Lenovo diam-diam meluncurkan laptop gaming terjangkau LOQ Essential 15IPH11. Setelah lebih dulu diumumkan untuk pasar Eropa, perangkat ini kini mulai dijual di Jepang dengan kombinasi prosesor Intel generasi terbaru, layar 165 Hz, serta daya tahan baterai yang diklaim jauh lebih panjang dibanding model LOQ sebelumnya.
Meski membawa label gaming, LOQ Essential 15IPH11 tidak menggunakan kartu grafis diskret. Lenovo mengandalkan GPU terintegrasi Intel Arc B390 yang ditujukan untuk bermain game pada resolusi Full HD, sehingga laptop ini lebih tepat dilihat sebagai perangkat serbaguna untuk gamer kasual daripada pengganti laptop gaming dengan GPU RTX.
Intel Panther Lake Jadi Daya Tarik Utama
LOQ Essential 15IPH11 hanya tersedia dengan Core Ultra X7 358H dari platform Intel Panther Lake. Informasi mengenai detail konfigurasi inti dan kecepatan prosesor masih terbatas, tetapi penggunaan arsitektur baru ini menjadi pembeda utama dibanding LOQ Essential generasi lain yang memakai platform berbeda.
Grafis Arc B390 di dalamnya diklaim mampu menjalankan sejumlah gim AAA pada resolusi 1080p. Untuk gim yang lebih ringan atau tidak terlalu menuntut, resolusi 1440p juga masih memungkinkan. Namun, calon pembeli perlu memahami batasannya: performanya tetap diperkirakan berada di bawah LOQ Essential 15IRX11 yang memakai GPU diskret RTX 5050 atau RTX 5060.
Artinya, laptop ini lebih cocok bagi pengguna yang mengutamakan efisiensi, mobilitas, dan kemampuan bermain gim populer dengan pengaturan grafis menengah. Gamer kompetitif mungkin tetap mendapatkan keuntungan dari layar dengan refresh rate tinggi, tetapi pengguna yang mengejar ray tracing atau frame rate maksimal sebaiknya mempertimbangkan model dengan GPU diskret.
Layar 165 Hz dan Memori Cepat
Lenovo membekali laptop ini dengan panel IPS berukuran 15,3 inci dan resolusi 1200p. Layar tersebut memiliki lapisan antiglare, refresh rate 165 Hz, rasio kontras 1.000:1, serta cakupan warna 100 persen sRGB. Spesifikasi ini cukup menarik untuk laptop kelas menengah karena menawarkan gerakan lebih halus sekaligus reproduksi warna yang memadai untuk gim dan pekerjaan kreatif ringan.
Konfigurasi awal di Jepang terdiri dari RAM LPDDR5X-8533 sebesar 16 GB dan penyimpanan 512 GB. Lenovo juga menyediakan opsi penyimpanan 1 TB dengan memori lebih cepat hingga 9.600 MT/s. Karena RAM menggunakan format LPDDR5X, kemungkinan besar pengguna tidak dapat melakukan peningkatan kapasitas secara bebas. Hal ini penting diperhatikan sebelum membeli untuk pemakaian jangka panjang.
Klaim Baterai 19 Jam, tetapi Harga Tidak Murah
Lenovo mengklaim baterai 60 Wh pada LOQ Essential 15IPH11 mampu bertahan hingga 19 jam saat digunakan memutar video lokal 1080p dengan tingkat kecerahan 150 nit. Angka ini jauh di atas LOQ Essential 15IRX11 yang diklaim bertahan sekitar 9 jam, maupun LOQ Essential 15IRH11 yang hanya mencapai sekitar 4 jam dalam pengujian serupa.
Namun, angka tersebut sebaiknya tidak disamakan dengan daya tahan saat bermain gim. Beban gaming akan mengaktifkan prosesor dan GPU secara intensif, sehingga durasi pemakaian nyata hampir pasti lebih pendek. Keunggulan baterai ini lebih relevan bagi pengguna yang sering bekerja, belajar, atau menonton video tanpa selalu membawa pengisi daya.
Di Jepang, konfigurasi dasar LOQ Essential 15IPH11 dibanderol sekitar Rp28,1 jutaan (JPY253.880 atau setara sekitar Rp28,1 jutaan berdasarkan harga pembanding global Rp28,1 jutaan). Versi dengan SSD 1 TB dan RAM lebih cepat dijual sekitar Rp30,5 jutaan (JPY273.080). Lenovo sebelumnya menyebut harga awal Eropa sekitar Rp32,8 jutaan (€1.599 sebelum pajak).
Harga tersebut membuat LOQ Essential 15IPH11 berada di posisi yang tidak sederhana. Laptop ini menawarkan layar cepat, platform baru, dan efisiensi baterai yang menjanjikan, tetapi kemampuan grafisnya masih di bawah laptop gaming yang sudah memakai RTX 5050. Ketersediaan dan harga resmi di Indonesia juga belum diumumkan, sehingga calon pembeli sebaiknya menunggu informasi lokal sebelum mengambil keputusan.



