Persaingan di genre game tactical shooter skala masif kian memanas setelah pengembang BULKHEAD resmi membuka tahap closed beta kedua untuk WARDOGS. Game tembak-menembak orang pertama (FPS) yang digadang-gadang menjadi penantang kuat Battlefield ini mempersiapkan peluncuran fase Early Access yang dijadwalkan meluncur pada 10 September mendatang di platform PC.
Uji coba lanjutan ini menjadi momen krusial bagi pengembang guna memastikan kesiapan infrastruktur digital mereka setelah pengujian perdana sukses menarik minat ratusan ribu pemain di seluruh dunia. Antusiasme komunitas game FPS yang tinggi terbukti dari catatan daftar wishlist SteamDB yang telah melampaui lebih dari 130.000 pengguna aktif sebelum masa rilis tiba.
Format Pertempuran Unik Tiga Tim dan Fitur Taktikal
Sekilas memandang, WARDOGS menyajikan nuansa peperangan militer masif ala Battlefield dengan kapasitas medan tempur mencapai 100 pemain dalam satu sesi permainan. Kendati demikian, daya tarik utama judul ini terletak pada mekanika pertempuran tiga kubu sekaligus (tri-faction) yang mengubah dinamika arena permainan secara dramatis dibanding game multiplayer konvensional.
Tidak hanya mengandalkan tembak-menembak infanteri jarak dekat dan pengoperasian berbagai kendaraan lapis baja, game ini juga menyematkan elemen lingkungan yang dapat hancur total (destructible environments). Menariknya, sistem konstruksi markas (base building) turut diintegrasikan secara organik, memaksa tiap faksi berkoordinasi menyusun benteng pertahanan demi mempertahankan wilayah strategis dari serbuan dua kubu musuh sekaligus.
Fokus Uji Ketahanan Server dan Fitur Teknis
Fase uji coba kedua ini dirancang khusus sebagai uji beban server berskala besar (stress test). Pengembang BULKHEAD berupaya mengumpulkan pemain sebanyak mungkin ke dalam server secara bersamaan guna menguji batas maksimal sistem jaringan sebelum versi komersial dibuka untuk publik.
Evaluasi menyeluruh pada beta kali ini mencakup pengujian skalabilitas server dinamis, sistem antrean masuk game (login queues), keandalan server browser, kejelasan komunikasi suara (voice chat), integrasi hadiah Twitch Drops, hingga validasi konten tambahan (DLC). Penyesuaian teknis ini menjadi jawaban atas berbagai kendala server yang sempat dikeluhkan para pemain pada sesi uji coba perdana di bulan Agustus lalu.
Skema Akses Beta dan Opsi Pembelian
Pemain yang berminat mencicipi sensasi pertempuran WARDOGS memiliki dua opsi jalur masuk. Akses instan dijamin secara otomatis bagi siapa saja yang telah melakukan pemesanan awal (pre-order) di etalase Steam, di mana edisi standar saat ini dibanderol sekitar Rp708 ribuan ($40). Bagi komunitas yang menginginkan item kosmetik eksklusif, paket Supporter Edition ditawarkan sekitar Rp885 ribuan ($50).
Sementara itu, para gamer yang ingin mencoba tanpa biaya tetap dapat mengajukan permohonan melalui tombol Playtest di laman toko Steam. Akses gratis ini akan dibagikan oleh tim pengembang secara bertahap melalui sistem gelombang undangan, memberi kesempatan bagi audiens yang lebih luas untuk menjajal stabilitas game sebelum memutuskan membeli saat fase Early Access resmi bergulir.