Berita kurang menyenangkan menghampiri para pengoleksi kaset fisik dan penggemar setia waralaba RPG legendaris. Square Enix secara resmi mengonfirmasi bahwa calon pembeli Final Fantasy 7 Revelation versi fisik untuk konsol PlayStation 5, Xbox Series X, dan Nintendo Switch 2 tidak akan bisa langsung memainkan game tersebut tanpa koneksi internet. Meskipun dikemas dalam wujud piringan Blu-ray maupun kartu game fisik, pemain tetap diwajibkan melakukan unduhan data awal sebelum petualangan di planet Gaia dapat dimulai.
Kebijakan ini memicu gelombang kekecewaan di kalangan gamer fisik, mengingat sang sutradara Naoki Hamaguchi sebelumnya berjanji akan merangkul para pendukung media fisik. Kendati game ini dijadwalkan meluncur resmi pada 8 April mendatang, kepastian syarat koneksi internet ini dinilai mencederai esensi kepemilikan fisik yang seharusnya dapat dimainkan secara plug-and-play tanpa tergantung pada ketersediaan server penerbit.
Kapasitas Raksasa 130 GB Jadi Alasan Utama Square Enix?
Ukuran file game yang membengkak disinyalir menjadi alasan teknis di balik keputusan kontroversial ini. Berdasarkan bocoran daftar presensi di platform Nintendo Switch 2, ukuran instalasi Final Fantasy 7 Revelation diperkirakan mencapai minimal 130 GB. Angka ini berpotensi membengkak lebih besar lagi di konsol PS5 dan Xbox Series X yang mengusung tekstur grafis beresolusi lebih tinggi.
Sebagai pembanding, seri pendahulunya yaitu Final Fantasy 7 Rebirth sudah memakan ruang penyimpanan sebesar 145 GB dan didistribusikan menggunakan dua keping Blu-ray di PS5. Dengan dunia Revelation yang dijanjikan jauh lebih luas dan kompleks, Square Enix tampaknya enggan menyertakan tiga keping Blu-ray demi menekan volume fisik game tersebut.
Efisiensi Biaya Penerbit di Tengah Migrasi Era Serba Digital
Meskipun faktor kapasitas ruang penyimpanan masuk akal secara teknis, sejumlah pengamat industri dan gamer menuding Square Enix sengaja melakukan langkah pemangkasan biaya. Menjual piringan fisik yang hanya berfungsi sebagai kunci lisensi jauh lebih murah dalam hal pencetakan, pengemasan, serta biaya logistik pengiriman ketimbang harus menyertakan dua atau tiga piringan Blu-ray berkapasitas tinggi.
Fenomena ini semakin menegaskan pergeseran industri game menuju distribusi serba digital, yang diproyeksikan akan makin dominan pada ekosistem PlayStation menuju tahun 2028. Format Game-Key Card pada Switch 2 maupun Blu-ray parsial pada PS5 dan Xbox membuat peran fisik kini tak lebih dari sekadar perantara verifikasi hak milik, yang amat bergantung pada keberlangsungan server penerbit di masa depan.
Pilihan Edisi Kolektor dan Kepastian Bermain Offline
Bagi para kolektor berkantong tebal, Square Enix tetap menyediakan opsi Collector Edition yang dibanderol dengan harga fantastis sekitar Rp6,19 jutaan ($350). Paket spesial ini menyertakan patung figur Cloud, buku ilustrasi, Steelbook, serta CD lagu tema resmi untuk mengobati kekecewaan gamer terhadap format piringan fisiknya.
Namun, kabar baiknya adalah ketergantungan koneksi internet ini hanya berlaku saat proses unduhan awal pertama kali instalasi. Begitu seluruh data Final Fantasy 7 Revelation berhasil terpasang di penyimpanan internal konsol, pemain tetap dapat menikmati petualangan epik ini secara penuh dalam mode offline tanpa memerlukan koneksi internet aktif secara terus-menerus.
