GAMING / LIPUTAN KHUSUS

Phantom Blade Zero Raih 300 Ribu Pre-Order, Bayangi Black Myth Wukong

/ Phantom Blade Zero mencatat 300 ribu pre-order di Steam dengan pendapatan Rp232 miliar, membuktikan kebangkitan gim AAA asal Tiongkok semakin solid.

YOKOYAMA •
Karakter utama Phantom Blade Zero sedang bersiap bertarung dengan pedang wuxia
Phantom Blade Zero menawarkan aksi pertarungan wuxia cepat dengan visual memukau di PC dan PS5.
FOTO: S-GAME

Industri gim kelas atas (Triple-A) buatan studio Tiongkok kembali menunjukkan taji di panggung global. Setelah kesuksesan fenomenal Black Myth: Wukong, kini giliran gim action RPG bergenre wuxia, Phantom Blade Zero, yang mencetak rekor penjualan awal yang sangat menjanjikan di platform Steam.

Dikembangkan oleh studio S-GAME di bawah kepemimpinan CEO Qiewi 'Soulframe' Liang, Phantom Blade Zero dilaporkan telah membukukan angka pemesanan awal (pre-order) hingga 300.000 unit hanya dalam beberapa hari sejak dibuka. Pencapaian ini menegaskan tren positif minat kewirausahaan studio gim Asia dalam menguasai pasar global.

Lonjakan Pre-Order dan Pendapatan Fantastis di Steam

Berdasarkan estimasi dari lembaga analisis industri gim Alinea Analytics, penjualan awal sebanyak 300.000 unit tersebut telah menyumbang pendapatan fantastis hingga estimasi Rp232 miliar ($14,5 juta) di platform Steam. Gim ini juga bertengger di puncak daftar gim paling ditunggu (wishlist) tahun ini dengan lebih dari 1,6 juta pengguna yang menandainya.

Kecepatan penjualan pre-order Phantom Blade Zero diperkirakan mencapai 73 persen dari ritme pra-rilis yang pernah dicatatkan oleh Black Myth: Wukong. Sebagai pembanding, angka ini 6,4 kali lipat lebih tinggi jika dibandingkan dengan proyek gim asal Tiongkok lainnya, Wuchang: Fallen Feathers, padahal masa peluncuran resminya masih menyisakan puluhan hari lagi.

S-GAME sendiri sempat menunda tanggal rilis awal gim ini selama 50 hari demi memberikan pemolesan ekstra pada performa dan sistem pertarungan. Langkah penundaan tersebut terbukti bijak karena justru meningkatkan antusiasme komunitas gamer secara konsisten, terutama setelah penampilan impresifnya di ajang PlayStation State of Play.

Strategi Lisensi Lokal dan Potensi Pasar Global

Meski tren penjualannya sangat kuat, konsultan industri gim Tiongkok, Daniel Camilo, memberikan catatan penting terkait dinamika pasarnya. Menurut Camilo, tingkat demam Phantom Blade Zero di pasar domestik Tiongkok saat ini memang belum semasif Black Myth: Wukong yang menyentuh ranah budaya pop umum, melainkan lebih terfokus pada segmen gamer garis keras.

Namun, gim ini memiliki keunggulan strategis yang tidak dimiliki banyak gim independen lain, yakni telah mengantongi lisensi penerbitan resmi di Tiongkok daratan. Hal ini memungkinkan S-GAME bersama mitranya untuk melancarkan promosi pemasaran secara masif di dunia nyata (offline) maupun media digital lokal secara bersamaan saat hari peluncuran.

Di pasar internasional, gim ini dibanderol seharga Rp960 ribuan ($59,99) untuk Standard Edition dan Rp1,12 jutaan ($69,99) untuk versi Digital Deluxe. Dengan jadwal rilis yang ditetapkan pada 29 Oktober untuk PC (Steam dan Epic Games Store) serta PlayStation 5, Phantom Blade Zero berpeluang besar menjadi salah satu rilis gim aksi paling sukses di akhir tahun ini.

SERI LIPUTAN

Eksplorasi Liputan #Phantom Blade Zero

Semua #Phantom Blade Zero
Sambut Phantom Blade Zero, GameSir Goda Stik Edisi Spesial Terbaru
GAMING

Sambut Phantom Blade Zero, GameSir Goda Stik Edisi Spesial Terbaru

GameSir memamerkan cuplikan stik edisi khusus Phantom Blade Zero. Perangkat ini diprediksi berbasis G7 Pro dengan taksiran harga mulai Rp1,6 jutaan.

12 Sep 2026 Baca artikel →
Y
PC HARDWARE & GAMING TECH REVIEWER

Yokoyama

Menulis liputan dan ulasan gaming, laptop, dan PC di KabarGadget.id. Fokus pada perangkat keras, konsol, game PC, dan emulator.

LIHAT SEMUA ARTIKEL OLEH YOKOYAMA →

TERKAIT