Tripwire Interactive secara resmi mengumumkan Maneater 2, sekuel dari game action-RPG predator laut populer yang rilis pada tahun 2020 lalu. Diumumkan dalam gelaran Sony State of Play, game bergenre "ShaRkPG" ini dijadwalkan meluncur pada tahun 2027 mendatang untuk platform generasi terbaru, termasuk Nintendo Switch 2 dan PC.
Dalam pengembangannya, Tripwire menggandeng studio asal Boston, Demiurge Studios, sebagai mitra co-developer. Sekuel ini berambisi membawa pengalaman berburu hiu banteng (bull shark) ke tingkat yang jauh lebih masif dan destruktif, setelah franchise pertamanya sukses menggaet lebih dari 20 juta pemain di seluruh dunia.
Eksplorasi Neptune’s Kingdom: Dari Rawa Menuju Taman Hiburan Mewah
Jika seri terdahulu berfokus pada ekosistem rawa-rawa dan pesisir alami, Maneater 2 membawa pemain ke lokasi yang jauh lebih fantastis: Neptune’s Kingdom. Ini adalah taman hiburan pulau pribadi super-mewah yang memadukan keagungan arsitektur Romawi kuno dengan kemegahan kasino Las Vegas. Dikendalikan oleh CEO imperium hiburan, Victor Reardon, taman ini menjadi arena bermain baru bagi sang predator puncak.
Pemain akan mengendalikan seekor hiu banteng betina muda yang terjebak di dalam fasilitas laut Neptune’s Kingdom saat acara preview khusus undangan. Kekacauan pecah setelah divisi riset kelautan taman hiburan tersebut melanggar batasan etika dan teknologi demi melahirkan atraksi laut yang ekstrem. Hasilnya, taman hiburan megah ini berubah menjadi arena perburuan berdarah dengan kanal, wahana permainan, dan akuarium bertingkat yang dapat dihancurkan oleh pemain.
Sistem Gameplay Baru: Eat, Explore, Evolve, dan Escape
Maneater 2 mempertahankan formula inti pencetak hits mereka, yaitu Eat, Explore, Evolve, namun kini menambahkan pilar utama keempat: Escape. Misi utama sang hiu bukan lagi sekadar bertahan hidup dan membalas dendam pada pemburu hiu, melainkan menjebol pertahanan canggih Neptune’s Kingdom untuk melarikan diri kembali ke lautan lepas.
Untuk memperkuat sang hiu, sistem mutasi genetik kembali hadir dengan opsi penyesuaian yang jauh lebih mendalam. Pemain dapat memangsa berbagai ekosistem laut seperti ikan buntal, kepiting raksasa, piranha, ikan kerapu, hingga para tamu VIP yang bernasib sial. Sumber daya dari mangsa tersebut dapat diinvestasikan untuk memodifikasi gigi, sirip, dan organ tubuh hiu guna membuka kemampuan tempur unik serta ketahanan fisik baru.
Ditenagai Unreal Engine 5 dan Narasi Chris Parnell yang Ikonik
Peningkatan paling signifikan pada aspek teknis adalah peralihan ke Unreal Engine 5. Penggunaan engine generasi terbaru ini menjanjikan simulasi air yang jauh lebih realistis, efek pencahayaan dinamis di bawah permukaan laut, serta kehancuran lingkungan (environment destruction) yang lebih detail saat hiu menghantam wahana permainan atau struktur taman hiburan.
Karakter narator ikonik Trip Westhaven juga dipastikan kembali. Pengisi suara kenamaan Chris Parnell (Rick and Morty, Archer) kembali memerankan mantan pembawa acara reality TV yang penuh sindiran dan komedi gelap tersebut. Parnell akan menyajikan narasi panduan secara sarkastik saat Neptune’s Kingdom secara perlahan runtuh menjadi keos akibat amukan sang hiu.
Ketersediaan Platform dan Estimasi Harga
Maneater 2 dipastikan rilis secara digital di PlayStation 5, Xbox Series X/S, PC (via Steam dan Epic Games Store), serta Nintendo Switch 2 pada tahun 2027. Tripwire Interactive bertindak sebagai penerbit mandiri untuk format digital, sementara distribusi fisik secara global akan ditangani oleh PLAION. Halaman toko digital saat ini telah resmi dibuka bagi gamer yang ingin memasukkannya ke dalam daftar keinginan (wishlist).
Meskipun harga resmi belum diumumkan secara rinci, game AAA berskala besar di platform generasi terbaru diperkirakan akan dibanderol sekitar Rp1,2 jutaan ($70) untuk edisi standar. Kehadiran Maneater 2 di Nintendo Switch 2 juga menjadi salah satu bukti kuat bahwa konsol penerus Nintendo tersebut akan mampu menjalankan game berteknologi Unreal Engine 5 secara optimal.