Sony Interactive Entertainment bersama Sucker Punch Productions akhirnya memberikan gambaran mendalam terkait ekspansi cerita terbaru untuk game andalan mereka melalui siaran State of Play Japan. Ekspansi bertajuk Ghost of Yōtei: Echoes of Sekigahara ini dipastikan siap meluncur pada 1 Oktober mendatang sebagai bagian dari paketGhost of Yōtei Complete Edition. Pengumuman ini turut dibarengi dengan peluncuran cuplikan gameplay perdana serta pernyataan dari pengisi suara karakter Atsu versi bahasa Jepang, Fairouz Ai.
Ekspansi ini tidak hanya memperluas kisah perjalanan Atsu, melainkan juga menghadirkan perombakan konten yang cukup signifikan untuk para penggemar aksi samurai. Pengembang menjanjikan eksplorasi wilayah baru, mekanik pertarungan yang lebih bervariasi, hingga mode permainan roguelike terpisah yang dapat dimainkan secara solo.
Alur Cerita Dual Timeline dan Ancaman Kelompok Vipers
Ghost of Yōtei: Echoes of Sekigahara mengusung struktur narasi unik yang membagi ceritanya ke dalam dua garis waktu berbeda. Pada masa kini, pemain akan memandu Atsu menjelajahi sebuah lembah tersembunyi yang belum pernah terjamah di wilayah Ezo. Kawasan misterius ini sebelumnya dikuasai oleh penguasa perang kejam bernama The Snake beserta geng kriminalnya yang dikenal sebagai Vipers.
Sementara itu, lini masa kilas balik (flashback) membawa pemain untuk merasakan langsung pengalaman pahit Atsu di daratan utama Jepang saat terlibat dalam Perang Sekigahara—salah satu pertempuran paling bersejarah yang memicu dendam membara dalam dirinya. Di sepanjang perjalanan ini, Atsu akan kembali bersilang jalan dengan Nagato, figur penting dari masa lalunya yang kini melangkah ke tanah Ezo.
Fitur Baru dan Mode Survival Roguelike Most Wanted
Selain konten cerita naratif, Sucker Punch melengkapi ekspansi ini dengan mode permainan survival baru bertajuk Most Wanted. Mode single-player berbasis roguelike ini memungkinkan pemain mengambil kontrak buronan untuk memulai setiap tantangan run baru. Selama permainan, pemain dapat merebut perk khusus dari musuh yang dikalahkan serta membuka berbagai karakter yang dapat dimainkan.
Roster karakter dalam mode Most Wanted membawa variasi gaya bertarung yang unik. Atsu hadir mengandalkan gaya bertarung pedang ganda (dual katanas), Oyuki menggunakan senjata rantai berbilah kusarigama, sedangkan Nagato bertarung secara agresif menggunakan tombak yari. Tak hanya itu, ekspansi ini juga menambahkan jajaran musuh baru, senjata berat, set baju zirah, serta variasi warna pelapis (dyes) yang semakin memperkaya kustomisasi karakter.
Harga Paket Complete Edition dan Pembaruan Gratis
Seluruh konten ekspansi Echoes of Sekigahara dan mode Most Wanted bakal dibundel resmi dalam Ghost of Yōtei Complete Edition yang dibanderol sekitar Rp1,23 jutaan ($69,99). Paket ini sudah mencakup game utama, ekspansi naratif, serta mode kooperatif online Ghost of Yōtei Legends. Bagi pemain yang sudah memiliki game dasarnya, Sucker Punch menyediakan opsi Complete Edition Upgrade seharga Rp265 ribuan ($14,99).
Menariknya, para pemilik game dasar yang tidak membeli upgrade tetap akan mendapatkan pembaruan gratis pada 1 Oktober. Patch ini menghadirkan fitur mode pemandangan Beauty of Yōtei berkonsep screensaver, trek musik anyar dari Watanabe Mode, sistem transmog baju zirah untuk mengubah tampilan visual tanpa mempengaruhi status, serta pengaturan aksesibilitas kontras tinggi demi kenyamanan bermain seluruh gamer.
