Kekesalan membeli kotak game fisik yang isinya hanya kode unduhan digital atau data separuh jalan kini menemukan penawarnya. Di tengah tren industri yang perlahan meninggalkan media fisik, studio game Shift Up mengambil langkah tegas lewat peluncuran Stellar Blade Complete Edition untuk konsol penerus Nintendo Switch.
Langkah ini menjadi angin segar bagi para gamer yang mengutamakan kepemilikan penuh atas koleksi game mereka tanpa cemas server unduhan dimatikan di masa depan.
Solusi Utuh Tanpa Beban Unduhan Tambahan
Kepastian ini terungkap lewat materi promosi pre-order yang mencantumkan penggunaan Game Card berkapasitas 32 GB. Data pada Nintendo eShop mencatat ukuran berkas Stellar Blade berada di angka 25,4 GB. Artinya, seluruh data game termuat penuh di dalam kaset tanpa memaksa pemain mengunduh puluhan gigabita data tambahan saat pertama kali memainkannya pada jadwal rilis 5 November mendatang.
Shift Up menegaskan komitmen mereka terhadap media fisik. Studio tersebut memastikan pengalaman bermain Stellar Blade dapat dinikmati seratus persen langsung dari cartridge, sebuah kepraktisan yang kian langka di era konsol modern saat ini.
Menekan Biaya Produksi Game Fisik
Kabar kehadiran opsi media 32 GB ini sekaligus mengonfirmasi kabar burung mengenai fleksibilitas cartridge baru dari Nintendo. Sebelumnya, para penerbit game sempat dikabarkan hanya memiliki opsi kaset 64 GB yang berbiaya tinggi, yakni ditaksir mencapai Rp283 ribuan ($16) per keping media. Tingginya ongkos produksi tersebut sempat dikhawatirkan membuat banyak pengembang menyerah dan beralih sepenuhnya ke format digital.
Dengan terbukanya pilihan kapasitas 32 GB serta rumor kehadiran varian 16 GB, studio skala menengah hingga pengembang indie kini memiliki opsi realistis untuk tetap merilis edisi fisik dengan harga jual yang tetap masuk akal bagi kantong pemain.
Tantangan Ukuran Game dan Tren Industri
Meskipun langkah ini patut disambut gembira, industri game fisik masih menghadapi tantangan nyata. Kenaikan harga komponen memori NAND flash di pasar global berpotensi mengikis efisiensi biaya cartridge kecil. Di sisi lain, judul game berukuran raksasa seperti Final Fantasy 7 Revelation yang menembus lebih dari 100 GB tetap tidak terhindarkan dari kewajiban unduh data tambahan melalui eShop.
Sutradara Naoki Hamaguchi sempat mengingatkan bahwa kecepatan baca media berkapasitas sangat besar juga menjadi pertimbangan teknis agar performa game tidak terganggu. Kendati demikian, komitmen Nintendo dan Shift Up mempertahankan cartridge membuktikan bahwa koleksi fisik masih memiliki tempat istimewa di hati para pemain.