox Cloud Gaming. Keputusan Microsoft mengadopsi teknologi Wi-Fi direct ala Stadia terbukti menjadi solusi teknis paling ampuh untuk meredam masalah latensi permainan berbasis stream.


