Pengembang Good Fun Corporation resmi membuka sesi uji coba publik untuk proyek terbarunya, HUNGER. Game PC ini mencoba memadukan formula extraction shooter dengan elemen aksi peran (RPG) berlatar Eropa era Napoleon yang mencekam. Di tengah kejenuhan pemain terhadap genre serupa yang sering kali terlalu keras pada kegagalan, HUNGER menawarkan pendekatan baru yang lebih ramah bagi kemajuan karakter jangka panjang.
Sesi Playtest Steam yang berlangsung hingga 26 Oktober 2026 ini berhasil menarik lebih dari 16.000 pemain bersamaan menurut data SteamDB. Angka ini membuktikan besarnya rasa penasaran komunitas gaming terhadap konsep yang diusungnya. Bagi gamer yang tertarik mencoba, pendaftaran akses uji coba dapat dilakukan secara gratis melalui halaman resmi toko Steam. Ini awal yang menjanjikan.
Atmosfer Mencekam Eropa Era Napoleon dan Gameplay PvPvE
HUNGER membawa pemain ke dalam versi alternatif Eropa era Napoleon yang hancur akibat wabah misterius. Wabah tersebut mengubah sebagian besar populasi menjadi monster haus darah yang mengerikan. Pemain berperan sebagai seorang penyintas yang harus keluar dari benteng perlindungan, baik secara solo maupun membentuk tim bersama hingga dua rekan.
Dunia permainan diisi oleh hutan lebat dan desa-desa terbengkalai yang menyimpan perlengkapan bernilai tinggi serta sumber daya esensial. Namun, ancaman terbesar bukan hanya datang dari monster grotesque yang berkeliaran. Pemain lain juga mengincar sumber daya yang sama di area pertempuran. Sistem extraction PvPvE ini menuntut kewaspadaan penuh sepanjang petualangan.
Pertempuran dalam HUNGER disajikan dari sudut pandang orang pertama (first-person). Mekanik pertarungan mengombinasikan senjata api bersejarah seperti senapan rifle era klasik dengan senjata jarak dekat seperti kapak dan pedang. Kombinasi ini menciptakan ritme pertempuran yang taktis. Sensasi menembak terasa lambat namun mematikan.
Inovasi Fitur Tanpa Wipe dan Perkembangan Karakter Permanen
Kegagalan utama sebagian besar game di genre ini adalah kehilangan seluruh hasil permainan saat karakter mati. HUNGER mencoba membenahi masalah tersebut dengan memperkenalkan konsep progres berbasis online RPG. Ketika karakter mati di tengah ekspedisi, pemain memang akan kehilangan perlengkapan yang dibawa. Namun, poin pengalaman (XP) yang telah didapatkan tetap tersimpan secara permanen.
Inovasi terpenting yang ditawarkan adalah komitmen pengembang menghadirkan Fitur Tanpa Wipe secara berkala. Pemain tidak perlu khawatir progres karakternya direset ulang setiap beberapa bulan seperti pada Escape from Tarkov. Selain itu, game ini menyediakan pasar ekonomi antar-pemain (player-driven marketplace), profesi pembuatan barang (crafting), serta rencana konten tingkat lanjut (endgame) seperti dungeon dan pertempuran bos.
Langkah Good Fun Corporation ini menjadi angin segar bagi sub-genre Extraction RPG yang belakangan mengalami krisis. Proyek serupa seperti Dungeonborne terpaksa menutup servernya dalam kurun waktu kurang dari satu tahun setelah rilis. Sementara itu, Dark and Darker mengalami penurunan ulasan drastis di Steam hingga hanya menyentuh 11 persen ulasan positif terbaru akibat perombakan sistem matchmaking dan perlengkapan.
Masukan Komunitas Playtest Steam dan Prospek Rilis 2026
Umpan balik dari komunitas di forum diskusi Reddit menunjukkan apresiasi tinggi terhadap fondasi cerita dan mekanisme utama HUNGER. Konsep RPG berjangka panjang dinilai sebagai solusi tepat atas kejenuhan genre ini. Kendati demikian, sesi Playtest Steam ini juga mengungkap beberapa catatan teknis yang perlu dibenahi sebelum versi Early Access meluncur pada akhir 2026.
Pemain menyoroti pergerakan karakter yang dirasa terlalu lamban serta masalah keseimbangan dalam sistem perkembangan karakter. Kinerja optimasi game juga masih naik-turun pada beberapa konfigurasi sistem PC. Pengembang masih memiliki cukup waktu untuk memoles aspek mekanik dan kestabilan performa tersebut. Langkah uji coba terbuka ini merupakan investasi berharga sebelum perilisan resmi.